Tukar Tambah Mobil Toyota Lebih Mudah, Tak Perlu Repot Jual Sendiri

26/08/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Tukar tambah mobil Toyota bakal lebih mudah melalui program Trade-in. Konsumen bahkan tak perlu repot menjual mobil lamanya sendiri karena akan dibantu dealer.

Bukan orang Indonesia namanya kalau saat membeli mobil sudah langsung memikirkan harga jual kembalinya nanti. Maka dari itu sebagian membeli mobil yang cenderung 'aman'.

Aman di sini maksudnya saat nanti dijual kembali harganya tidak jatuh terlalu jauh dan bisa lebih cepat terjual. Sehingga bila mau membeli yang baru, tidak perlu menambahkan biaya yang besar.

tukar tambah mobil

Proses menjual mobil lama biasanya butuh waktu

>>> Pemerintah Tak Bakal Paksa Warga Tukar Tambah ke Kendaraan Listrik

Proses Trade-in Toyota Bisa Dilakukan 1 Pintu

Tapi itu semua biasanya butuh waktu. Menjual mobil sebelum membeli yang baru tentu butuh proses. Proses inilah yang memakan waktu bahkan tak sedikit konsumen yang justru mengurungkan niatnya membeli mobil baru lantaran mobil lamanya tak kunjung terjual. Nah bagi Anda yang tengah berniat tukar tambah mobil Toyota tampaknya tak perlu khawatir. 

Dalam waktu dekat Toyota akan hadirkan fasilitas Toyota Trade-in sebagai one stop solution; satu sistem yang terintegrasi, di mana pelanggan bisa jual mobil lamanya dan sekaligus bisa beli mobil baru.

Gambar Toyota Avanza

Avanza merupakan salah satu model yang punya harga jual kembali tinggi

Melalui fasilitas Toyota Trade-in yang akan segera hadir tak lama lagi ini, Toyota menjamin prosesnya gampang dan cepat, serta proses appraisal dan transaksi yang transparan.

Sehingga pelanggan tidak perlu pusing memikirkan cara meng-upgrade kendaraannya. Cukup di dealer Toyota, pelanggan bisa menjual mobil lamanya dan membeli Toyota baru, dengan penawaran terbaik buat mobil lama sekaligus mobil barunya.

"Jujur banyak sekali, saya ingat kemarin sebelum PPKM mampir ke cabang banyak salesman curhat misalnya mau beli mobil innova baru tapi lama nih, nggak deal-deal, ternyata mereka kesulitan menjual mobil lamanya. Dengan Trade-in ini kan si salesmannya bisa lebih pede untuk bisa lebih cepat dan sebagainya. Ujung-ujungnya membuat konsumen juga enak," jelas Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor Anton Jimmi Suwandy dalam sesi konferensi pers, Kamis (26/8/2021). 

>>> Mau Tukar Tambah Mobil? Simak Dulu Hal Ini

Lebih Menghemat Waktu

Selain itu, karena layanan satu pintu buat mobil lama dan mobil baru tersebut, jadi Toyota bisa memberikan fleksibilitas waktu bagi pelanggan dalam penarikan unit lama. Jadi, selama unit barunya belum delivery, maka pelanggan masih bisa pakai dulu mobil lamanya.

Tak hanya fleksibelitas waktu penarikan, proses tukar tambah mobil Toyota pun akan dilakukan secara mudah, bisa dilakukan di mana saja, tidak mesti datang ke dealernya. Jadi, pelanggan dapat menunggu update selanjutnya tentang ketersediaan fasilitas Toyota Trade-in ini di dealer-dealer resmi Toyota.

"Prosesnya berapa lama? Ya, ini tergantung lagi proses ini kan banyak hal. Satu dari sisi appraisal, checkingnya ini kita percepat lah nggak akan repot. Yang biasa butuh waktu sedikit biasa nego-nego harga ya baik mobil lamanya maupun mobil barunya. Kemudian proses lain saya rasa sama dengan proses membeli mobil baru ya, apakah ada urus STNK, atau kredit mungkin proses umumnya ya," tukas Anton. 

>>> Modal Rp 2,7 Juta Bisa Nyicil Toyota Raize, Pas Buat Kaum Milenial!

Proses Trade-in Toyota Bisa Dilakukan 1 Pintu

 

Lebih Menghemat Waktu

 

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top