Penjualan mobil di pasar China dikabarkan alami peningkatan selama tiga bulan berturut-turut. Hal ini menandakan bahwa kondisi perekonomian di sana sedang meningkat seiring secara bertahap meredanya pandemi Covid-19.
>>> Proyek Baru Mobil Nasional Malaysia Terus Berlanjut
Penjualan mobil di China terus membaik
Menurut Asosiasi Produsen Mobil China (APMC) , penjualan mobil penumpang seperti sedan dan kendaraan utilitas, serta kendaraan komersial, meningkat 11 persen pada Juni dari tahun sebelumnya menjadi 2,28 juta unit. Angka tersebut juga meningkat 4 persen dari bulan sebelumnya. Pelanggan di pasar mobil terbesar di dunia tersebut perlahan-lahan kembali pergi ke dealer karena pemerintah melonggarkan aturan lockdown.
"Pertumbuhan 11 persen pada Juni yang diperkirakan oleh APMC sebagian besar didorong oleh kendaraan komersial," kata Shi Ji, seorang analis berbasis di Hong Kong. "Tingkat persediaan tinggi di seluruh industri dan pemulihan yang lebih lambat untuk beberapa merek dapat menyebabkan pelebaran diskon di babak kedua." sambungnya.
>>> Petugas Medis Covid-19 Dapatkan Layanan SIM Gratis
Meredanya pandemi Covid-19 membuat industri otomotif di China bangkit kembali
Pemerintah China sendiri telah menambahkan langkah-langkah stimulus untuk bangkitkan industri otomotif seperti potongan pajak untuk menarik pembeli, sementara pembuat mobil yang menutup operasi di tengah wabah virus corona juga menawarkan diskon yang cukup besar.
Pembuat mobil global telah menghabiskan miliaran dolar untuk berekspansi di pasar China, dan produsen mobil seperti Tesla Inc., General Motors, dan Volkswagen Grup terus berinvestasi memanfaatkan potensi pertumbuhan jangka panjang pasar, termasuk untuk kendaraan listrik. APMC menambahkan bahwa kendaraan komersial seperti truk ringan telah mendapat manfaat dari pemulihan ekonomi yang telah mendorong penjualan. Sebuah survei manufaktur yang dirilis minggu ini di China menunjukkan peningkatan akan terus berlanjut.
China merupakan negara pertama yang merasakan dampak dari penyebaran virus corona. Banyak kota-kota lumpuh untuk menekan angka penyebaran. Akibatnya aktivitas jual-beli mobil pun ikut terganggu. Namun penjualan roda empat saat ini terus berangsur meningkat.

