Menerka Fitur Honda N7X Concept Pada Versi Produksi

05/05/2021

Mobil baru

5 menit

Share this post:
Kami datang langsung ke Honda Dreams Cafe untuk melihat secara langsung Honda N7X Concept yang dipajang di cafe ini, kami pun mencoba menerka fiturnya

Tak puas hanya diundang oleh PT Honda Prospect Motor dalam acara world premiere Honda N7X Concept dan mengikuti rangkaian press conference-nya secara daring saja. Tim Cintamobil.com pun bergegas datang langsung ke Honda Dreams Cafe untuk melihat secara langsung Honda N7X Concept yang dipajang di cafe ini, dan kami pun mencoba untuk menerka beberapa fiturnya yang kemungkinan akan dimasukkan pada versi produksi.

1. LED Headlight

Foto headlamp Honda N7X

Honda N7X Concept pakai lampu LED demikian pula pada versi produksinya

Fitur pertama yang hampir pasti dimasukkan ke mobil Honda N7X Concept ini adalah lampu utama dengan bohlam tipe Light Emitting Diode (LED). Bohlam LED punya kelebihan dalam hal kehematan penggunaan daya, dan respon yang lebih cepat daripada bohlam halogen. Daya tahan bohlam LED juga sudah cukup baik sehingga menambah umur pakainya. Tak hanya itu saja, stoplamp belakang juga menggunakan LED.

2. Smart Key

Foto tampilan belakang Honda N7X

Honda N7X Concept nantinya sudah pakai Smart Key

Mobil yang akan jadi jagoan Honda Indonesia untuk bertarung di kelas LSUV (Low Sport Utility Vehicle) ini juga akan dibekali dengan Smart Key. Sama seperti produk-produk Honda lainnya di atas Honda Brio dan Mobilio serta BR-V. Salah satu kelebihan dari fitur Smart Key ini adalah Remote Engine Start, jadi pemilik mobil hanya perlu menekan tombol selama beberapa detik untuk menghidupkan mesin dari luar kendaraan.

>>> Honda N7X Siap Hadang Mitsubishi Xpander Cross Dan Toyota Rush

3. Honda Lane Watch

Meski dimensinya tergolong kompak yang membuat pengemudi tak kehilangan rasa percaya diri ketika harus bermanuver, namun Honda juga sepertinya akan menambahkan fitur Honda Lane Watch. Fitur ini bukan hanya berguna saat Anda hendak berbelok, tetapi juga sangat membantu ketika melewati jalan sempit. Sehingga pengemudi juga tak perlu pusing untuk mengukur seberapa lebar bodi mobil terutama untuk sebelah kiri berkat fitur ini.

Foto spion Honda Lane Watch N7X

Pada model clay Honda N7X Concept terdapat dudukan kamera Honda Lane Watch di rumah spion sebelah kiri

Penerapan fitur Honda Lane Watch ini memiliki keuntungan ketika Anda hendak berpindah lajur maka semua objek yang masuk dalam blind spot kendaraan akan terlihat, seperti sepeda motor, pejalan kaki, dan objek lainnya. Uniknya gambar yang tampil ada layar monitor diproses sedemikian rupa agar ringkas dan semua objek tertangkap dengan sempurna oleh kamera yang ada di mobil.

Foto tombol aktivasi Honda Lane Watch

Cara mengaktifkannya tekan tombol ini atau aktifkan lampu sein ke kiri

Ada tiga refrensi panduan jarak yang dapat Anda jadikan patokan memprediksi kedekatan objek pada blind spot mobil Anda. Garis pertama (paling ujung) menunjukkan objek ada 20 meter pada belakang samping dari kendaraan Anda, garis kedua (tengah) menunjukkan jarak objek ada 10 meter dibelakang samping kendaraan Anda, dan yang terakhir garis pertama (yang paling panjang di depan) menunjukkan objek 0 meter di samping kendaraan Anda.

4. Honda Sensing™

Fitur Honda Sensing™ ini meliputi lima fitur utama yang menggunakan pemindai radar di moncong mobil. Dimulai dari CMBS™ (Collision Mitigation Braking System™) yang dapat membantu Anda ketika terdapat kemungkinan kendaraan berbenturan dengan kendaraan lain atau pejalan kaki yang terdeteksi di depan. CMBS™ didesain untuk memberi tanda ketika potensi berbenturan dapat terjadi, yang membantu mengurangi kecepatan kendaraan guna mengurangi dampak benturan yang tak terhindarkan.

Foto tampilan depan Honda N7X

Bisa saja fitur Honda Sensing™ akan tersemat Honda N7X versi produksi

Selanjutnya ada lagi fitur ACC (Adaptive Cruise Control) with LSF (Low Speed Follow). Kedua fitur ini dapat membantu Anda menjaga kestabilan kecepatan kendaraan dan mengatur jarak di belakang kendaraan yang terdeteksi di depan, dan membantu mengurangi kecepatan bahkan menghentikan kendaraan tanpa harus menginjak pedal rem dan menjalankan mobil tanpa harus menginjak pedal gas. Fitur ini bekerja sama dengan RDM (Road Departure Mitigation) yang berfungsi untuk menjaga dan membantu Anda mendeteksi kemungkinan kendaraan Anda keluar dari garis jalur.

