Lelah Ketika Berpuasa? Mengemudi Ketika Lelah Sama Berbahayanya dengan Mabuk: Studi

09/05/2019
Pada awal-awal puasa, tubuh menjadi lebih cepat lelah dibandingkan untuk beradaptasi. Karena itu, hindari untuk mengemudi ketika mengalami kelelahan. Penelitian terbaru menunjukan mengemudi ketika lelah sama berbahayanya dengan mengemudi ketika mabuk.

Sebuah penelitian yang dilakukan untuk parlemen Australia tersebut mengatakan mengemudi ketika lelah terlebih setelah bangun lebih dari 17 jam sama dengan mengemudi dengan kandungan alkohol dalam darah 0.05 persen dalam hal waktu bereaksi, kewaspadaan, dan penilaian di jalan.

Amerika Serikat, Meksiko, dan banyak negara mempertimbangkan kadar diatas 0.08 persen alkohol dalam darah dilarang untuk mengemudi. Sedangkan negara lain seperti Australia, Kanada, dan sebagian besar Eropa menggunakan standar 0.05 persen. Sejumlah negara termasuk Jepang (0.03) dan Cina (0.02) bahkan lebih ketat lagi dalam mengatur warga negaranya.

pengemudi wanita berbaju putih yang berkendara ketika lelah

Berkendara ketika lelah sama berbahaya dengan berkendara saat mabuk

>>> Inilah Rahasianya, Tips Efektif Cegah Ngantuk Di Bulan Puasa

Setiap orang memproses alkohol di dalam tubuh dengan cara berbeda. Tetapi rata-rata wanita dengan berat 45 kg akan mencapai kadar 0.05 persen setelah mengkonsumsi satu minuman keras dalam satu jam. Seorang wanita dengan berat 80 kg akan membutuhkan dua gelas.

Sementara itu, seorang pria dengan berat 68 kg dan metabolism tubuh rata-rata akan mencapai 0.05 kadar alkohol dalam darah 0.05 persen setelah dua gelas minuman dalam satu jam, dibandingkan dengan seorang pria seberat 100 kg yang mencapai kadar 0.05 setelah tiga gelas minuman.

>>> Temukan tips pengemudian lainnya di sini

Laporan dari Australia tersebut cocok dengan penelitian serupa yang dikeluarkan akhir tahun lalu oleh Yayasan AAA untuk Keselamatan Lalu Lintas. Penelitian tersebut menemukan bahwa 8.8% hingga 9.5% dari semua kecelakaan melibatkan rasa kantuk mengemudi.

Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika (NHTSA) memperkirakan bahwa 795 orang meninggal di Amerika Serikat karena mengemudi dalam keadaan mengantuk pada tahun 2017. Kejadian tersebut paling umum antara tengah mahal dan pukul 6 pagi, serta pada sore hari ketika manusia mengalami penurunan ritme sirkadian.

>>> Sedang mencari mobil berbagai merek? Kami punya pilihannya!

pengemudi berbaju hitam yang berkendara di sore hari

Berkendara di sore hari merupakan waktu paling rentan ketika berpuasa

Sore hari adalah waktu paling rentan untuk mengalami kelelahan setelah berpuasa seharian penuh. Untuk menghindari mengemudi ketika lelah, NHTSA merekomendasikan pengemudi yang merasa mengantuk untuk tidur sebentar di tempat yang aman. Tidur 20 menit untuk mengembalikan konsentrasi di kantor sebelum pulang atau berkendara bisa menjadi pilihan.

Padli Nurdin

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
11

berita lain