Habis Suntik Vaksin Jangan Langsung Mengemudi, Bahaya!

16/01/2021

Pengemudian

5 menit

Habis Suntik Vaksin Jangan Langsung Mengemudi, Bahaya!
Vaksin virus COVID19 sudah ditemukan dan siap untuk disuntikkan ke badan orang, tetapi kalau habis suntik vaksin jangan langsung mengemudi, ini sebabnya...

Seperti yang banyak diberitakan media massa, Presiden Republik Indonesia Ir. H Joko Widodo telah disuntik vaksin terlebih dahulu. Hal ini menunjukkan penangkal virus Covid-19 ini tak lama lagi akan dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia. Namun, Anda musti ingat, meski tubuh sudah disuntik oleh penangkal virus ini, tetapi Anda masih harus tetap menuruti protokol kesehatan, dan yang terpenting sesaat sesudah suntik vaksin, Anda enggak boleh langsung mengemudi.

Habis Suntik Dilarang Mengemudi

Foto tim Cintamobil.com sedang mengemudi Toyota Corolla Cross Hybrid

Habis vaksinasi jangan langsung nyetir ya! Bahaya

"Ibaratnya lagi tes mobil baru, kan enggak mungkin langsung injak gaspol kan, harus pelan-pelan, kenali dulu mobilnya. Begitu juga vaksin, habis disuntik ya jangan langsung melakukan aktivitas, seperti nyetir. Diam dulu di lokasi, tujuannya nanti kalau ada pusing atau apa, masih bisa ditangani oleh tenaga medisnya di lokasi sana," papar Dr Michael Triangto Sp. KO kepada Cintamobil.com.

Gambar ilustrasi badan disuntik vaksin COVID19

Imunisasi ini sudah dipersiapkan matang oleh pemerintah

Lebih lanjut menurut pria lulusan Fakultas Kedokteran, Universitas Atmajaya 1992 ini juga menambahkan, "Apalagi pemerintah sudah menerapkan juklak (petunjuk pelaksanaan) mengenai penggunaan vaksin ini. Ada banyak ketentuan mengenai hal ini, semua sudah dipersiapkan dengan matang oleh pemerintah. Masyarakat enggak perlu khawatir, toh vaksin ini sebenarnya sama dengan imunisasi," tambahnya.

Gambar Ilustrasi vaksin COVID19

Imunisasi membuat tubuh kebal akan virus dan penyakit

Yes, apa yang dokter dengan sapaan Michael bilang ini benar, istilah vaksinasi ini sebenarnya sama dengan imunisasi. "Imunisasi ini ibarat main perang-perangan di dalam tubuh, jadi yang disuntikkan itu adalah bakteri yang telah dilemahkan. Tujuannya agar imun kita jadi kuat, sehingga nanti kalau tubuh perlu 'perang' betulan melawan virus, tubuh kita sudah kebal akan virus tersebut," jelas dokter yang mahfum di bidang kebugaran tubuh ini.

>>> Mobil Juga Perlu Vaksin, Ini Bagian yang Disuntik

Mirip Mobil Uji Emisi

Foto Daihatsu Zebra Master Pick Up sedang uji emisi

Mirip mobil sebelum uji emisi, badan akan 'dinormalkan' dulu

Untuk orang yang memiliki komorbid atau penyakit bawaan, juga ada juklak mengenai hal ini. "Misalnya ada penyakit bawaan seperti hipertensi (darah tinggi), itu nanti penyakit bawaannya disembuhkan dulu, jadi dibuat agar kondisi fisiknya normal, baru boleh divaksin," papar Michael. Hal ini mirip seperti kewajiban uji emisi yang kini sedang marak, mobil yang tidak lulus uji emisi, akan ditune up agar performanya optimal sehingga bisa lulus uji emisi.

Foto tim Cintamobil.com sedang mengemudi menggunakan masker

Setelah divaksin protokol kesehatan juga wajib dijalani

Pria yang juga ahli menangani atlet nasional ini juga menegaskan jika masyarakat tak perlu takut dan khawatir akan efek samping dari vaksinasi ini, "Setiap obat juga ada efek sampingnya, tak perlu khawatir berlebihan," tukasnya sembari menambahkan kebugaran tubuh harus senantiasa dijaga meski sudah divaksin. Sebab kebiasaan sehat nantinya secara otomatis akan menjauhkan tubuh dari penyakit.

>>> Begini Tips Aman Berkendara Kala Pandemi Menurut Dokter

Penulis
Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, Kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com
 
back to top