Biaya Servis DFSK Super Cab vs Suzuki Carry, Mana Lebih Murah?

27/10/2021

Perawatan dan service

3 menit

Share this post:
Sebagai mobil komersial, DFSK Super Cab dan Suzuki Carry diharapkan untuk memiliki biaya kepemilikan yang terjangkau demi memaksimalkan profit pemilik usaha.

Bicara soal harga mobil, DFSK Super Cab masih lebih terjangkau dengan banderol mulai dari Rp 135,99 juta. Sedangkan Suzuki Carry dibanderol mulai dari Rp 152,5 juta.

Memang DFSK memiliki varian bermesin diesel yang jauh lebih mahal. Tetapi, untuk komparasi ini kami akan menggunakan mobil yang sama-sama bermesin bensin dengan bak flat deck.

Gambar Suzuki Carry PU

Apakah biaya servis Suzuki Carry juga lebih mahal seperti harganya?

Jika DFSK Super Cab lebih murah secara harga beli dibanding Suzuki Carry, bagaimana dengan biaya perawatan rutinnya? Kami akan menjabarkan biaya servis keduanya di bawah ini.

>>> Sehari Menjadi Sopir Pikap dan Merasakan Keiritan DFSK Super Cab

Biaya Servis Super Cab vs Carry

Untuk Suzuki Carry Pick Pick Up, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memberi keunggulan kepada pemilik mobil dengan membebaskan biaya servis hingga interval 50.000 km Sedangkan DFSK Super Cab hanya bebas biaya servis pada 5.000 km pertama.

Pemilik Super Cab akan dikenai biaya Rp 455 ribu untuk perawatan rutin di interval 10.000 km, 30.000 km, 50.000 km, 70.000 km, 90.000 km. Sedangkan pada interval 20.000 km, 60.000 km, dan 100.000 km, pemilik harus merogoh kocek Rp 769 ribu.

Khusus untuk interval 40.000 dan 80.000 km, pemilik Super Cab harus merogoh kantung lebih dalam karena biayanya mencapai Rp 1,534 juta. Pada kedua interval tersebut, agenda penggantian spare partnya memang jauh lebih banyak.

>>> Komparasi Biaya Servis Daihatsu Rocky M vs Suzuki Ignis GX

Gambar Servis Super Cab

Super Cab tidak ditawarkan dengan keunggulan gratis biaya servis seperti Carry Pick Up

Sedangkan untuk Suzuki Carry Pick Up, Anda akan mulai dikenai biaya pada perawatan rutin di interval 60.000 km. Pada interval 60.000 dan 100.000 km, Anda harus mengeluarkan biaya Rp 1,077 juta.

Pada interval 70.000 dan 90.000 km, biaya servisnya adalah Rp 650 ribu, dan khusus untuk interval 80.000 km Anda harus mengeluarkan biaya Rp 1,475 juta. Agar lebih runut, berikut tabel yang membandingkan biaya servis kedua mobil dari 10.000 km hingga 100.000 km.

Interval

DFSK Super Cab

Suzuki Carry Pick Up

10.000 km Rp 455.000 Rp 0
20.000 km Rp 769.000 Rp 0
30.000 km Rp 455.000 Rp 0
40.000 km Rp 1.534.000 Rp 0
50.000 km Rp 455.000 Rp 0
60.000 km Rp 769.000 Rp 1.077.000
70.000 km Rp 455.000 Rp 650.000
80.000 km Rp 1.534.000 Rp 1.475.000
90.000 km Rp 455.000 Rp 650.000
100.000 km Rp 769.000 Rp 1.077.000
Total Rp 7.650.000 Rp 4.929.000

Jika perhitungan biaya servis hanya dari 0 hingga 100.000 km, Carry Pick Up lebih murah Rp 2.721.000. Tetapi, jika Anda berniat untuk memakai mobil komersial ini untuk waktu yang sangat lama, pada akhirnya biaya servis Carry Pick Up akan lebih murah ketimbang pesaingnya.

>>> Temukan Promo Untuk Mobil-mobil Baru di Sini

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top