GM Yakin Akan Masa Depan Mobil Listrik di Industri Otomotif

16/06/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
GM Yakin Akan Masa Depan Mobil Listrik di Industri Otomotif
Bos General Motor Mary Barra yakin bahwa permintaan mobil akan meningkat setelah pandemi Covid-19 mereda. Serta masa depan mobil listrik di industri otomotif.

Eksekutif puncak General Motor ungkapkan optimismenya tentang permintaan kendaraan baru di AS terlepas dari pandemi virus corona atau Covid-19. Tak hanya itu saja, Mary Barra juga yakin atas kemampuan perusahaan untuk menjual kendaraan listrik terutama di China.

>>> Game Destruction Allstars Rilis di PlayStation 5, Bukan Sekedar Balapan Biasa

Gambar menunjukan bos GM Merry Bara

Merry Barra mengungkapkan optimismenya terkait masa depan mobil listrik

Setelah kehilangan produksi selama dua bulan karena pabrik mobil ditutup untuk menghentikan penyebaran virus corona atau Covid-19, dealer kendaraan baru di AS saat ini hampir kehabisan persediaan kendaraan. Terutama di segmen truk pickup yang didominasi oleh General Motor, Ford dan Fiat Chrysler Automobiles.

"Kami sangat optimis tentang permintaan kendaraan baru di AS." kata Chief Executive Officer GM Mary Barra mengatakan pada acara pers virtual yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pers Otomotif. "Kami berharap bahwa kami akan memiliki pemulihan karena itu baik untuk semua orang." sambungnya.

>>> Dispensasi Perpanjangan SIM Mati Ditambah Hingga 31 Agustus 2020

Gambar menunjukan Chevrolet Bolt EV

Cheverolet Bolt EV salah satu andalan GM di segmen mobil listrik

Konsultan AlixPartners telah meramalkan bahwa para pembuat mobil akan menghadapi kesulitan ketika mereka berinvestasi besar-besaran dalam mengembangkan kendaraan listrik. Ketika ditanya tentang prediksi itu, Chief Executive Officer GM Mary Barra mengatakan bahwa ia tidak ragu untuk masa depan mobil listrik di industri otomotif. 

"Kami sangat senang dengan portofolio mobil listrik yang kami miliki. Kita akan melanjutkan jalan itu. Kami memiliki masa depan yang kuat di depan dan saya tidak melihat akan adanya hambatan itu." tutupnya.

Data industri pekan lalu menunjukkan bahwa penjualan mobil baru di China pada bulan Mei naik 14,5% dari bulan yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini merupakan yang kedua berturut-turut karena pasar kendaraan terbesar di dunia telah pulih dari posisi terendah yang terkena selama aturan lockdown akibat dampak dari virus Corona atau Covid-19.

>>> Berita terlengkap dari dunia otomotif dalam dan luar negeri hanya ada di Cintamobil.com

Share this post:
Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top