Jenis-Jenis Minyak Rem

Share this post:
Jenis-Jenis Minyak Rem
Minyak rem dapat dibagi menjadi 4 jenis berdasarkan spesifikasinya, apa perbedaan setiap jenis minyak rem?

Sebagai pelumas, minyak rem pada mobil berfungsi membuat komponen logam yang bergesekan untuk menghentikan laju kendaraan  tidak mudah aus, tahan panas, dan tidak berubah bentuk pada suhu tinggi. Tahukah Anda minyak rem tergolong dalam berapa jenis?
Minyak rem terdapat 4 jenis, yaitu DOT 3, DOT 4, DOT 5.1 dan DOT 5. Inilah penjelasan untuk setiap jenisnya.

empat botol minyak rem jenis DOT 3
Minyak Rem DOT 3

1. DOT 3

DOT 3 adalah jenis minyak rem yang menggunakan glikol eter. Bagi industri minyak rem, glikol eter adalah material yang paling ekonomis.

Gambar puluhan botol minyak rem jenis DOT 4
Minyak rem DOT 4

2. DOT 4

DOT 4 adalah jenis minyak rem bermaterial glikol eter yang ditambahkan ester borat sebagai aditif. Ester borat dapat membantu memperbaiki beberapa sifat minyak rem seperti meningkatkan titik didih basah dan kering. DOT 4 lebih stabil dan memiliki titik didih yang tinggi. Tetapi begitu cairan mulai menyerap air, titik didih minyak rem DOT 4 akan jatuh secara drastis dan lebih cepat daripada minyak rem DOT 3. Menurut standar FMVSS116, DOT 4 memiliki titik didih kering minimum 230°C dan titik didih basah minimum 155°C.
>>> Baca juga: Kapan waktunya ganti minyak rem?

botol minyak rem DOT 5.1
Minyak rem DOT 5.1

3. DOT 5.1

DOT 5.1 merupakan minyak rem yang sering disebut DOT 4 Plus atau Super DOT 4. Jenis minyak rem ini merupakan minyak rem berbasis glikol eter yang telah memenuhi standar performa DOT 5. Minyak rem DOT 5.1 memiliki struktur kimia yang sama dengan minyak rem DOT 4, sehingga minyak rem ini dapat langsung dicampurkan dengan minyak rem jenis DOT 3 dan DOT 4.
>>> Untuk tips dan trik merawat mobil lainnya, klik sini

Gambar sebuah botol minyak rem jenis DOT 5
Minyak rem DOT 5

4. DOT 5

DOT 5 merupakan minyak rem yang berbeda dari yang lain karena berbahan dasar dari cairan silikon. Minyak rem jenis ini sangat unggul pada pertahanan terhadap korosi dan nilai titik didih yang tinggi. Hal ini disebabkan karena DOT 5 tidak menyerap air. DOT 5 sering digunakan pada kendaraan militer yang disimpan bertahun-tahun tanpa pemeliharaan dan harus dapat langsung bekerja secepatnya saat dibutuhkan.
Itulah 4 jenis minyak rem yang kami ingin memperkenalkan kepada anda sekalian. Somoga tulisan ini sudah menambah sedikit pengetahuan dalam bidang perawatan dan servis mobil untuk sobat-sobat.
>>> Klik sini untuk membaca tulisan lain tentang pengalaman, tips dan trik pemakaian mobil

Share this post:
 
back to top