Suzuki Stop Jualan Karimun Wagon R di Indonesia, Diganti Model Lain?

20/11/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Suzuki menyetop penjualan Karimun Wagon R di Indonesia seiring dengan rencana pengembangan kendaraan elektrifikasi. Model apa yang bakal menggantikannya?

Suzuki tak mau ketinggalan dalam pengembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Pengembangan kendaraan elektrifikasi dari Suzuki itu rupanya harus 'mengorbankan' salah satu mobil andalannya di segmen Low Cost Green Car (LCGC) yakni Karimun Wagon R. Suzuki memutuskan untuk menyetop penjualan Karimun Wagon R setelah delapan tahun mengisi pasar Indonesia. 

Foto Suzuki Karimun Wagon R 50th Anniversary Edition 2020

Suzuki sempat meluncurkan Karimun Wagon R edisi spesial pada tahun 2020

>>> Karimun Wagon R Buatan Indonesia Laris Manis di Pakistan

Suzuki Karimun Wagon R Disetop Penjualannya

"Berhentikan produksi untuk yang domestik, yang ekspor masih produksi. Kita sedang fokus untuk kendaraan elektrifikasi," ungkap 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales Dony Saputra saat dikonfirmasi Cintamobil, Sabtu (20/11/2021). 

Meski begitu, Dony masih enggan buka-bukaan produk elektrifikasi apa yang bakal dilahirkan di dalam negeri. Santer dikabarkan mobil itu adalah Ertiga Hybrid. Tak menutup kemungkinan pula Suzuki mendatangkan mobil murah S-Presso yang nantinya bakal menggantikan Karimun Wagon R. 

Suzuki Karimun Wagon R GS Blind Van

Produksi untuk pasar domestik dihentikan, ekspor jalan terus

Sinyal berhentinya penjualan Karimun Wagon R di Indonesia ditandai dengan absennya mobil LCGC itu dari daftar kendaraan yang bisa menerima diskon PPnBM. Dalam Kepmenperin Nomor 1737 tahun 2021 tentang Kendaraan Bermotor dengan Pajak Penjualan atas Barang Mewah atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Ditanggung oleh Pemerintah tahun anggaran 2021, hanya ada dua mobil Suzuki yang terdaftar yakni Ertiga dan XL7. 

Padahal, seluruh mobil LCGC termasuk di dalamnya tapi Karimun Wagon R justru tak ada. Belakangan, nama Karimun Wagon R memang kurang bergaung di antara para pesaingnya di segmen LCGC. Penjualannya terbilang seret kalau mau membandingkan dengan para rivalnya. 

>>> Suzuki S-Presso Lebih Cocok Di Indonesia Dari Karimun Baru?

Penjualannya Terus Merosot

Kalau sekelas Brio Satya, Ayla, Calya, hingga Sigra bisa membukukan penjualan hingga puluhan ribu unit per tahun, Karimun Wagon R masih di kisaran ribuan. Mengutip data distribusi wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penurunan penjualan Suzuki Karimun Wagon R sudah terlihat sejak tahun 2016. 

Bila pada tahun 2015, Karimun Wagon R terdistribusi sebanyak 11.526 unit maka tahun 2016 merosot menjadi 9.905 unit. Berlanjut ke tahun 2017 di saat penurunan nyaris 50% menjadi 5.408 unit. 

Suzuki Karimun Wagon R

Beberapa ubahan yang dihadirkan Suzuki pada Karimun Wagon R terbilang minim

Tak berhenti sampai di situ, tren negatif penjualan Karimun Wagon R masih terus dirasakan pada 2018, 2019, 2020, dan 2021. Paling merosot yakni pada tahun 2020 dimana Suzuki hanya mendistribusikan 1.591 unit Karimun Wagon R. Kemudian pada tahun 2021, periode Januari-September 2021 sudah ada 1.772 unit Karimun Wagon R yang terkirim ke dealer. 

Seperti disebutkan sebelumnya, meski produksi di dalam negeri dihentikan Karimun Wagon R nyatanya masih punya taji di pasar ekspor terutama Pakistan. Suzuki hingga saat ini masih mengekspor Karimun Wagon R dalam bentuk Completely Knock-Down (CKD) ke Pakistan. 

>>> Review Suzuki Karimun Wagon R GS Blind Van 2020: Karimun Jagoan Fleet

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top