Cari Low MPV dengan Penggerak RWD? Wuling Confero Bisa Jadi Pilihan

05/10/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Wuling Confero bisa menjadi pilihan bagi Anda yang tengah mencari Low MPV dengan sistem penggerak roda belakang atau biasa disebut RWD (Rear Wheel Drive).

Penggerak roda belakang dinilai paling cocok untuk disematkan pada mobil jenis Low Multi Purpose Vehicle atau biasa disingkat Low MPV. Sistem penggerak ini disebut cocok untuk membantu mobil melintasi jalanan Indonesia yang belum sepenuhnya merata. 

Di Indonesia untuk mobil jenis Low MPV saat ini ada beberapa model yang mengusung penggerak roda belakang. Dari tujuh model Low MPV di Tanah Air, tiga diantaranya menggunakan sistem Rear Wheel Drive untuk menyalurkan tenaga.

DN Multisix GIIAS

>>> Ini Sebabnya Toyota Avanza Belasan Tahun Setia Pakai RWD

Toyota Avanza-Daihatsu Xenia Bakal 'Tinggalkan' Wuling Confero?

Ketiga model itu adalah Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, dan juga Wuling Confero. Sedangkan sisanya seperti Mitsubishi Xpander, Nissan Livina, Suzuki Ertiga, dan Honda Mobilio telah menggunakan sistem penggerak roda depan. 

Belakangan dikabarkan Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia juga bakal beralih menyusul Mitsubishi Xpander serta Low MPV lainnya `untuk menggunakan penggerak roda depan pada generasi terbarunya. Kalau nantinya benar-benar ada peralihan dari kedua mobil kembar tersebut, itu artinya mobil Low MPV dengan penggerak roda belakang tersisa Wuling Confero. 

sistem kerja penggerak roda mobil

Sistem penggerak roda belakang mempunyai keuntungan dan kekurangannya tersendiri

Namun juga disebut Daihatsu masih akan mempertahankan Xenia versi RWD berdampingan dengan versi FWD-nya. Untuk kepastiannya tentu harus menunggu peluncuran yang diprediksi akan dilakukan pada akhir Oktober atau November 2021. 

Pemilihan sistem penggerak roda belakang pada Low MPV tentu ada alasannya. Selain bisa melahap banyak medan jalan, mobil dengan sistem penggerak RWD ini juga dinilai bisa lebih kuat mengangkut beban banyak. Hal ini sudah dibuktikan oleh Wuling Confero. 

Belum lama ini Confero terlihat digunakan sebagai kendaraan pengangkut beban di Trans Lintas Sumatra. Hal itu terungkap dari unggahan di grup Facebook Wuling Club Indonesia dimana sebuah Confero DB digunakan untuk kendaraan travel. 

>>> Toyota Avanza 2022 Ramai Disebut Pakai FWD, Apa Kelebihannya?

Harga Wuling Confero Ramah di Kantong

Foto Wuling Confero DB dengan banyak barang bawaan di atap

Wujud Confero saat jadi kendaraan angkut di Trans Lintas Sumatra

Wuling Confero berkelir hitam tidak hanya mengangkut penumpang penuh, tapi juga membawa serta muatan super jumbo di bagian atap. Tidak dijelaskan apa yang dibawa, namun dari ukurannya barang bawaan itu bukan sesuatu yang sedikit dan ringan.

Kemampuan Confero mengangkut beban itu ditunjang oleh mesin berkapasitas 1.500 cc bertenaga maksimum 107 Hp pada 5.800 rpm dan torsi maksimum 142 Nm pada 3.800~4.400 rpm. Sedangkan Confero DB dibekali mesin 98 Hp pada 5.800 rpm dan torsi maksimum  135 Nm pada 3.800~4.200 rpm.

Bagi Anda yang tengah mencari Low MPV dengan penggerak roda belakang, Confero memang bisa menjadi pilihan utama. Terlebih harga jualnya juga cenderung lebih murah ketimbang model lain di kelasnya. Mengutip laman Wuling Motors Indonesia, Confero dibanderol paling murah Rp 146,3 juta dan varian termahalnya Rp 191,3 juta. Perlu dicatat harga ini berlaku selama penerapan diskon PPnBM 100%. 

>>> Luhut Harap Mobil Listrik Wuling Lahir di Indonesia Tahun 2022

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top