Ini Akibatnya Jika Minyak Rem Mobil Tidak Diganti

09/09/2020

Perawatan dan service

3 menit

Ini Akibatnya Jika Minyak Rem Mobil Tidak Diganti
Sistem pengereman mobil memerlukan minyak rem yang harus diganti secara berkala agar bisa berfungsi maksimal. Apa jadinya jika minyak rem mobil tidak diganti?

Keselamatan jadi yang terpenting saat berkendara, dan itu dipengaruhi banyak faktor. Dari sisi kendaraan seperti mobil misalnya, semua komponen vital harus selalu dicek dan harus dalam kondisi terbaik. Tujuannya untuk meminimalisir risiko bahaya saat digunakan. Salah satunya yaitu minyak rem yang berperan besar terhadap sistem pengereman. Secara berkala minyak rem mobil harus dilakukan penggantian mengingat kualitasnya bakal menurun seiring waktu penggunaan.

Apa jadinya jika minyak rem mobil tidak diganti?

Seperti disebut di atas, minyak rem mengalami penurunan kualitas seiring penggunaan. Jika tidak diganti bakal membuat pengereman tidak maksimal. Dampak lebih serius lagi dengan tidak maksimalnya sistem pengereman akan ada lebih banyak risiko sebab pada dasarnya sistem pengereman adalah untuk mengurangi kecepatan atau menghentikan laju kendaraan. Jika itu gagal dilakukan saat mobil tengah digunakan berarti laju mobil tidak bisa dikontrol. Maka timbullah kecelakaan seperti menabrak, terperosok, hingga terjun ke jurang.

>>> Jangan Anggap Sepele, Ini Dampak Minyak Rem mobil Tidak Diganti

Foto mobil kecelakaan karena rem blong di Magelang 2/3/2020

Akibat rem blong, mobil seruduk motor dan pintu basement mall di Magelang (2/3/2020)

Tanda-tanda bermasalah

Beberapa hal menjadi indikasi bahwa sistem pengereman bermasalah atau minyak rem mobil sudah saatnya diganti. Diantaranya:

  • Lampu indikator rem (Brake Warning Light) menyala

Lampu indikator rem atau Brake Warning Light yang berupa lingkaran dengan tanda seru di tengah seharusnya mati sesaat setelah kunci mobil diputar On. Jika masih terus menyala warna kuning atau merah dan tak mau padam menandakan ada masalah pada sistem pengereman, seperti oli rem yang sudah saatnya diganti.

  • Rem ngempos saat awal mobil digunakan

Minyak yang basi dapat menimbulkan saluran hidrolik menjadi mengembang saat mobil dalam kondisi diam. Akibatnya, saat rem mulai diinjak hanya akan mengisi udara di saluran hidroliknya. Pedal baru akan terasa keras jika sudah dilakukan pengocokan rem beberapa kali. Jika tidak dilakukan pengereman tidak akan berfungsi maksimal. So, hal jelas ini mengganggu kenyamanan dan sangat membahayakan.

>>> Untuk Pertama Kali Daihatsu Ayla Pakai Rem ABS

Foto menunjukkan Indikator rem mobil menyala

Lampu indikator rem menyala terus, tanda sistem pengereman bermasalah

  • Terasa blong di jalan menurun

Pertanda minyak rem perlu penggantian salah satunya mobil terasa blong saat di jalan menurun. Laju kendaraan tidak segera berkurang saat pedal rem diinjak, atau berkurang tapi tidak signifikan. Rasanya masih saja roda menggelinding dengan cepat.

  • Bekas tetesan minyak rem

Minyak rem berwarna kuning pekat kecoklatan dan lengket. Jika ditemukan tetesan minyak dengan ciri semacam itu bisa jadi telah terjadi kebocoran minyak rem. Buka kap mesin dan cek volume minyak pada tabung reservoir yang transparan. Atau bisa juga dengan membuka tutupnya untuk mengetahui secara real volume minyak apakah masih berada dalam batas aman.

Foto menunjukkan Tabung minyak rem

Bekas tetesan minyak rem di lantai bisa jadi pertanda ada masalah

Waktu penggantian

Mengingat besarnya risiko jika minyak rem tidak diganti, disarankan agar part yang satu ini dilakukan penggantian secara berkala. Umumnya setiap dua tahun sekali atau jarak 40.000 km minyak rem direkomendasikan untuk diganti. Bisa dilakukan sendiri atau di bengkel resmi bebarengan saat perawatan berkala.

>>> Baca tips dan trik seputar mobil yang lain di Cintamobil.com

Fatchur Sag
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top