Biodiesel B20 Sekalipun Tak Recommended Buat Mercedes-Benz Diesel

11/10/2018

Pasar mobil
Share this post:
Biodiesel B20 Sekalipun Tak Recommended Buat Mercedes-Benz Diesel
Satu alasan kuat Mercedes-Benz Indonesia meluncurkan The New V 260 adalah soal bahan bakar. Varian V-Class yang sudah dipasarkan di Indonesia yaitu V 200 dan V 220 dibekali mesin berbahan bakar diesel. Sementara The New V 260 dibekali mesin berbahan bakar bensin. Mengapa perbedaan ini diperhitungkan?

Foto Mercedes-Benz V 220 d tampak dari samping depan

Mercedes-Benz V 220 d, mobil MPV berkapasitas besar dengan mesin diesel

Seperti kita tahu ada dua jenis mesin kendaraan bermotor yang paling dikenal masyarakat Indonesia, bensin dan diesel. Mobil bermesin bensin biasanya adalah mobil-mobil penumpang seperti LCGC, sedan, city car, MPV dan SUV. Sedangkan mesin diesel dikenal untuk mobil-mobil niaga ringan macam pick up hingga niaga berat seperti bus dan truk berbagai ukuran. Perbedaan jenis kendaraan dan mesin ini kian menancap dan menjadi stigma yang susah dihapus. Kalau ada mobil bermesin diesel langsung terbersit bahwa mobil itu adalah mobil niaga, begitu pula sebaliknya mobil yang bermesin bensin dianggapnya pasti passenger car.

Sebenarnya anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Sudah banyak mobil penumpang yang mengusung mesin diesel seperti beberapa varian dari Toyota Innova, Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport, dan Isuzu MU-X. Mercedes-Benz Indonesia juga punya model bermesin diesel yaitu MPV V 200 dan V 220 yang dibekali mesin diesel berkapasitas 2.143 cc. Sekali lagi, yang namanya stigma memang sulit dihapus kecuali zaman berganti generasi.

Padahal kalau melihat spesifikasi Mercedes-Benz V 200 atau V 220 yang sudah berstandar Euro 6, masyarakat seharusnya tidak perlu ragu kalau mobil ini benar-benar ramah lingkungan. Bahan bakar yang digunakan juga tidak sembarangan. Hanya Pertamina Dex, bahan bakar spesifikasi tinggi khusus untuk kendaraan bermotor dengan mesin diesel modern dan bukan yang lain. Bahkan bahan bakar Biodiesel B20 yang katanya aman buat mesin diesel juga tak cocok buat Mercedes-Benz V 200 atau V 220.

>>> Tak Disangka, Jualan Mercedes-Benz Meningkat Saat Rupiah Melemah

Foto seorang petugas SPBU Pertamina

Hanya Pertamina Dex yang direkomendasikan buat isi Mercedes-Benz diesel

"Teknologinya belum bisa mengakomodasi B20 karena kapasitasnya tinggi. Tidak disarankan untuk mobil diesel Mercedes-Benz, rekomendasi Pertadex yang lain tidak," kata Hari Arifianto, Deputy Director Marketing Communication Mercedes-Benz Indonesia kepada media di Star Arena Senayan City, Jakarta, Jumat (5/10/2018).

So, karena stigma sudah kadung mendarah daging, Mercedes-Benz Indonesia mantap menghadirkan MPV Mercedes-Benz V 260 bermesin bensin bersama dengan peluncuran hatchback compact Mercedes-Benz A-Class dan sedan coupé empat pintu Mercedes-Benz CLS. Diharapkan The New V 260 varian bensin ini jadi pilihan baru konsumen yang tak menginginkan mobil bermesin diesel meski itu mobil premium.

"Di sektor premium, kendaraan diesel memang kurang populer karena sering diasosiasikan dengan kendaraan niaga. Padahal kalau digunakan sama saja tapi kita nggak memaksakan, ini sesuai selera saja," kata Hari.

>>> Baca Review Lengkap dan Spesifikasi Mercedes-Benz V 220d 2016, Citarasa MPV Asal Jerman

Foto Mercedes-Benz V260 tampak samping

The New V 260 bermesin bensin diharapkan jadi pilihan baru pecinta Mercedes-Benz

>>> Informasi dunia otomotif dalam dan luar negeri terlengkap hanya di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top