Cara Pindah Gigi Mobil Matic yang Benar Saat di Jalan

19/06/2020

Pengemudian

4 menit

Share this post:
Cara Pindah Gigi Mobil Matic yang Benar Saat di Jalan
Ada beberapa kesalahan tentang cara pindah gigi mobil matic yang sebaiknya dihindari oleh para pengemudi. Karena kalau sudah jadi kebiasaan buruk, maka ada risiko gearbox jebol.

Kepraktisan berkendara yang ditawarkan mobil dengan tipe transmisi otomatis membuat banyak orang yang memilihnya. Tanpa perlu repot menginak pedal kopling dan menyesuaikan antara lepasan kopling dengan tekanan pedal gas, mobil matic dapat meluncur mulus. Sehingga hampir tidak pernah ditemukan pengemudi mobil matic mengalami mati mesin akibat kesalahan saat pengoperasian transmisi.

Namun kemudahan ini seakan terlalu membuai para pengendaranya. Akibat cukup injak pedal gas dan pedal rem, banyak pengemudi mobil matic yang terkesan asal dalam mengoperasikan kendaraan. "Yang penting mobil meluncur normal dan tidak menabrak kendaraan lain". Mungkin begitu prinsipnya.

Padahal jika tidak mengetahui cara pindah gigi mobil matic yang benar, risiko kerusakan pada gearbox matic sangat mudah terjadi. Apabila hal tersebut menimpa mobil Anda, dipastikan biaya untuk perbaikannya akan jauh lebih mahal dibanding servis transmisi manual.

Berikut ini tips dari Cintamobil.com untuk mengetahui cara pindah gigi mobil matic saat jalan yang benar dan aman.

1. Jangan Malas Pindah ke N Saat Berhenti di Lampu Merah

Mobil berhenti di lampu merah

Jangan biarkan posisi transmisi di D ketika berhenti di lampu merah atau jalan macet

Kebiasaan buruk para pengemudi mobil matic adalah malas untuk memindahkan posisi tuas transmisi ketika berhenti di kemacetan atau lampu merah (traffic light). Posisi tuas transmisi masih tetap ada di "D (Drive)" sambil menunggu lampu kembali hijau. Agar mobil terdiam, pengemudi terus menginjak pedal rem.

Padahal kebiasaan ini sebenarnya salah. Jika mobil dalam keadaan berhenti untuk beberapa waktu sekalipun terbilang singkat, usahakan tuas transmisi digeser ke posisi "N (Netral)". Karena dengan membiarkan transmisi ada di posisi D maka akan memperpendek usia gearbox matic mobil tersebut. Selain itu karena pedal rem yang terus menerus diinjak demi menahan laju mobil ketika berhenti di lampu merah, sistem pengereman pada mobil juga bisa bermasalah. Paling sering adalah kampas rem menjadi mudah terkikis sehingga usia pakainya lebih pendek dari seharusnya.

Jadi sebaiknya tuas transmisi di geser ke posisi N dan rem tetap diinjak. Sehingga beban kerja rem tidak terlalu berat. Apabila kondisi jalan menanjak atau turunan, Anda boleh mengaktifkan pula Parking Brake (hand brake). Ini untuk memastikan mobil tidak merosot dan menabrak kendaraan lain di depan atau di belakang.

>>> Cek Bagian Ini Saat Transmisi Matic Tidak Mau Pindah Gigi dari P ke R

2. Pastikan Mobil Berhenti Dahulu Ketika Akan Mundur

Oper gigi transmisi matic

Jangan langsung geser transmisi ke posisi R jika ingin mundur

Cara pindah gigi mobil matic saat jalan yang aman juga wajib memperhatikan kondisi mobil saat itu. Apabila kondisi mobil dalam keadaan melaju, sebaiknya jangan langsung ganti posisi gigi. Pastikan mobil benar-benar berhenti dahulu baru geser tuas transmisi.

Misalnya dalam keadaan mobil sedang berjalan, meskipun pelan, Anda jangan tiba-tiba menggeser tuas transmisi ke posisi R. Apabila kebiasaan ini dilakukan maka dijamin bakal memperpendek komponen pada gearbox. Sebaiknya pastikan mobil benar-benar berhenti dengan meninjak pedal rem, lihat kondisi di belakang mobil apakah aman, baru geser tuas transmisi ke posisi R dan mundurlah.

Begitu pun sebaliknya, ketika akan maju kembali dari posisi mundur, pastikan mobil berhenti dulu. Yakni injak rem penuh, lihat kondisi di depan kendaraan Anda, apabila aman, baru geser transmisi ke posisi D dan bergeraklah maju.

>>> Yuk Pasang Kamera Belakang Biar Mudah Saat Parkir atau Mundur

3. Waspada Jalan Menanjak atau Turunan

Mengemudi di jalan pegunungan

Butuh teknik khusus ketika menghadapi jalan menanjak atau menurun

Apabila menemui jalan menanjak maka cara pindah gigi mobil matic boleh dilakukan walau mobil masih melaju demi alasan membutuhkan akselerasi yang lebih baik. Misalnya dari posisi D boleh digeser ke posisi D-3 atau D-2, atau L (Low) tanpa perlu menginjak rem.

Atau untuk mobil yang sudah dilengkapi fitur triptonic, maka bisa geser tuas transmisi di posisi "+ atau -". Pada posisi ini Anda memungkinkan untuk menempatkan gigi sesuai kebutuhan akselerasi mobil tanpa harus takut gearbox rusak. Namun apabila jalan menanjak sudah terlewati dan kondisi jalan kembali landai, sebaiknya ganti kembali posisi tuas transmisi ke D.

Begitupun dengan kondisi jalan menurun. Anda bisa geser posisi tuas trasnmisi ke D-3 atau D-2 untuk mendapatkan teknik engine brake. Pada kondisi ini akan membantu mobil tidak meluncur berlebihan dan penggunaan rem juga tak menimbulkan kampas rem overheat. Namun saat jalanan kembali landai, segera mungkin ganti kembali ke posisi D.

>>> Trik Ketika Pakai Rem Tangan Tapi Masih Merosot Saat Berhenti di Tanjakan

4. Pastikan Saat Parkir Posisi Gigi Ada di P

Mobil parkir di basement

Jangan tinggalkan mobil terparkir dengan posisi transmisi di N

Hal yang sering keliru lainnya dan patut untuk Anda ketahui tentang cara pindah gigi mobil matic yang mana yang seharusnya dilakukan adalah ketika posisi mobil hendak di parkir. Misalnya ketika akan ke pusat perpelanjaan dan mobil terparkir di lahan basement, maka ketika mobil sudah terparkir rapih jangan lupa kembalikan tuas transmisi ke posisi "P (Parking)".

Banyak sekali pengemudi mobil matic yang memposisikan tuas transmisi ke N dan mengaktifkan Parking Brake ketika mobil terparkir. Padahal prinsip kerja antara posisi transmisi di N dan di P berbeda.

Pada kondisi mobil terparkir dengan transmisi ada di N dan Parking Brake aktif, maka mobil tidak bergerak lantaran kampas rem menjepit piringan disc brake atau rem tromol. Jadi yang bekerja membuat mobil tidak bergerak adalah sistem Parking Brake. Sementara pada posisi P, maka sistem gearbox akan memberikan ganjalan pada gigi-gigi roda yang membuat mobil tidak bergerak. Jadi kalau pun tanpa Parking Brake aktif, mobil tetap tidak beranjak dari posisinya.

>>> Tips dan trik menarik lainnya tentang mobil ada disini

Share this post:
Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top