SUV Menjadi Model Terlaris Mercedes-Benz Indonesia di Tahun 2020

17/01/2021

Pasar mobil

3 menit

Mercedes-Benz Indonesia berhasil menjual 2.226 unit mobil tahun lalu di tengah tantangan industri otomotif akibat dari pandemi Covid-19.

PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia meraih catatan penjualan positif di tahun 2020 lalu. Sepanjang tahun lalu produsen mobil mewah asal Jerman itu berhasil catatkan penjualan sebanyak 2.226 unit mobil. 

>>> Penjualan Mobil Listrik Mercedes-Benz Meningkat di Tahun 2020

SUV Menjadi Model Terfavorit

Berkat angka penjualan itu membuat Mercedes-Benz Indonesia kembali mempertahankan posisi terdepan di antara luxury brand otomotif di Tanah Air. Meskipun industri otomotif Indonesia saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan, Mercedes-Benz Indonesia tetap menjadi pilihan utama pelanggan Indonesia di segmen mobil mewah.

Gambar menunjukan Mobil Mercedes-benz

SUV berhasil berkontribusi sebesar 50% dari total keseluruhan Mercedes-Benz 

Choi Duk Jun, President Director, PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia mengatakan bahwa keberhasilan ini berkat strategi ofensif model yang berhasil diterapkan. Tak hanya itu saja berkat segmen SUV berhasil berkontribusi sebesar 50% dari total keseluruhan Mercedes-Benz Indonesia di tahun lalu.

>>> Habis Suntik Vaksin Jangan Langsung Mengemudi, Bahaya!

“Keberhasilan kami tahun lalu mencerminkan kesuksesan strategi ofensif model yang kami terapkan, khususnya pada segmen SUV yang menarik perhatian pelanggan baru maupun lama. Segmen SUV berkontribusi sebesar 50% dari total keseluruhan penjualan. Hal ini juga menggaris bawahi permintaan konsumen yang kuat terhadap kendaraan Mercedes-Benz di Indonesia, bahkan di tengah-tengah industri otomotif yang sedang menghadapi banyak tantangan, dan menekankan nilai brand kami dalam memenuhi kebutuhan pelanggan di Indonesia.” kata Choi Duk Jun dalam keterangan tertulisnya.

Tahun Lalu Mercedes-Benz Keluarkan 15 Model Baru

Di tahun 2020, strategi ofensif Mercedes-Benz menghadirkan 15 model terbaru atau facelift, seperti Sedan (C 180, C 200 Cabriolet AMG Line, Vans (Vito Business), serta SUV (new GLS, GLA, GLB, GLC Coupé, GLE, GLE Coupé). Lebih lanjut, dalam merayakan 50 tahun kesuksesannya tahun lalu, Mercedes-Benz juga memperkenalkan kendaraan edisi terbatas, antara lain S 450 AMG Edition 50, Mercedes-AMG G 63 Edition 50, dan GLB Edition 50.

Gambar menunjukan Mobil baru mercedes

Mercedes-Benz telah menghadirkan 15 model terbaru dan facelift di tahun 2020 lalu

“Dengan memperkenalkan berbagai model terbaru tahun ini dan memperluas layanan Best Customer Experience, kami terus menawarkan jajaran produk yang lengkap dengan teknologi inovatif serta desain emosional, yang berarti kami memiliki kendaraan yang tepat untuk setiap pelanggan. Tahun 2021 ini, kami ingin menambah portofolio kami dengan lebih dari 10 model baru atau facelift termasuk kendaraan yang dirakit secara lokal di pabrik Wanaherang kami,” tutup Choi Duk Jun.

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap ada di Cintamobil.com

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini.  Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top