5 Cairan Ini Bisa Merusak Bodi Mobil

22/06/2020

Perawatan dan service

3 menit

Share this post:
5 Cairan Ini Bisa Merusak Bodi Mobil
Sejumlah cairan memberi manfaat pada mobil, bahkan sangat dibutuhkan. Namun Anda wajib berhati-hati karena beberapa jenis cairan bisa merusak bodi mobil.

Mobil memiliki susunan yang sangat komplek, dari komponen berbahan padat hingga part berupa cairan seperti bahan bakar minyak dan pelumas. Untuk bisa berfungsi maksimal memberikan performa dan kenyamanan terbaik perawatan menjadi hal penting diperhatikan.

Pemilik bisa membawanya ke bengkel atau jasa servis untuk mendapatkan penanganan yang dibutuhkan. Namun adakalanya pemilik harus melakukannya secara mandiri. Jika yang terakhir itu yang jadi pilihan sudah tentu ada hal-hal yang harus diperhatikan.

Foto menunjukkan mobil berjalan di tengah hujan

Perawatan wajib dilakukan secara berkala

Hati-hati dengan cairan

Ada banyak cairan dibutuhkan bagi mobil seperti oli mesin, oli transmisi, hingga bahan bakar minyak (BBM). Semuanya butuh diganti secara berkala. Tapi hati-hati jika pemilik ingin mengganti sendiri karena ada beberapa jenis cairan bisa memberi dampak buruk jika terkena benda lain.

>>> Terlihat Sepele, Tapi Wajib Diketahui, Jenis Cairan Penting untuk Mobil

Seperti 5 cairan berikut, meski bermanfaat besar tapi bisa merusak bodi mobil secara penampilan.

1. Oli mesin

Mengganti oli mesin bisa dilakukan sendiri di rumah mengikuti cara dalam buku panduan. Tapi berhati-hatilah, jangan sampai tetes-tetesan kecil mengenai bodi. Itu bisa menimbulkan noda yang sulit dihilangkan dan merusak penampilan. Hati-hati juga jangan sampai terkena busi sebab bisa membuat mobil susah distarter.

2. Minyak rem

Foto saat mengganti minyak rem mobil

Hati-hati minyak rem bisa merusak cat

Minyak rem atau brake fluid penting untuk mendapatkan sistem pengereman yang maksimal. Hati-hati dengan part yang satu ini, karena kalau sampai mengenai bodi tidak hanya menjadi noda tapi bisa merusak cat. Segera bersihkan dengan lap kering, lalu cuci dengan sabun pencuci mobil dan bilas dengan air bersih.

3. Cairan aki

Cairan aki atau elektrolit mengandung kadar konsentrat asam yang tinggi.  Hati-hati jangan sampai cairan ini terkena bodi karena bisa menyebabkan timbulnya karat.

>>> GM Yakin Akan Masa Depan Mobil Listrik di Industri Otomotif

4. Cairan pembersih jamur kaca

Foto menunjukkan Membersihkan kaca mobil

Pembersih jamur kaca tidak cocok untuk bodi

Ada banyak produk cairan pembersih jamur kaca mobil dijual di pasaran. Semuanya menawarkan kelebihan menghilangkan jamur pada kaca dan membuat kaca menjadi lebih kinclong. Menarik dan cukup menggoda. Namun Anda wajib berhati-hati saat mengaplikasikannya ke kaca mobil, jangan sampai merembet membasahi bodi karena bisa menimbulkan noda permanen.

5. Deterjen

Deterjen sangat tidak direkomendasikan dipakai mencuci mobil. Meski kandungan busanya melimpah dan menggoda, deterjen justru bisa merusak bodi mobil seperti menimbulkan noda, merusak lapisan pelindung cat, dan membuat warna menjadi pudar.

>>> Temukan tips dan trik menarik lainnya seputar mobil disini

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top