Ini yang Harus Dilakukan Ketika Mobil Tidak Kuat Naik di Tanjakan

22/06/2020

Pengemudian

5 menit

Share this post:
Ini yang Harus Dilakukan Ketika Mobil Tidak Kuat Naik di Tanjakan
Ketika mobil tidak kuat naik di tanjakan, ada beberapa hal yang harus Anda dilakukan. Baik itu mobil bertransmisi otomatis atau mobil dengan transmisi manual.

Saat seseorang sudah memutuskan untuk mengemudi mobil, maka ia sudah harus siap menghadapi berbagai situasi yang muncul. Mulai dari beragamnya karakter pengguna jalan lain, sampai kontur jalan yang akan ditemui pun terkadang tidak sama.

Mungkin, jalan yang Anda lalui sama-sama jalan beraspal. Namun tidak semuanya jalan punya kontur seragam. Terkadang Anda juga akan menemui jalan menurun dan jalan menanjak. Terlebih lagi jika Anda melakukan perjalanan jauh, misalnya berpergian ke luar kota. Dengan kondisi geografis di Indonesia, maka kemungkinan menemui jalan dengan turunan atau tanjakan cukup curam amat mungkin terjadi.

Lalu bagaimana jika ketika menemukan kontur jalan seperti itu mobil tidak kuat naik di tanjakan? Apakah hal tersebut memang karena kesalahan pada mobil, atau malah Anda yang sebenarnya kurang memiliki teknik berkendara yang cukup baik? Berikut tipsnya dari Cintamobil.com dilansir dalam laman resmi Toyota Indonesia.

1. Jangan Panik

Pengemudi marah

Tetap tenang walau mobil tidak kuat menghadapi jalan menanjak

Ketika sedangn nyetir namun ternyata mobil tidak kuat naik di tanjakan, maka hal pertama yang wajib Anda lakukan adalah jangan panik. Karena jika panik maka Anda tidak dapat berpikir jernih untuk mementukan apa tindakan yang patut dilakanakan selanjutnya.

>>> Begini Cara Mengemudi Mobil Manual di Jalan Macet

2. Injak Rem Sekuat-kuatnya

Saat mobil tidak mampu merambat naik pada jalanan dengan kemiringan cukup terjal, maka segeralah menginjak peda rem sekuat tenaga. Hal ini dapat Anda lakukan demi menjaga mobil tidak merosot mundur yang bisa berakibat mencelakakan Anda dan juga pengguna jalan lain yang posisi di belakang mobil.

3. Geser Tuas Transmisi ke Posisi N atau P

Tuas transmisi otomatis

Pastikan transmisi ada di posisi N atau P dan mobil berhenti

Setelah berhenti, jika mobil tidak kuat naik di tanjakan maka segeralah geser tuas transmisi ke posisi N (Netral) untuk mobil transmisi manual, atau ke posisi P (Parking) untuk mobil transmisi otomatis.

>>> Engine Brake Adalah Penyelamat Berkendara? Lihat Dulu Cara Kerjanya

4. Aktifkan Parking Brake / Hand Brake

Agar mobil tetap dalam posisinya, setelah menginak pedal rem, bantu pula putaran roda dengan mengaktifkan parking brake. Anda bisa mengangkat tuas rem tangan (hand brake) sampai posisi paling tinggi.

5. Lepas Kaki dari Pedal Rem

Tombol parking brake

Bantu pengereman mobil dengan mengaktifkan rem tangan

Setelah parking brake diaktifkan, otomatis posisi mobil akan tertahan dan tidak lagi merosot. Namun untuk memastikannya, angkat perlahan kaki kanan dari pedal rem sedikti demi sedikit. Jika mobil terasa sudah benar-benar tidak bergerak, maka boleh angkat sepenuhnya kaki kanan dari pedal rem.

>>> Cek harga mobil baru terlengkap beserta promo dan diskon menariknya

6. Matikan AC

Jika kondisi mobil sudah terkendali, maka saatnya untuk mencoba kembali kemampuan mobil untuk merangkak naik melalui jalanan terjal yang sedang Anda temui. Jika mesin sempat mati saat mobil tak kuat naik di tanjakan, maka hidupkan kembai mesin. Pastikan mobil dalam keadaan tidak terjadi masalah, misalnya overheat atau lainnya. Kemudian matikan AC agar beban kerja mesin sedikit berkurang, sehingga tenaga mesin bisa lebih besar.

7. Masukkan Gigi 1 atau L

Mobil transmisi matik

Gunakan gigi rendah saat akan melalui jalan menanjak

Langkah selanjutnya untuk mobil transmisi manual posisikan tuas transmisi di gigi 1. Sementara untuk mobil otomatis posisi tuas transmisi sebaiknya di L (Low) atau D-1.

>>> Ingin cari mobil baru? Baca ulasan reviewnya disini sebelum membeli

8. Injak Kopling dan Rem Bersamaan

Kemudian pastikan kaki kiri menginjak penuh pedal kopling dan kaki kanan menginjak penuh pedal rem. Untuk mobil transmisi otomatis, cukup kaki kanan yang menginjak pedal rem sementara kaki kiri bisa disitirahatkan.

9. Tangan Kiri Siap di Tuas Parking Brake

Nyetir mobil sore hari

Siap-siaplah untuk kembali melanjutkan perjalanan

Siap-siaplah untuk mulai kembali melanjutkan perjalanan Anda. Namum pastikan tangan kiri untuk tetap siaga di tuas parking brake (hand brake). Sementara tangan kanan bertugas mengontrol pergerakan lingkar kemudi.

>>> Temukan listing mobil bekas paling lengkap cuma di Cintamobil.com

10. Siap-siap Kaki di Pedal Rem dan Gas

Berikutnya mulailah kembali mengemudi. Caranya, untuk pengguna mobil transmisi manual angkat kaki kanan dari pedal rem dan pindahkan ke pedal gas. Kemudian angkat sedikit demi sedikit kaki kiri dari pedal kopling sampai dirasa ada koneksi antaran mesin dan transmisi dengan ditandai mobil seperti akan kembali melaju. Sedangkan untuk pengguna mobil transmisi otomatis, Anda cukup lakukan pelepasan kaki kanan dari pedal rem sedikit demi sedikit.

11. Lepas Parking Brake dan Melajulah Kembali

Jika mobil dirasa sudah mulai terasa ingin melaju, lepas parking brake secara gradual. Biasanya kondisi ini akan dimulai dengan mobil terasa sedikit mundur. Jangan panik, tambah tekanan pedal gas agar mobil bisa kembali melaju. Jaga putaran mesin minimal di 3.000-4.000 rpm agar tenaga mesin dapat terus terisi hingga mobil dapat melalui medan tanjakan tersebut.

>>> Tips dan trik menarik lainnya seputar mobil bisa Anda baca disini

Share this post:
Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top