Pandemi Covid-19 Membuat Mahindra Rela Melepas SsangYong Motors

23/06/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Pandemi Covid-19 Membuat Mahindra Rela Melepas SsangYong Motors
Pandemi virus Corona yang melanda dunia di tahun ini buat Mahindra rela melepas saham terbesarnya di produsen mobil kelima terbesar di Korea, SsangYong Motors.

SsangYong Motor dilaporkan sedang mencari investor baru setelah Mahindra mengatakan bahwa pihaknya bersedia melepaskan kepemilikan sahamnya di produsen mobil asal Korea Selatan itu. Sebelumnya Mahindra telah menyelamatkan SsangYong dari kebangkrutan di tahun 2010, dan saat ini memegang 74,65% saham perusahaan.

>>> Lahir Untuk Menakuti Sedan Jerman, Simak Sejarah Singkat Lexus IS

Gambar menunjukan Mahindra Roxor

Mahindra pertama kali akuisisi SsangYong di tahun 2010 silam

Isu ini muncul pertama kali ketika beredar kabar pada bulan April, ketika Mahindra mengatakan tidak akan lagi berinvestasi di SsangYong dan telah meminta SsangYong  untuk mencari pendanaan di tempat lain.

Mahaindra sebelumnya mengatakan akan memberikan investasi sebesar $ 423 juta ke SsangYong yang diharapkan menguntungkan di tahun 2022, tetapi kemudian Covid-19 muncul, secara efektif mengakhiri rencana itu.

Menurut media Korea Selatan, SsangYong dilaporkan telah memilih Samsung Securities sebagai calon investor perusahaan selanjutnya.

Mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada media setempat, mengatakan bahwa produsen mobil Cina Geely dan BYD mungkin tertarik pada perusahaan Korea itu, tetapi seorang perwakilan untuk Geely menyatakan perusahaan tidak memiliki rencana untuk berpartisipasi dalam penawaran apa pun untuk SsangYong, sementara itu BYD menolak berkomentar mengenai kabar ini.

>>> Jual-Beli Online Bisa Selamatkan Industri Otomotif Lokal Selama Pandemi

Gambar menunjukan SUV Korando

Tampilan eksterior dari SsangYong Korando 2019

SsangYong Motors memang sudah sejak lama mengalami masalah keuangan. Perusahaan melaporkan kerugian operasional triwulanan ke-13 berturut-turut pada Januari-Maret di tahun ini, dan sangat terbebani oleh utang. Penjualan kendaraannya dilaporkan juga tak kunjung membaik dan menurun setiap tahun. Merek Korea ini hanya mampu menjual 14.627 kendaraan di Eropa tahun lalu, turun 10% dari 16.082 unit yang terjual pada 2018.

Awal tahun ini, SsangYong Motors telah merencanakan untuk mulai menjual versi tenaga listrik murni dari SUV Korando di Eropa. Model listrik itu akan ditampilkan pada Geneva Motor Show tahun ini, yang akhirnya dibatalkan karena wabah pandemi Covid-19.

>>> Berita otomotif menarik lainnya bisa Anda baca di sini

Share this post:
Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top