Mengenal Jenis-Jenis Markah Jalan

18/03/2019

Pengemudian
Share this post:
Mengenal Jenis-Jenis Markah Jalan
Sebagai pengguna jalan umum, tentu kita sudah sering melihat berbagai jenis markah jalan. Namun, apa saja makna dari tiap tanda? Berikut Cintamobil.com bahas beberapa diantaranya.

Markah jalan merupakan salah satu instrumen untuk mengatur para pengguna jalan, selain lampu lalu lintas dan papan tanda jalan. Dalam kondisi tertentu, seperti macet atau tengah terburu-buru beberapa pengendara cenderung mengabaikannya, mengakibatkan jalanan semakin semrawut. Agar tidak lagi terjadi masalah, mari mengenal lagi arti 8 simbol di jalanan berikut.

1. Garis Putus-Putus

gambar menunjukan sebuah mobil berwarna hitam dan ada Markah jalan putus-putus

Biasa ditemui di berbagai jalan

Markah jalan ini paling sering ditemui, baik saat berada di jalan kecil hingga tol. Selain membagi lajur, garis tersebut mengizinkan para pengemudi untuk menyalip kendaraan di depannya. Tentu kita wajib melihat kondisi di arah sebaliknya sebelum melaju lebih kencang.

>>> Baca juga: Banjir datang? Berikut tips untuk menghadapinya!

2. Garis Utuh

gambar menunjukan sebuah mobil sedang berkendara di jalan ada Garis lurus

Selain sempit, banyak truk yang lalu lalang

Umumnya markah jalan berupa garis utuh ditemui di jalanan utama perkotaan dan antar daerah. Para pengemudi dilarang menyusul kendaraan lain karena berbagai faktor, misal sempitnya badan jalan atau banyaknya kendaraan dari arah berlawanan. Lebih baik bersabar menyesuaikan kecepatan kendaraan di depan hingga tiba di kawasan yang memiliki garis putus-putus.

>>> Tips pengemudian terbaru dan terlengkap bisa Anda dapatkan di sini

3. Garis Ganda Utuh

gambar menunjukan jalan ada Garis ganda

Dilarang menyalip, berpotensi menimbulkan bahaya di jalanan

Fungsi antara garis ganda dan tunggal utuh ini pada dasarnya sama, yakni melarang kendaraan untuk menyusul. Penggunaan dua garis tanpa putus yang biasa terdapat di jalanan luar kota bermakna sangat beresiko bagi para pengemudi jika nekat menyusul, mengingat banyak kendaraan besar yang lalu lalang.

4. Garis Ganda Utuh dan Putus-Putus

gambar menunjukan jalan ada Garis utuh-ganda

Hanya pengemudi di sisi putus-putus yang boleh menyalip

Di beberapa tempat kita menemukan markah jalan dengan satu garis lurus dan satunya putus-putus. Saat mengemudi di sisi kiri garis utuh, kita dilarang memakan sisi jalan lainnya. Hanya pengguna jalan di garis putus-putus yang boleh menyusul.

>>> Ingin latihan mengenal markah jalan? Cintamobil.com punya rekomendasi mobil!

5. Markah Serong

gambar menunjukan lalu lintas dan jalan ada Markah serong

Jangan coba-coba masuk ke area V

Untuk membantu pengemudi ambil posisi saat membelok, digunakanlah markah serong. Garis-garis serong yang membentuk huruf V tersebut merupakan ruang kosong untuk memisahkan antara kendaraan yang akan jalan lurus atau belok. Bila nekat masuk (biasanya karena ragu), biasanya akan ada tilang dari pihak polisi lalu lintas.

>>> Berencana membeli mobil dalam waktu dekat? Coba simak mobil apa saja yang hendak dirilis dalam waktu dekat dengan klik link ini

6. Markah Lambang

Zona Sekolah dan ada banyak siswa

Awas banyak civitas akademik!

Selain garis, terdapat pula markah jalan berbentuk simbol. Pada daerah persimpangan, khususnya kawasan artileri, jalanan dibagi dua atau tiga area untuk memecah tujuan, apakah belok atau lurus. Ada pula berupa gambar, seperti pengendara sepeda, atau tulisan Zona Selamat Sekolah yang biasanya ramai dengan aktivitas siswa dan guru.

>>> Baca juga: Penjualan mobil nasional turun di awal 2019, ini alasannya!

7. Markah Melintang

gambar menunjukan jalan ada Markah melintang

Beri ruang juga kepada pejalan kaki

Biasa terdapat di dekat lampu lalu lintas, tanda ini mengisyaratkan kita untuk berhenti di belakangnya. Zebra cross umumnya terdapat beberapa centimeter di depan untuk memberi ruang bagi para pejalan kaki.

8. Yellow Box Junction

gambar menunjukan jalan pada jam sibuk ada Yellow Box Junction

Jangan sampai terjebak karena bisa dianggap melanggar marka

Penerapan Yellow Box Junction (YBJ) di Indonesia masih terbilang baru di Indonesia. Tak heran bila cukup banyak pengemudi yang masih bingung. YBJ berfungsi untuk mencegah agar lalu lintas di persimpangan tidak terkunci. Saat jam-jam sibuk, meskipun lampu lalin sedang menyala merah, beberapa orang nekat menerobos. Dengan adanya kotak tersebut, pengendara wajib berada di belakang garis, pun ketika lampu hijau, namun masih terdapat antrean. 

>>> Cari tips lainnya? Klik di sini!

Share this post:
 
back to top