Toyota Avanza 2022 Ramai Disebut Pakai FWD, Apa Kelebihannya?

01/10/2021

Mobil baru

3 menit

Share this post:
Toyota Avanza 2022 disebut-sebut bakal mengusung sistem penggerak roda depan alias FWD (Front Wheel Drive). Apa saja ya kelebihan penggerak roda FWD itu?

Sistem penggerak roda belakang yang selama ini melekat erat pada Toyota Avanza tampaknya bakal segera berganti. Pasalnya, Toyota disebut-sebut tak lagi mengandalkan roda belakang sebagai sistem penggerak pada Avanza terbaru. Toyota Avanza 2022 dikabarkan beralih menggunakan penggerak roda depan. 

Sebenarnya bukan hal baru bagi mobil Low MPV menggunakan penggerak roda depan. Sebelumnya rival kuat Avanza seperti Mitsubishi Xpander, Suzuki Ertiga, dan model lainnya pun telah mengusung penggerak roda depan. Bukan tanpa alasan, sistem penggerak roda depan alias FWD (Front Wheel Drive) memang menawarkan sejumlah keuntungan. 

Toyota Avanza

Avanza belasan tahun setia menggunakan penggerak roda belakang

>>> Kalau Toyota Avanza 2022 Punya TSS, Daihatsu Xenia Bakal Dibekali ASA!

1. Biaya Produksi Bisa Lebih Murah

Mobil dengan penggerak roda depan disebut memiliki ongkos produksi lebih murah. Ini lantaran proses penyaluran tenaga tidak dilakukan melalui gardan karena as roda langsung dihubungkan pada mesin dan transmisi. Adanya sistem tersebut membuat komponen dari mobil dengan sistem penggerak FWD lebih sedikit. Keuntungan ini membuat biaya produksi mobil jadi lebih sedikit, sehingga harga mobil pun lebih murah.

desain sistem penggerak roda depan mobil

Sistem penggerak roda depan lebih ringkas

2. BBM Irit

Komponen mobil dengan penggerak roda depan disebut lebih ringkas. Komponen lebih ringkas ini membuat beban mesin bekerja tak terlalu besar. Dengan begitu konsumsi bahan bakar akan lebih irit. 

>>> Toyota Avanza Terbaru Harus Lebih Irit Dari Mobil Ini

3. Kabin Lebih Lega

Posisi mesin pada penggerak roda depan umumnya melintang (tranverse), juga membuat ruang mesin dapat dibuat lebih kompak. Ruang kabin belakang lebih mudah diatur karena tidak adanya axle (gardan) belakang. Lantai bisa dibuat rata dan penumpang mendapatkan kenyamanan lebih saat menempuh perjalanan jauh. Dengan begitu kabin mobil pun bisa dibuat lebih optimal dan lega. 

Bila nanti Toyota Avanza 2022 benar menggunakan FWD, ini merupakan perubahan besar yang dilakukan pada mobil sejuta umat itu. Pasalnya sejak meluncur perdana pada 2003 Avanza setia menggunakan penggerak roda belakang. 

Toyota mengklaim Avanza masih merajai pasaran dengan menjadi pilihan pengguna di kota besar dan pelosok daerah. Bukan tanpa alasan, pemilihan RWD pada Avanza dinilai tepat karena bisa diandalkan di jalanan menanjak. Di samping itu, mobil berpenggerak roda belakang juga memiliki daya angkut besar. 

DN Multisix GIIAS

DN Multisix inilah yang menjadi cikal bakal Avanza-Xenia terbaru

Nyatanya setelah belasan tahun, Avanza bakal mengikuti jejak para rivalnya dengan menggunakan penggerak roda depan. Jejak Avanza beralih menggunakan penggerak roda depan juga tampaknya bakal diikuti oleh sang kembaran Daihatsu Xenia.

Meski begitu Xenia kabarnya masih tetap akan mempertahankan penggerak roda belakang untuk menyasar konsumen fleet. Walhasil bila Avanza berpaling ke penggerak roda depan, maka Low MPV dengan penggerak roda belakang hanya tersisa Xenia dan Wuling Confero. 

Lalu akankah perubahan besar pada Toyota Avanza 2022 bakal mempengaruhi penjualannya? Tentu jawabannya bisa diketahui usai peluncuran Avanza yang disebut bakal dilakukan pada November 2021. 

>>> Ada Aturan PPnBM Baru, Harga Toyota Vios dan Avanza Bakal Setara?

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top