Sejarah Mitsubishi Lancer Evolution: Monster Gravel Paling Ikonik

21/06/2020

Pasar mobil

7 menit

Share this post:
Sejarah Mitsubishi Lancer Evolution: Monster Gravel Paling Ikonik
Tahun 1990-an, Mitsubishi cukup mendominasi World Rally Championsip (WRC). Hal ini tidak lepas dari Lancer Evolution, salah satu monster gravel paling bengis dan ikonik. Bagaimana kisah lengkapnya? Simak di bawah ini.

Saat ini, kita lebih mengenal Mitsubishi dengan line-up SUV dan Crossover yang saat ini sedang diminati pasar. Padahal pada tahun 1990-an, Mitsubishi merupakan salah satu pabrikan dengan line-up paling menarik di Jepang, mereka punya Eclipse (masih jadi sportscar kompak, belum Crossover), 3000GT, sampai Mitsubishi Lancer Evolution.

>>> Apa sih yang membuat Toyota Supra sebegitu spesialnya? Simak sejarahnya di sini yuk

Dari semuanya, Lancer Evolution dianggap pentolan line-up mobil performa Mitsubishi. Salah satu alasannya tentu karena status mobil homologasi FIA Group A, jadi pada WRC tahun 1990-an, regulasi mengharuskan prototype mobil balap WRC dijual ke publik minimal 2.500 unit.

Dijual sampai 2016, Lancer Evolution hadir dalam 10 generasi berbeda, dengan enam generasi awal merupakan mobil homologasi WRC. Untuk lebih jelasnya, simak sejarah Mitsubishi Lancer Evolution yang disusun oleh tim Cintamobil.com berikut ini.

Mobil reli yang kompak dan lincah

Pada awal tahun 1990-an, tingkat kesulitan trek WRC meningkat secara signifikan. Dan Mitsubishi merasa Galant VR-4, yang jadi andalan sejak 1987, terlalu besar dan membutuhkan mobil yang lebih kompak dan lincah.

Mitsubishi Galant VR-4 beraksi di ajang WRC

Lancer Evolution disiapkan sebagai versi kompak dari Galant VR-4

Oleh karena itu, Mitsubishi menyiapkan Lancer yang lebih kompak dengan komponen mekanis yang ditransfer langsung dari Galant VR-4. Termasuk mesin 4G63T dengan tenaga 244 HP dan torsi 309 Nm yang jadi andalan sampai Lancer Evolution IX, dan juga sistem penggerak All-Wheel Drive.

Mitsubishi Lancer Evolution I hadir dengan dua varian, GSR dengan fitur layaknya mobil jalanan pada umumnya, atau RS yang punya bobot 70 kg lebih ringan dengan memangkas fitur seperti power windows dan Anti-lock Braking System. Meski ditargetkan minimal 2.500 unit terjual, Mitsubishi Lancer Evolution I terjual 5.000 unit antara tahun 1992-1993, semuanya dengan format setir kanan dan khusus pasar Jepang.

Mitsubishi Lancer Evolution I, yang diperkenalkan tahun 1992

Ditargetkan 2.500 unit terjual, Lancer Evolution I laku 5.000 unit

Akhir 1993, Mitsubishi Lancer memperkenalkan Evolution II sebagai homologasi mobil balap WRC 1994. Sepintas tak ada ubahan signifikan pada bagian eksterior, namun di balik itu wheelbase mobil memanjang 10mm, ditambah front & rear tracks yang lebih lebar, dan modifikasi suspensi yang membuat mobil jauh lebih stabil.

>>> Temukan berbagai pilihan mobil baru dan bekas berkualitas di sini

Tenaga mesin 4G63T ditingkatkan jadi 256 HP, namun torsi maksimalnya masih berada di 309 Nm. Sebagian besar mobil yang dijual hadir dengan varian GSR yang memakai pelek OZ lima palang 15-inci, trim RS juga masih tersedia, meski mayoritas mobil tersebut dipakai oleh tim privateer.

Dominasi Tommi Makinen

Awal 1995, Mitsubishi Lancer Evolution III diluncurkan sebagai homologasi mobil balap WRC musim 1995-1996. Dibanding dua pendahulunya, Evo III terlihat lebih agresif dengan bodykit depan, belakang, serta side skirts, sampai spoiler baru. 

