Ingin Mudik? Pelajari Cara Klaim Asuransi Mobil Dalam Perjalanan

12/04/2018

Jual beli
Share this post:
Ingin Mudik? Pelajari Cara Klaim Asuransi Mobil Dalam Perjalanan
Musim mudik tinggal beberapa bulan lagi. Bagi Anda yang ingin pulang kampung dengan kendaraan Anda, perhatikan semua perawatan dan cek kondisi mobil. Selain itu, untuk mencegah serta menanggulangi hal buruk yang terjadi, pastikan juga Anda mengetahui tentang cara klaim asuransi mobil dalam perjalanan.

Dengan padatnya arus mudik setiap tahun di Indonesia, data yang didapatkan dari Dinas Kepolisian mengungkapkan adanya peningkatan musibah kecelakaan di seluruh penjuru Tanah Air. Untuk itu, Anda harus bersiap sedia dengan semua kemungkinan yang ada. Termasuk dengan penanggulangan kecelakaan yang terjadi. Karena itu, Cintamobil akan memberikan beberapa tips tentang cara klaim asuransi mobil dalam perjalanan, terlebih ketika liburan atau mudik.

1. Catat Nomor Polis Mobil

Gambar yang menunjukan nomor polis asuransi pada surat asuransi mobil

Nomor polis mobil sangat penting bagi klaim asuransi

Mencatat nomor polis merupakan salah satu tindakan preventif pertama yang harus Anda lakukan. Nomor polis merupakan salah satu nomor identitas penting karena nomor polis menjadi yang pertama kali ditanyakan petugas asuransi ketika Anda ingin mengajukan klaim. Selain itu, mintalah informasi seputar layanan yang ditawarkan penyelenggara asuransi selama arus mudik atau liburan.

2. Pelajari tata cara pelaporan klaim

Gambar yang menunjukan surat asuransi dengan mobil mainan berwarna merah

Pelajari tata cara klaim asuransi Anda

Pastikan Anda mengetahui tentang proses dan taca cara melaporkan klaim mobil termasuk waktu toleransi yang biasaya ditetapkan oleh pihak asuransi dalam pelaporan klaim. Waktu toleransi biasanya berbeda-beda pada setiap asuransi. Rata-rata pelaporan klaim yang ditetapkan adalah 3x24 jam setelah terjadi kecelakaan. Tapi, beberapa penyelenggara asuransi memberikan tenggang waktu sempai satu bulan untuk mengajukan klaim.

>>> Baca juga Alasan Klaim tidak diterima asuransi

3. Berhati-hati dengan pihak ketiga

Gambar yang menunjukan pengemudi yang sedang bersalaman setelah mengalami tebrakan

Selalu berhati-hati ketika ada pihak ketiga

Jangan gegabah atau terlalu percaya diri saat Anda mengambil alih tanggung jawab jika mengalami kecelakaan yang melibatkan orang ketiga. Untuk lebih aman, pastikan Anda mengkonsultasikan dan minta persetujuan dari penyelenggara asuransi Anda.

4. Foto dokumentasi sangat penting

Gambar yang menunjukan ilustrasi pengemudi yang sedang menelpon disamping mobil berwarna merah

Foto dan segera laporkan ketika Anda mengalami kecelakaan

Jika Anda mengalami kecelakaan, perhatikan terlebih dahulu kondisi Anda dan penumpang. Setelah itu, Anda bisa mengecek kerusakan yang terjadi pada mobil Anda. Jika mobil mendapatkan kerusakan parah sampai tidak bisa jalan, Anda bisa mendokumentasikan segala kerusakan yang terjadi untuk proses klaim asuransi Anda. Jika mobil hanya tergores atau penyok, Anda cukup melapor dan bisa memperbaikinya sepulang mudik.

>>> Baca juga tips jual beli lainnya disini

5. Segera lapor ketika mobil dicuri

Gambar yang menunjukan asuransi yang bertanggung jawab untuk kehilangan mobil

Perhatikan prosedur ketika mobil Anda hilang atau dicuri

Pastikan untuk melapor terlebih dahulu kepada polisi dan penyelenggara asuransi Anda ketika Anda menjadi korban pencurian. Apabila Anda mendapatkan musibah tersebut di luar kota, mintalah instruksi dari pihak asuransi tentang segala sesuatu yang mesti dipersiapkan. Untuk lebih aman, segera minta tenggat waktu untuk pelengkapan berkas kendaraan seperti STNK, BPKB, dan surat pemblokiran dari kepolisian.

6. Gunakan klaim Asuransi Jangka Pendek

Gambar yang menunjukan mobil mainan dengan kalkulator dan surat asuransi

Pertimbangkan menggunakan asuransi jangka pendek

Jika umumnya asuransi kendaraan berkisar antara 3 – 4% dari harga mobil, biaya asuransi jangka pendek ini hanya beberapa persen dari permi normal dan memiliki masa perlindungan selama dua pekan dengan premi berkisar antara Rp. 100 Ribuan. Meskipun beguitu, isi pertanggungan sama dengan asuransi normal. Bagi Anda yang ingin bepergian, ada baiknya untuk mendaftarkan mobil Anda pada asuransi jenis ini.

Mencari tahu tentang penyelenggara asuransi mobil Anda merupakan salah satu hal yang perlu dilakukan pada cara klaim asuransi mobil dalam perjalanan. Pastikan Anda mengerti segala yang berkaitan dengan klaim agar klaim Anda bisa diterima.

>>> Baca juga tips dan trik lainnya disini

Share this post:
 
back to top