Pecinta Avanza & Confero Wajib Baca! Inilah Kelebihan Kekurangan Mobil RWD

07/10/2021

Pengemudian

2 menit

Share this post:
Artikel ini merupakan pendapat tim Cintamobil.com dengan tetap mengamati fakta yang ada di lapangan dan juga rangkuman hasil tes drive yang telah kami lakukan

Toyota Avanza & Wuling Confero adalah dua mobil RWD (Rear Wheel Drive) alias penggerak roda belakang yang populer di Indonesia. Meski secara penjualan Confero belum bisa melampaui Avanza tapi kedua mobil ini tetap digemari di Indonesia. Pembahasan ini sengaja kami buat karena penggemar penggerak jenis ini fanatis banget.

Kelebihan Mobil RWD

1. RWD Lebih Enak Buat Start Saat Nanjak

Saat start (mulai jalan) di tanjakan, mobil berpenggerak RWD itu jauh lebih baik. Karena saat menanjak bobot berpindah ke belakang, dan roda belakang itu cenderung mendapatkan traksi yang lebih baik dibanding roda depan, sehingga ketika digas ban akan mendapatkan traksi yang lebih baik ke roda belakang, jadi gampang buat nanjak deh.

Mitsubishi Xpander Sport Kesulitan Nanjak

Kalau dari posisi berhenti, mobil FWD lebih sulit menanjak

Sedangkan kalau penggerak roda depan, kalau mobilnya enggak punya kontrol traksi atau kontrol stabilitas yang bagus, dengan mesin bertenaga besar sekalipun, roda depan akan cenderung spin (kehilangan traksi). Apalagi kalau mesinnya punya tenaga kecil, maka hampir dipastikan sulit untuk menanjak. Tak heran Avanza & Confero digemari konsumen terutama di daerah.

>>> Mitsubishi Xpander Susah Nanjak karena FWD? Skill Sopir Juga Penting!

2. Durabilitas Kaki-Kaki Cenderung Lebih Baik

Mobil berpenggerak roda belakang, poros rodanya itu tidak capek, karena kaki-kaki depan hanya berfungsi untuk mengarahkan mobil, tak seperti mobil penggerak roda depan yang punya fungsi ganda seperti menjalankan mobil, dan mengarahkan mobil (belok, narik, dsb) dan juga untuk mengerem.

Ban & Velg Toyota Avanza

Kaki-kaki mobil RWD lebih 'bandel'

Sekadar informasi rem utama pada kendaraan termasuk mobil itu ada di depan, sebab mobil bergerak ke depan. Maka tak heran durabilitas kaki-kaki mobil RWD lebih tahan lama (enggak gampang fatique) dan tangguh di jalan rusak.

3. Mobil RWD Punya Radius Putar Kecil (Pendek)

Sepanjang kami mengetes mobil baru bahkan mobil bekas sekalipun, dapat kami simpulkan kalau rata-rata mobil berformat gerak RWD itu punya radius putar yang lebih kecil dari FWD. Mobil FWD turning radiusnya cenderung agak besar.

Toyota Avanza Veloz 2019

Radius putar Avanza tak sampai 4,9 meter

Hal itu disebabkan ketika mobil FWD belok ia terbatas dengan shaft yang berfungsi untuk memutar roda, jadi gerakan roda terbatas pada kopel kecil pemutar roda itu. Sehingga sudut belok bannya tidak bisa se-patah mobil RWD yang enggak memiliki mekanisme penggerak di roda depannya. 

Kekurangan Mobil RWD

1. Power Loss (Kerugian Gesek Besar)

Seperti yang kita tahu bahwa untuk menyalurkan tenaga mesin di depan ke roda belakang membutuhkan 'perantara' dalam hal ini kopel (drive shaft) yang membujur dari depan ke gardan belakang.

Gardan Mitsubishi Triton 2019

Suara gardan dan kopel sedikit menyusup ke kabin

Sehingga secara power, mobil RWD loss (kerugian) powernya lebih besar dari FWD. Apalagi untuk sebuah MPV / SUV 7-penumpang itu akan terasa, beda cerita jika power mobilnya lebih dari 300 HP mungkin tak terlalu terasa power loss tersebut.

Mesin Wuling Confero 2021

Tenaga mesin banyak tereduksi kerugian gesek

Sekadar info, power loss akan berpengaruh ke banyak hal, semisal akselerasi cenderung lebih pelan, dan konsumsi BBM biasanya lebih boros. Contoh riil adalah Wuling Confero yang konsumsi BBMnya tidak sehemat rival sekelasnya yang mengusung format sama (mesin depan, penggerak belakang) semisal Toyota Avanza.

