Suzuki Ignis vs Toyota Raize, Mana Yang Lebih Menarik Untuk Dipilih?

31/08/2021

Pasar mobil

4 menit

Sebelum Toyota Raize masuk ke Indonesia, Suzuki Ignis menjadi satu-satunya Small SUV di pasaran. Mana yang lebih menarik untuk dipilih di antara keduanya?

Toyota Raize dan Daihatsu Rocky berhasil menggebrak pasar otomotif Indonesia sebagai Small SUV 5 penumpang yang membawa value for money tinggi dan diterima dengan masyarakat dengan cukup baik.

Padahal sebelum duo Astra diluncurkan, Suzuki Ignis sudah dipasarkan terlebih dahulu dengan modus operandi yang serupa. Terlepas dari mana yang lebih populer, tentu kedua mobil memiliki nilai plus masing-masing.

Gambar Suzuki Ignis

Suzuki Ignis sudah dipasarkan sejak tahun 2017

Karena itu, tim Cintamobil.com akan menjabarkan beberapa parameter penilaian untuk mengetahui mobil mana yang sebenarnya lebih menarik untuk dipilih dalam komparasi SUV 5 penumpang ini.

>>> Eits, Perbedaan Toyota Raize 1.2 dan 1.0T, Ternyata Bukan Cuma di Mesin

Harga dan Biaya

Toyota Raize dibanderol dengan harga yang lebih tinggi dibanding rivalnya. Tipe termurahnya saja, Raize 1.2 G M/T, dibanderol Rp 210,5 juta. Sedangkan Suzuki Ignis GX dengan pilihan transmisi yang sama dibanderol Rp 194,5 juta.

Lantas, bagaimana dengan biaya servisnya setelah layanan free service dan spare part berakhir? Servis Ignis di bengkel resmi memakan biaya Rp 1,1 juta untuk kelipatan 10.000 kilometer, dan servis Raize memakan biaya Rp 1,2 juta di kelipatan kilometer yang sama.

Gambar Suzuki Ignis

Secara keseluruhan, Suzuki Ignis masih lebih ekonomis

Untuk parameter ini, Suzuki Ignis masih lebih ekonomis dibanding rivalnya meski hanya unggul tipis.

Dimensi

Suzuki Ignis memiliki panjang 3.700 mm, lebar 1.660 mm, tinggi 1.595 mm, dan wheelbase 2.435 mm. Untuk jarak terendahnya, Ignis terukur 180 mm. Di sisi lain, Toyota Raize memiliki panjang 4.030 mm, lebar 1.710 mm, tinggi 1.635 mm, dan wheelbase 2525 mm. Untuk jarak terendahnya, Raize terukur 200 mm.

>>> Mengintip Penjualan Suzuki Ignis Sepanjang 2020

Dari data tersebut, kami bisa berasumsi bahwa Ignis menawarkan kemampuan bermanuver yang lebih baik dengan ground clearance yang lebih rendah serta dimensi yang lebih kecil.

Gambar Toyota Raize

Toyota Raize punya dimensi lebih besar (tipe GR Sport sebagai ilustrasi)

Sedangkan Raize menawarkan ruang kabin yang lebih lega, serta ground clearance tinggi yang membuat pengemudi lebih tenang untuk melewati jalanan rusak atau genangan air. Sebagai sebuah SUV,  Raize diunggulkan dalam parameter ini.

Dapur Pacu

Toyota Raize 1.2 G M/T dibekali dengan mesin WA-VE 3-silinder 1.198 cc dengan teknologi Dual VVT-i yang menghasilkan tenaga 86,7 HP dengan torsi 112,7 Nm. Sedangkan Suzuki Ignis GX M/T dibekali dengan mesin K12M 4-silinder 1.197 cc dengan teknologi VVT yang menghasilkan tenaga 82 HP dengan torsi 113 Nm.

Sayangnya, data akselerasi Raize 1.2 masih belum tersedia karena kami masih belum mendapat kesempatan untuk mencobanya. Sedangkan Ignis dapat menuntaskan akselerasi 0 - 100 km/jam di kisaran 12 detik.

Gambar Mesin Suzuki Ignis

Mesin Ignis punya torsi lebih besar dan lebih efisien

Bagaimana dengan konsumsi bahan bakarnya? Toyota mengklaim bahwa Raize 1.2 mencatat efisiensi rata-rata di angka 18 - 19 kilometer per liter. Suzuki Ignis lebih irit dengan catatan efisiensi rata-rata di angka 23 - 24 kilometer per liter.

>>> Intip Mesin Toyota Raize 1.2L yang Sarat Teknologi

Karena kami berasumsi bahwa akselerasi Raize 1.2 berada di kisaran 12 detik juga (1.0 Turbo 11,5 detik), Ignis unggul tipis di parameter ini dengan mesin yang jauh lebih efisien.

Fitur dan Kesimpulan

Kedua mobil memang sudah dilengkapi dengan fitur keselamatan standar seperti SRS Airbag dan pengereman dengan ABS + EBD. Namun, Raize meski dalam tipe termurahnya, dibekali dengan Vehicle Stability Control dan Hill Start Assist.

Fitur infotainment Raize juga sudah dibekali dengan konektivitas T-Link untuk mirroring smartphone ke head unit. Sedangkan Ignis masih mengandalkan konektivitas Bluetooth saja.

Gambar Apple Car Play

Padahal Daihatsu Rocky sudah ada fitur Apple Car Play dan Android Auto

Dengan perbedaan harga Rp 16 juta, kami merasa bahwa Toyota Raize 1.2 G hadir sebagai mobil yang lebih komplit. Bukan berarti Suzuki Ignis mobil yang buruk, namun Raize secara keseluruhan lebih menarik untuk dipilih dengan dimensinya yang lebih akomodatif dan tambahan fitur yang sangat berguna dalam pengendaraan sehari-hari.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top