Mitsubishi Lancer Evolution III, yang jadi basis mobil WRC tahun 1995-1996

Lancer Evolution III jadi generasi pertama yang mengecap kesuksesan di WRC

Mesin 4G63T juga mendapatkan update turbo baru, yang meningkatkan tenaga mesin jadi 270 HP, dengan torsi yang bertahan di 309-an Nm. Dan pada era ini juga, reputasi Lancer Evolution sebagai mobil reli kelas kakap meroket di tangan pembalap Finlandia, Tommi Makinen dengan gelar juara dunia WRC tahun 1996.

Tommi Makkinen, juara dunia WRC 1999 dengan Mitsubishi Lancer Evolution VI

Dalam kurun 1996-1999, Makinen menorehkan empat gelar beruntun dengan EVO III sampai EVO VI

Buah manis kesuksesan Makinen, reputasi Mitsubishi Lancer Evolution sebagai mobil performa tinggi meluas ke luar Jepang. Hal ini bertepatan juga dengan kehadiran generasi keempat, yang memakai basis Lancer generasi terbaru, dan mesin 4G63T dengan twin-turbo, hasilnya tenaga mobil naik jadi 276 HP dengan torsi 330 Nm. Tampilan eksterior juga mengalami perubahan dengan desain lampu depan dan belakang baru, serta foglamp berukuran besar di tepian bumper depan. 

Mitsubishi Lancer Evolution edisi khusus Tommi Makkinen Edition

Mitsubishi merilis edisi khusus untuk merayakan gelar keempat Makkinen

Dalam kurun waktu 1996-1999, Makinen mendominasi WRC dengan empat gelar juara dunia pembalap secara beruntun menggunakan EVO III sampai EVO VI. Sayang, di saat bersamaan Mitsubishi Ralliart cuma meraih satu gelar konstruktor tahun 1998.

Setelah memastikan gelar keempat beruntun tahun 1999, Mitsubishi memperkenalkan Lancer Evolution Tommi Makinen edition. Berbasis Lancer Evo VI, mobil ini hadir dengan bumper depan tanpa foglamp, pelek Enkei 17 inci, serta jok Recaro dengan logo spesial. Mobil ini juga dikenal sebagai Lancer Evolution 6,5.

Era setelah WRC, debut transmisi otomatis

Tahun 2001, FIA menetapkan regulasi khusus WRC untuk menggantikan Group A, alhasil Lancer Evolution VII jadi generasi pertama Lancer EVO yang bukan mobil homologasi WRC.

Mitsubishi Lancer Evolution VII, yang diperkenalkan tahun 2001

Evolution VII jadi model pertama yang tidak dihomologasi WRC

Basis mobil juga berubah, kini menggunakan Lancer Cedia yang punya dimensi dan bobot lebih besar dibanding Evolution sebelumnya. Namun, Mitsubishi mengakali ubahan tersebut dengan perombakan sasis yang cukup signifikan, salah satunya active center differential dan limited-slip differential yang lebih mumpuni. 

Evolution VII masih mewarisi mesin 4G63T yang sama seperti seniornya, namun dengan beberapa modifikasi yang membuat sistem pendingin bekerja lebih optimal. Tenaga mesin dibatasi di 276 HP, namun torsinya naik menjadi 385 Nm. Dan untuk pertama kalinya sepanjang sejarah Lancer Evolution, hadir varian transmisi otomatis GT-A yang dijual pada tahun 2002, melengkapi dua varian yang sudah lebih dulu dijual sejak generasi pertama, GSR dan RS.

Dua tahun berselang, tepatnya Januari 2003, Mitsubishi Lancer EVO VIII diperkenalkan, dan untuk pertama kalinya sedan sporty ini hadir di pasar Amerika Utara dengan debut di Los Angeles Auto Show, Januari 2003.

Mitsubishi Lancer Evolution VII versi MR FQ-400

Dijual khusus di pasar Inggris, Evolution VIII punya varian bertenaga 405 HP

Selain RS dan GSR, Evolution VIII juga mendapatkan varian baru, MR. Mesin yang dipakai masih sama, 4G63T dengan tenaga dibatasi di 276 HP, namun untuk model yang dijual di Inggris, hadir beberapa varian dengan tenaga lebih besar seperti FQ300 (305 HP), FQ320 (325 HP), FQ340 (345 HP), and FQ400 (405 HP).