Foto panel instrumen Honda Accord Turbo

Honda Sensing™ terpantau pada panel instrumen

Lantas ada lagi fitur LKAS (Lane Keeping Assist System) yang dapat membantu kemudi untuk menjaga kendaraan tetap berada pada jalur yang terdeteksi dan memberikan getaran serta visual di MID (Multi Information Display) jika terdeteksi keluar dari jalur. Tapi patut menjadi catatan, LKAS ini hanya untuk kenyamanan pengemudi, sistem ini bukanlah pengganti dari kontrol mobil Honda N7X Concept ini. Sistem tak akan bekerja saat pengemudi menarik tangan dari setir.

Foto tampilan depan Honda N7X

Honda N7X Concept diprediksi jadi penerus Honda BR-V

Terakhir ada fitur AHB (Auto High-Beam) yang berfungsi membantu Anda saat berjalan di kegelapan malam. Saat berkendara di atas kecepatan 40 km/jam dengan posisi tuas lampu diputar dari low beam ke posisi AUTO. Sistem AHB ini secara intuitif akan berganti antara lampu besar (high beam) dan lampu normal low beam tergantung pada situasi jalanan. Yang perlu digaris bawahi adalah, rangkaian sistem Honda Sensing™ ini tentunya memiliki batasan, terlalu percaya pada fitur ini juga bisa berakibat celaka. maka saran kami Anda harus tetap total control terhadap mobil ini.

>>> Benarkah Honda N7X Concept Bakal Jadi Penerus BR-V di Indonesia?

5. Mesin DOHC

Karena masih berupa mobil purwarupa, jelas bila belum ada informasi mesin apa yang akan digunakan oleh calon pesaing Mitsubishi Xpander Cross, Toyota Rush, dan Suzuki XL7 ini. Cintamobil.com prediksi ia akan menggendong mesin berkode L15ZF seperti yang ada di balik kap mesin Honda City Hatchback RS. Pada hatchback terbaru Honda tersebut mampu menelurkan ouput 121 PS yang bisa diraih pada putaran mesin 6.600 rpm serta torsi 145 NM di putaran mesin 4.300 rpm.

Foto mesin L15ZF Honda

Mesin L15ZF ini cocok diletakkan di balik bonnet Honda N7X versi produksi

Mesin ini punya dua noken as (Camshaft) yang bertugas untuk menggerakan keempat katup pada masing-masing pistonnya. Sehingga diharapkan dapat memasukkan udara dan BBM lebih banyak dibandingkan dengan sistem SOHC (Single Over Head Camshaft). Jika diasumsikan sistem elektroniknya sama, output tenaga dan torsi pada mesin ini bisa lebih besar bila dibandingkan dengan mesin lawas yang masih bersistem SOHC.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com

About Arfian

Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebenarnya salah jurusan saat kuliah. Karena ia mengambil jurusan Ekonomi Akuntansi mengikuti kemauan ayahnya dibanding mengambil kuliah teknik maupun komunikasi yang menjadi minatnya. Namun, passion menulis dan ketertarikannya akan mobil membawanya melamar menjadi jurnalis otomotif.

Gayung pun bersambut, pada tahun 2014 di mana sebelum Arfian wisuda, ia sudah diterima bekerja di Motorplus Weekly. Motorplus Weekly adalah sebuah tabloid dwi mingguan yang mengulas tentang sepeda motor. Lho kok sepeda motor? Yes, karena saat Arfian melamar pekerjaan di anak grup Kompas Gramedia tersebut, hanya posisi itu yang tersedia.

Setelah lulus kuliah Arfian bekerja di sana selama tiga tahun sebagai reporter. Bekerja menjadi jurnalis khusus sepeda motor Arfian jalani dengan semangat dan senang hati. Tak terhitung berapa kali ia menemui narasumber, berkunjung ke bengkel maupun sekadar mencoba sepeda motor baru dari jenis scooter hingga motor besar.

Di tengah perjalanan karirnya, Motorplus Weekly memiliki satu anak usaha lagi yakni Otoplus weekly yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur. Melihat potensi dan passion yang dimiliki Arfian, Editor in Chief Motorplus saat itu, Alm Achmad ‘Feol’ Riswan menugaskan secara khusus Arfian untuk mengisi kolom otomotif roda empat.

Arfian ditugaskan untuk test drive mobil di tabloid Otoplus tersebut mulai tahun 2016. Sampai saat ini sudah ratusan kendaraan baik berjenis truk, bus, hingga mobil sport yang Arfian coba. Kegemarannya menulis dengan detail, terstruktur dan teknis membuat ia memiliki pembaca setia dan dipercaya untuk menjadi test driver di tabloid tersebut. 

Sejak tahun 2018 Arfian bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer dan menjadi Senior Content Writer setahun kemudian. Di tahun 2021 ia dipromosikan menjadi Editor, dan dengan kinerja yang baik di tahun 2021 ini pula ia dipromosikan kembali menjadi Managing Editor untuk website ini.

Roles

Managing Editor, Cintamobil.com

Workplace

Jakarta, Indonesia

Education

2009 - 2014 Trisakti University, Bachelor Degree, Accounting

2006 - 2009 54 Senior High School

2003 - 2006 109 Junior High School

Experience

2014 - 2016 Motorplus & Otoplus, Kompas Gramedia

2018 Content Writer Cintamobil.com

2019 Senior Content Writer Cintamobil.com

2021 Managing Editor Cintamobil.com

Awards

2020 - 3rd Winner, Best Online Write Up Activity & Industry News, Warta Citra Adiwahana

2020 - 2nd Winner, Mitsubishi Journalist Writing Competition - Artikel Online Terbaik

2021 - 1st Winner, Best Online Product Review, Warta Citra Adiwahana

 
back to top