Kenali Manfaat Power Inverter Dalam Mobil  

20/05/2021

Pengemudian

5 menit

Share this post:
Power inverter menjawab peningkatan kebutuhan komunikasi dan konektivitas selama perjalanan yang tidak lagi cukup dengan tegangan listrik DC 12 Volt.

Sejalan kebutuhan komunikasi dan konektivitas yang semakin meninggi selama dalam perjalanan, maka pengguna kendaraan tidak lagi cukup dengan kebutuhan untuk tegangan listrik DC 12 Volt. Sebab kini pemilik kendaraan mulai membutuhkan  arus listrik AC 220 Volt. Contohnya saat bekerja dengan laptop dalam mobil, tentunya membutuhkan sumber listrik untuk mengisi ulang baterainya agar jangan sampai kehabisan daya. Untuk dapat memakai laptop  dalam kendaraan, Anda memerlukan alat pengubah arus listrik yang disebut power inverter.

>>> Mau Wisata Lokal? Jangan Lupa Isi Uang Elektronik

Fungsi

Berbekal peranti inverter, arus listrik DC 12 Volt dalam mobil bisa diubah menjadi arus listrik AC 220 Volt. Secara sederhana, prinsip kerja inverter serupa dengan charger handphone yang diposisikan terbalik. Charger handphone berfungsi untuk mengubah arus listrik AC 220 Volt menjadi arus listrik DC 5-9 Volt (tergantung jenis charger-nya, standar atau fast charger atau super fast charger).

gambar inverter

Inverter mengubah arus listrik searah 12 Volt menjadi arus listrik bolak balik 220 Volt

Sedangkan inverter, seperti telah disinggung sebelumnya, bertugas mengubah arus listrik searah 12 Volt menjadi arus listrik bolak balik 220 Volt. Untuk arus input, inverter memanfaatkan power outlet 12 Volt yang tersedia dalam mobil. Sementara pada sisi arus output, inverter menghasilkan daya listrik sesuai dengan kebutuhan pengguna kendaraan. Tersedia  power inverter dengan kemampuan daya listrik 500 Watt dan ada yang berdaya  di atas 1.000 Watt.  

Penggunaan 

Jika mobil menghasilkan arus AC 220 Volt, maka perangkat elektronik rumah seperti laptop, TV, seterika, rice cooker bisa digunakan dalam perjalanan. Anda juga bisa menggunakan perangkat elektronik rumah lainnya  selama kapasitas dayanya masih memenuhi. Contohnya begini, Anda memasang power inverter dengan daya 2.000 Watt, lalu memakai seterika 300 Watt dan oven 700 Watt, maka daya listrik yang terpakai adalah 1.000 Watt, masih tersisa daya listrik sebesar 1.000 Watt untuk kebutuhan perangkat elektronik lainnya.

gambar inverter

Inverter menjawab kebutuhan pemakaian peralatan elektronik rumah di dalam mobil

Sebagai arus input, power inverter bisa memanfaatkan soket power outlet 12 Volt atau soket lighter yang tersedia dalam mobil atau langsung mengambil daya listrik dari baterai. Pemilihan sumber daya listrik untuk power inverter disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk kebutuhan daya listrik kecil bisa memanfaatkan soket kabel yang dihubungkan ke power outlet 12 Volt. Namun jika butuh daya listrik besar, umumnya disambung langsung dengan baterai memakai kabel jepit buaya.  

Keselamatan

Jangan lupa untuk memasang sekring (fuse) demi meminimalkan potensi kebakaran akibat hubungan pendek arus listrik (korsleting). Sekring pertama biasanya dipasang pada bagian input arus listrik seperti kabel jepit dari baterai menuju power inverter, lalu sekring lainnya pada bagian output stop kontak. Sekring terakhir adalah sekring utama yang mengamankan hubungan  baterai dengan semua rangkaian elektronik.

gambar sekring 

Sekring menjadi perangkat keselamatan untuk meminimalkan kebakaran akibat korsleting

Terkait pemilihan ukuran sekring, bisa mengikuti rumusan  P = V x I. P atau Power atau daya listrik dalam satuan VA atau Watt, lalu V adalah Voltage atau tegangan listrik dalam satuan Volt, dan I mengacu pada Intensity atau arus listrik dalam satuan Ampere). Jadi untuk power inverter 500 VA (Watt) = 12 Volt x 41,6 Ampere, dibutuhkan sekring  dengan kapasitas maksimal 41 Ampere. Demi keselamatan, gunakan sekring yang berkapasitas lebih kecil agar sekring bisa lebih cepat putus demi mengamankan potensi kebakaran jika terjadi korsleting.  

>>> Mengenal Arti Warna Sekring Mobil

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk membantu mengurus mobil dinas semisal membawakan alat kerja, minyak, fluida dan suku cadang. Akhirnya otomotif menjadi bagian hidup. 
Selepas kuliah dan sebelum wisuda, bergabung menjadi reporter tabloid Otomotif yang berada dalam naungan Kelompok Kompas Gramedia dengan bidang utama penulisan roda empat. Kemudian pindah ke Liputan6 dan mengisi berita untuk desk internasional. Lalu tahun 1998 bergabung dengan majalah Mobil Motor, majalah otomotif tertua di Indonesia (terbit sejak tahun 1970). 
Kemudian tahun 2003, pindah ke majalah Motor Trend (edisi Indonesia). Tahun 2009 kembali ke majalah Mobil Motor dan tahun 2014 mudik ke majalan Motor Trend. Pada tahun 2020 mengisi Otoblitz.net dan mulai tahun 2021 menulis untuk Cintamobil.com. 

Awards

  • 2003: Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Produk) 
  • 2007:  Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Teknologi)
 
back to top