Dalam tes yang dilakukan beberapa media di Inggris, Lancer Evolution VIII FQ-400 dapat berakselerasi dari 0-100 dalam waktu 3,5 detik dengan top speed 282 km/jam. 

Mitsubishi Lancer Evolution IX debut pada 3 Maret 2005, bertepatan dengan Geneva Motor Show 2005. Oiya, ada satu fakta unik di EVO IX, yakni hadirnya model estate atau wagon, memang sih hanya 2.500 unit dan dikhususkan untuk pasar Jepang.

Mitsubishi Lancer Evolution IX dengan bentuk body station wagon

Untuk pertama, dan yang terakhir kalinya, Lancer Evolution punya model wagon di generasi ke-9

Secara bobot, Mitsubishi Lancer Evolution IX wagon jauh lebih berat dibandingkan sedan. Fitur pengatur kestabilan seperti Active Yaw Control pun tidak disematkan. Alhasil, model ini tidak terlalu laku jika dibandingkan model sedan, namun akhir-akhir ini model ini tengah jadi incaran para pecinta mobil. Sektor mesin juga belum mengalami perubahan, namun bedanya kini sudah mengadopsi teknologi katup variabel MIVEC pada model tahun 2006. 

Ditutup dengan model serba baru

Memasuki pertengahan tahun 2000-an, tren sedan sport mulai bergeser ke arah Crossover dan SUV yang praktis dan punya daya jelajah tinggi. Namun, hal ini tidak membuat Mitsubishi gentar, mereka justru menyiapkan model yang benar-benar baru untuk Lancer Evolution.

Mitsubishi Concept X yang diperkenalkan di Tokyo Motor Show 2005

Concept-X, cikal bakal Lancer Evolution X

Dirancang oleh Omer Halilhodzic dari Mitsubishi Eropa, konsep Evo terbaru pertama kali muncul pada gelaran Tokyo Auto Show 2005 dengan nama Concept-X.  Dua tahun berselang, Prototype-X mejeng di North American International Auto Show (NAIAS) 2007, yang sudah tampak siap produksi. Selang berapa bulan, Mitsubishi Lancer Evolution X pun diperkenalkan.

>>> Simak terus berita terbaru seputar pasar mobil di sini

Selain desain body yang lebih modern, Lancer Evolution X juga memiliki mesin baru GEMA 4B11T 1.998 cc turbo. Soal tenaga dan torsi juga dibuat beragam, dengan paling kecil 276 HP untuk pasar Jepang, sampai 360 HP untuk varian MR FQ di Inggris.

Untuk pertama kalinya juga, Mitsubishi menyematkan girboks semi-otomatis 6-percepatan SST twin-clutch dengan paddle-shift berbahan magnesium. Transmisi ini menggantikan triptonic yang dipakai di versi GT-A, pilihan girboks manual lima percepatan juga tetap tersedia.

Mitsubishi Lancer Evolution X final edition yang diperkenalkan tahun 2015.

Perjalanan Lancer Evolution ditutup dengan final edition di tahun 2015

Namun, kisah sedan sport dan mobil reli legendaris ini harus terhenti saat Mitsubishi memutuskan untuk tidak menghadirkan suksesor dari Lancer generasi ketujuh, dan menghentikan produksi tahun 2016. Namun sebelum itu, Mitsubishi merilis Final Edition untuk yang mengambil basis dari model GSR dengan girboks manual 5-percepatan sebagai standar. 

Tampilannya dipermanis dengan atap yang diberi finishing hitam, emblem final edition, dan pelek Enkei dengan finishing lebih gelap, unit yang dijual juga sangat terbatas, hanya 3.100 unit di mana 1.000 unit dijual di Jepang dan 1.600 lainnya mendarat di Amerika.

10 generasi Mitsubishi Lancer Evolution

Evolusi Lancer EVO dari generasi pertama sampai kesepuluh

Lahir sebagai homologasi mobil balap WRC, Mitsubishi Lancer Evolution memang selamanya akan dikenang sebagai salah satu mobil reli yang dominan di eranya. Memang sih di beberapa generasi terakhir Lancer Evolution berubah jadi sedan sports normal, namun tetap saja ada aura khas Ralliart yang masih menempel meski tak lagi jadi mobil balap WRC.

>>> Berita otomotif terbaru dari dalam dan luar negeri bisa Anda temukan di sini

Share this post:
Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.
 
back to top