Alami Aquaplanning Saat Berkendara? Jangan Panik, Lakukan Hal Ini

08/12/2019

Pengemudian

5 menit

Alami Aquaplanning Saat Berkendara? Jangan Panik, Lakukan Hal Ini
Ketika berkendara saat hujan turun, tak jarang aquaplanning yang disebabkan genangan air jadi momok yang dapat memicu kecelakaan. Anda tak perlu panik, cukup lakukan ini saat mengalami aquaplanning.

Musim hujan sudah datang, Anda pun dituntut untuk semakin waspada saat berkendara. Salah satu faktor penyebab kecelakaan namun sering kali luput adalah efek aquaplanning yang disebabkan genangan air. Lalu, apa sih itu aquaplanning?

>>> Bagimana Aquaplanning bisa terjadi? Simak serba-serbinya di sini

Bisa dibilang, aquaplanning merupakan kondisi saat lapisan air menghalangi kontak permukaan ban dengan jalan. Hal ini menyebabkan grip roda akan berkurang, ban seperti melayang dan membuat kendaraan Anda seakan tergelincir.

Bagaimana proses terjadinya Aquaplanning dan pengaruhnya terhadap karakter mobil

Seperti ini penjelasan singkat mengenai aquaplanning

Hal ini tentu akan sangat membahayakan jika melaju dengan kecepatan tinggi, dan menggunakan ban yang sudah mulai botak. Tidak terkontrolnya laju kendaraan dapat memicu kecelakaan lalu lintas. Saat terjadi aquaplanning, anda tak perlu panik. Sebaliknya, Anda baiknya melakukan tiga langkah di bawah ini agar laju kendaraan Anda tetap terkendali.

Kendalikan respon

Saat mobil Anda melewati aquaplanning, secara refleks Anda akan melakukan hal secara respon yang terkadang justru dapat membahayakan Anda. Sebaiknya, latih respon alami Anda, selalu ingat kecerobohan akan membahayakan diri Anda.

Pahami situasi

Saat terjadi aquaplanning, laju kendaraan Anda akan terganggu dan berjalan tidak semestinya. Biasanya, hal ini dipengaruhi bagaimana Anda mengemudi dan roda mana yang mengalami aquaplanning.

>>> Temukan mobil pilihan terbaik di sini

Langkah antisipasi aquaplanning yang harus Anda lakukan saat mobil mulai tergelincir adalah coba tetap tenang dan fokus, lepaskan pedal secara perlahan. Jangan injak pedal gas ataupun rem, hal ini bisa semakin membuat kendaraan Anda semakin kehilangan kontrol.

Teknik menginjak rem yang benar saat terjadi aquaplaning

Saat terkena aquaplaning, jangan melakukan pengereman mendadak

Kalau memang harus menginjak rem, coba untuk melakukan pengereman secara perlahan, khususnya bagi kendaraan non-ABS, cobalah memompa pedal rem dengan perlahan. Namun jika kendaraan Anda sudah menggunakan sistem pengereman ABS, injak penuh saja karena sistem tersebut tetap menjaga ban tetap berputar sembari mengurangi kecepatan mobil.

Arahkan kendaraan dengan hati-hati

Jika kecepatan mobil sudah dalam posisi aman, maka coba kendalikan lagi mobil dengan hati-hati. Arahkan setir ke arah yang cukup ke arah yang benar agar mendapatkan kembali kontrol, mungkin membutuhkan koreksi hinga beberapa kali sebelum mobil terasa sepenuhnya bisa terkontrol.

>>> Tips berkendara lainnya bisa Anda lihat di sini

Setelah mobil sudah dapat dikontrol secara penuh, barulah kendaraan diarahkan ke posisi yang lebih aman sembari lakukan pengereman secara perlahan untuk mengurangi laju kendaraan.

Bagaimana mengemudi mobil saat terkena hydroplaning

Saat kondisi aquaplanning, lakukan penyetiran secara perlahan

Jangan melakukan pengereman dengan engine brake karena hal tersebut justru dapat membuat mobil kembali selip. Perhatikan juga inputan setir, jangan terlalu dalam atau terlalu banyak. Pegang setir dengan erat, dan putar secara perlahan.

Dengan menerapkan langkah antisipasi aquaplanning di atas, setidaknya risiko kecelakaan dapat saat terjadinya aquaplanning dapat Anda minimalisir. Untuk tips & trik lainnya, silahkan Anda lihat link di bawah ini.

>>> Tips & trik Cintamobil.com

Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.
 
back to top