>>> Lebih Kencang Mana, Mobil RWD atau AWD?

2. Kabin Cenderung Lebih Berisik

Bila peredaman kabinnya tidak terlalu bagus, maka biasanya bunyi gardan dan kopel akan sedikit terdengar pada mobil berpenggerak roda belakang. Contoh di Wuling Confero, saat kami coba untuk berjalan konstan di kecepatan 100 km/jam akan terdengar bunyi agak mendengung.

Wuling Confero 2021

Saat melaju di kecepatan 100 km/jam mobil RWD cenderung agak berisik

Memang, bunyi ini sayup-sayup tapi tetap terasa cukup mengganggu. Apalagi bagi Anda yang sering menggunakan mobil untuk ke luar kota yang lalu lintasnya butuh cruising di kecepatan menengah hingga tinggi.

Toyota New Avanza Veloz 2019

Mana yang paling baik? Kembali ke Anda

Lantas mana yang terbaik? Well, kalau Anda bertanya mana yang lebih baik apakah mobil FWD atau RWD, tim Cintamobil.com tidak bisa menentukan secara absolut mana yang paling baik, karena semua ada plus-minusnya, semua ada kelebihan dan kekurangannya. Jadi semua kembali ke kebutuhan Anda...

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com

About Arfian

Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebenarnya salah jurusan saat kuliah. Karena ia mengambil jurusan Ekonomi Akuntansi mengikuti kemauan ayahnya dibanding mengambil kuliah teknik maupun komunikasi yang menjadi minatnya. Namun, passion menulis dan ketertarikannya akan mobil membawanya melamar menjadi jurnalis otomotif.

Gayung pun bersambut, pada tahun 2014 di mana sebelum Arfian wisuda, ia sudah diterima bekerja di Motorplus Weekly. Motorplus Weekly adalah sebuah tabloid dwi mingguan yang mengulas tentang sepeda motor. Lho kok sepeda motor? Yes, karena saat Arfian melamar pekerjaan di anak grup Kompas Gramedia tersebut, hanya posisi itu yang tersedia.

Setelah lulus kuliah Arfian bekerja di sana selama tiga tahun sebagai reporter. Bekerja menjadi jurnalis khusus sepeda motor Arfian jalani dengan semangat dan senang hati. Tak terhitung berapa kali ia menemui narasumber, berkunjung ke bengkel maupun sekadar mencoba sepeda motor baru dari jenis scooter hingga motor besar.

Di tengah perjalanan karirnya, Motorplus Weekly memiliki satu anak usaha lagi yakni Otoplus weekly yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur. Melihat potensi dan passion yang dimiliki Arfian, Editor in Chief Motorplus saat itu, Alm Achmad ‘Feol’ Riswan menugaskan secara khusus Arfian untuk mengisi kolom otomotif roda empat.

Arfian ditugaskan untuk test drive mobil di tabloid Otoplus tersebut mulai tahun 2016. Sampai saat ini sudah ratusan kendaraan baik berjenis truk, bus, hingga mobil sport yang Arfian coba. Kegemarannya menulis dengan detail, terstruktur dan teknis membuat ia memiliki pembaca setia dan dipercaya untuk menjadi test driver di tabloid tersebut. 

Sejak tahun 2018 Arfian bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer dan menjadi Senior Content Writer setahun kemudian. Di tahun 2021 ia dipromosikan menjadi Editor, dan dengan kinerja yang baik di tahun 2021 ini pula ia dipromosikan kembali menjadi Managing Editor untuk website ini.

Roles

Managing Editor, Cintamobil.com

Workplace

Jakarta, Indonesia

Education

2009 - 2014 Trisakti University, Bachelor Degree, Accounting

2006 - 2009 54 Senior High School

2003 - 2006 109 Junior High School

Experience

2014 - 2016 Motorplus & Otoplus, Kompas Gramedia

2018 Content Writer Cintamobil.com

2019 Senior Content Writer Cintamobil.com

2021 Managing Editor Cintamobil.com

Awards

2020 - 3rd Winner, Best Online Write Up Activity & Industry News, Warta Citra Adiwahana

2020 - 2nd Winner, Mitsubishi Journalist Writing Competition - Artikel Online Terbaik

2021 - 1st Winner, Best Online Product Review, Warta Citra Adiwahana

 
back to top