Nasib Penjualan Mobil Bekas di Tengah Diskon PPnBM Mobil Baru

26/03/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Nasib Penjualan Mobil Bekas di Tengah Diskon PPnBM Mobil Baru
Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan aturan diskon PPnBM yang akan diaplikasikan sepanjang tahun ini. Lalu bagaimana dengan nasib penjualan mobil bekas?

Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan aturan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan roda empat mulai Maret hingga Desember 2021 mendatang. Insentif ini merupakan cara untuk membangkitkan industri otomotif di tengah pandemi.

>>> Tak Seperti 21 Model Lain, Diskon  PPnBM Mobil 1.500-2.500 cc Hanya Sampai 50%

Gambar menunjukan Toyota Fortuner

Harga Fortuner juga bakal turun berkat adanya relaksasi PPnBM

Penjualan Mobil Baru Meningkat Pesat

Dalam skemanya, tidak semua tipe mobil mendapatkan keringanan pajak. Kebijakan relaksasi PPnBM hanya berlaku pada model-model yang diproduksi dalam negeri dengan kapasitas mesin kurang dari 1.500 cc dan mempunyai kandungan komponen lokal lebih dari 70%. Dalam aturan ini ada 21 mobil di Indonesia yang mendapatkan diskon PPnBM, diantaranya dari pabrikan mobil Daihatsu dan Toyota.

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) selaku Agen Pemegang Merek Daihatsu di Indonesia berhasil memanfaatkan diskon PPnBM dari pemerintah ini. ADM menginformasikan terjadi peningkatan jumlah pemesanan kendaraan sebanyak dua kali lipat pada 1 hingga 17 Maret 2021. Pemesanan kendaraan tertinggi selama periode tersebut dimiliki oleh Terios sebanyak 253%, Xenia 220% dan Grand Max MB naik 194%.

Capaian senada juga ikut dirasakan oleh PT Toyota-Astra Motor APM Toyota di Indonesia ini bahkan pemesanan Toyota Vios yang mendapatkan diskon PPnBM tertinggi mencapai Rp 60 juta pemesanannya harus Inden. Tentunya ini menjadi kabar baik bahwa kebijakan relaksasi PPnBM untuk bangkitkan industri otomotif setidaknya hingga saat ini bisa dinilai berhasil.

>>> 5 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Membeli Mobil Bekas Ala CARRO

Gambar menunjukan diler Mobil bekas

Diler mobil bekas Carro

Bagaimana dengan Nasib Penjualan Mobil Bekas?

Masyogi Adhiputra selaku General Manager Operations Carro Indonesia mengatakan bahwa pihaknya tidak terdampak dari adanya diskon PPnbM untuk mobil baru tersebut. Meski awalnya diskon pajak mobil baru tersebut dikhawatirkan akan menghambat penjualan pasar mobil bekas. 

“Sampai saat ini di Carro Indonesia tidak terpengaruh penjualan nya dengan adanya PPnBM. Bahkan bulan ini sampai tanggal 25 ini, kami growth 30% compare bulan Februari. Karena mungkin sudah dekat puasa dan lebaran.” kata Masyogi kepada Cintamobil.com (26/3).

Selain karena berdekatan dengan bulan puasa dan lebaran. Masyogi menambahkan bahwa pasar mobil bekas dan baru punya pasarnya sendiri-sendiri. 

“Selain itu mayoritas new car juga unit-nyakan indent dan sebenarnya used car itu segmennya berbeda dengan new car. Customer yang membeli used car itu cenderung untuk secondary car yah atau untuk anaknya atau memang untuk daily transportation, dan customer pun cari unit yang ready to drive.” tutup Masyogi.

>>> 5 Pilihan Mobil Bekas di Bawah Rp 200 Juta di CARRO Automall

Share this post:
Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top