Sejarah Baleno, Produk Value For Money Dari Suzuki

26/07/2022

Pasar mobil

5 menit

Share this post:
Sejarah Baleno, Produk Value For Money Dari Suzuki
Baleno adalah salah satu produk Suzuki yang cukup fenomenal, ia menggantikan Suzuki Esteem sebagai salah satu produk yang paling Value For Money dari Suzuki...

Sejak hadir di Indonesia tahun 1995, Suzuki Baleno telah mengalami transformasi dari model sedan hingga menjadi model hatchback. Meski begitu, eksistensi Suzuki Baleno dan antusiasme masyarakat terhadap salah satu mobil legendaris Suzuki ini tak pernah hilang.

Tahun ini, Suzuki Baleno memasuki tahun ke-27 mengaspal di Tanah Air. Baleno memiliki sejumlah catatan perjalanan yang menarik, berawal dari sedan pertama dengan mesin karburator G16B SOHC berkapasitas 1.600 cc, hingga menjadi mobil hatchback yang modern dan sporty dengan mesin K14B berkapasitas 1.4 liter.

“Baleno sudah 27 tahun hadir di Indonesia. Banyak sekali masyarakat yang memiliki kenangan bersama Baleno dari mulai berbentuk sedan hingga kini menjadi hatchback," tutur Donny Ismi Saputra, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Generasi Pertama Suzuki Baleno (1995-2003)

Baleno mulai mengaspal di Indonesia tahun 1995. Baleno diperkenalkan dengan mesin empat silinder berkapasitas 1.600 cc, teknologi fuel injection, dan satu varian transmisi manual dengan 5 percepatan.

Suzuki Indonesia menghadirkan Baleno generasi pertama ini dengan keunggulannya akan konsumsi bahan bakar yang efisien dan bantingan suspensi yang empuk. Di tahun 2000, Suzuki Indonesia mengenalkan Baleno Millenium sebagai facelift pertama dengan kapasitas mesin 1.500 cc.

Eksterior Baleno yang bentuknya lebih oval dan bergaya berkat ubahan pada grille, lampu utama, dan pelek membuatnya tampil lebih modern pada masanya. Facelift pertama ini juga dilengkapi dengan fitur-fitur seperti tilt steering, central lock, power steering, dan head unit double DIN. Di tahun 2002, Suzuki Indonesia memberikan sedikit ubahan pada desain pelek dan grille yang dibuat lebih sporty. 

>>> Generasi Baru Dirilis, Suzuki Baleno 2022 Dibuat Semakin Modern

Generasi Kedua: Suzuki Baleno Next-G (2003-2007)

Suzuki memberikan ubahan yang cukup signifikan pada Baleno generasi kedua ini. Dikenal dengan nama Baleno Next-G, Baleno generasi kedua memiliki ubahan bodi, sasis, dan interior yang disesuaikan dengan pergeseran tren saat itu.

Dari segi interior, panel meter hadir dengan model digital yang lebih modern. Ruang kabinnya pun didesain lebih luas dan lega dari pada Baleno generasi pertama. Selain eksterior dan interior, Baleno Next-G juga telah dilengkapi fitur keselamatan modern seperti ABS (Auto Braking System) dan EBD (Electronic Brake-force Distribution).

Untuk menunjang keselamatan pengendara. Dengan mesin M15A berteknologi VVT dan berkapasitas 1.500 cc, menghasilkan tenaga hingga 100 hp pada 5.900 rpm dan torsi 133 Nm pada 3.100 rpm.

Untuk transmisi, Baleno generasi kedua memiliki varian manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan. Dua tahun setelahnya, di tahun 2005, Suzuki kembali menghadirkan sedikit ubahan pada Baleno Next-G dengan bodi dan grille baru, warna dan desain interior yang berubah, serta hadirnya MID (Multi Information Display) di tengah dasbor.

>>> [INFOGRAFIK] Mengenal Sejarah Suzuki Baleno, Dari Sedan hingga Hatchback

Generasi Ketiga: Suzuki Neo Baleno (2008-2010)

Di tahun 2008, Baleno hadir dengan nama Neo Baleno. Desain jauh lebih modern terutama pada bagian lampu utama yang memanjang hingga bagian fender dan kap mesin. Bodi mobil pun cenderung dibentuk lebih bulat hingga mirip dengan Baleno generasi pertama.

Mengandalkan mesin M15A, Neo Baleno hadir dengan fitur yang lebih lengkap dari Baleno generasi kedua. Namun, adanya pergeseran kebutuhan konsumen membuat Suzuki berhenti memasarkan Baleno, baik generasi pertama, kedua, dan ketiga di tahun 2010.

>>> Ini Saatnya Berburu Suzuki Baleno New Old Stock Dengan Diskon Hingga Rp 30 Juta!

Generasi Keempat: Suzuki New Baleno (2017-2019)

Setelah hampir 7 tahun rehat, Suzuki Indonesia kembali mengenalkan Baleno dengan konsep baru di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show, 10 Agustus 2017. Dengan mengusung tagline ‘The Complete Hatchback’, New Baleno menghadirkan eksterior berkonsep liquid flow dan desain yang lebih mewah.

New Baleno pada tahun ini menjadi mobil hatchback yang elegan dan sporty. Di generasi ini, New Baleno sudah mengandalkan platform generasi terbaru yaitu HEARTECT yang ringan namun kokoh.

Dengan mesin K14B dengan kapasitas 1.373 cc, New Baleno dapat mengeluarkan tenaga sebesar 92,4 ps pada 6.000 rpm dan torsi sebesar 130 Nm pada 4.200 rpm. Mobil generasi terbaru ini menghadirkan MID yang lebih informatif bagi pengendara, serta fitur-fitur lain seperti Auto Climate Control yang dapat memudahkan pengendara dalam menentukan tingkat temperatur di dalam kabin. 

Suzuki New Baleno Facelift (2019-sekarang)

Di pengujung tahun 2019 lalu, Suzuki Indonesia kembali memperkenalkan generasi terbaru dari New Baleno dengan beberapa penyegaran. New Baleno yang kini telah mengaspal sebagai mobil pada segmentasi hatchback ini mampu memproduksi tenaga hingga 92,4 ps pada 6.000 rpm, dan torsinya 130 Nm pada 4.200 rpm.

Selain tenaganya, New Suzuki Baleno facelift ini hadir dengan desain bumper depan yang lebih sporty, grille yang lebih lebar, pelek berukuran 16 inci, penambahan LED Projector Headlamp, serta desain fog lamp yang lebih bergaya.

INFOFRAGIK Sejarah Suzuki Baleno

Sejarah Suzuki Baleno

Pada bagian interior, New Baleno facelift ini datang dengan nuansa kabin berwarna abu gelap yang lebih elegan serta memprioritaskan kenyamanan pengemudi dengan adanya tuas yang dapat mengatur tinggi rendahnya posisi jok sehingga lebih ergonomis. 

Transformasi yang terjadi pada Baleno merupakan salah satu upaya Suzuki untuk memenuhi dinamika kebutuhan konsumen Indonesia yang terus berkembang. Tapi yang pasti kami selalu mengutamakan kualitas setiap kendaraan yang kami produksi,” tutup Donny sapaan akrab dari Donny Ismi Saputra.

>>> Baca juga Suzuki Baleno bekas

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com About Arfian Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebenarnya salah jur
 
back to top