Hanya 1.88 Detik! Red Bull Racing Pecahkan Rekor Pitstop Tercepat (Lagi)

31/07/2019

Pasar mobil

2 menit

Share this post:
Hanya 1.88 Detik! Red Bull Racing Pecahkan Rekor Pitstop Tercepat (Lagi)
Red Bull Racing terus-menerus menunjukkan bahwa mereka memiliki salah satu kru pit stop terbaik di paddock. Setelah menetapkan rekor pitstop tercepat dunia dua minggu lalu, Red Bull Racing kembali mengukir rekor baru.

Sebelumnya, Red Bull Racing mampu menetapkan rekor pitstop tercepat setelah mengganti keempat ban pembalap Pierre Gasly pada Grand Prix Inggris dengan 1.91 detik. Dan kali ini, teknisi Red Bull kembali membuktikan diri sebagai yang tercepat di paddock: mencatatkan waktu penggantian ban milik Max Verstappen hanya dalam 1.88 detik di Grand Prix Jerman.

teknisi Red Bull pada Formua 1 berbaju hitam

Teknisi Red Bull buktikan kecepatannya dengan rekor dunia baru 

Video berdurasi delapan detik menampilkan pit box Red Bull dilihat dari atas. Video tersebut menunjukkan para teknisi dengan cepat mengganti keempat ban. Saking cepatnya, kami merekomendasikan untuk menonton video dengan kecepatan 0.25x untuk melihat bagaimana mulus setiap anggota kru pit bekerja.

>>> Mengenang Mitsubishi Eclipse Brian O’Connor yang Ikonik dari Fast and Furious

Mungkin yang paling mengesankan adalah bagaimana anggota pit dengan wheel guns. Dalam waktu kurang dari dua detik, mereka diharuskan untuk memutar mur pada roda lama dan mengencangkan roda baru. Satu gerakan salah atau kesalahan kecil membuat tim bisa kehilangan detik-detik berharga yang membuat perbedaan besar di lintasan.

Verstappen mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya setelah menyalip Sainz, Stroll, dan Kvyat berturut-turut. Selain balapan di Meksiko pada 2018, ia selalu memimpin dengan tenang hingga akhir balapan. Pada balapan kali ini, Valtteri Bottas berada di posisi kedua sedangkan Kimi Raikkonen naik ke peringkat ketiga.

>>> Dapatkan berita pasar mobil terlengkap hanya di Cintamobil.com

Detik-detik Red Bull mencatatkan rekor baru di pitbox

Red Bull Racing mengalami balapan yang sukses di Jerman yang dimenangkan oleh Max Verstappen setelah kesalahan fatal yang terjadi pada tim Mercedes dan Ferrari. Salah satunya dimana Mercedes terpaksa mengistirahatkan Hamilton di pitbox selama 50 detik saat berhenti untuk mengganti sayap depan yang patah.

>>> Kumpulan artikel menarik tentang otomotif lainnya di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.

Berita lain

Butuh Ketelitian dan Kesabaran, Begini Sulitnya Detailing Mobil Formula 1

23/07/2019

Pasar mobil

1 menit

Untuk sebuah mobil sport, pengerjaan cat memiliki pengaruh penting dalam pengendaraan. Cat yang terlalu tebal akan menambah bobot mobil. Begitu pula dengan detailing mobil Formula 1 yang membutuhkan kehati-hatian dan pengerjaan yang detail.

Lihat juga

Bond In Motion Jadikan Ajang Formula 1 Sebagai Tur Mobil Agen Rahasia 007

29/06/2019

Event - Promosi

6 menit

Deretan mobil ikonik dalam franchise film James Bond bisa dinikmati pengunjung balapan Formula 1 di selama seri balap di kawasan Eropa

Lihat juga

Penuh Tombol dan Pengaturan, Bagaimana Agar Pembalap Tak Salah Tekan Setir Formula 1?

Jika Anda pernah melihat setir Formula 1, kemungkinan besar Anda akan bertanya-tanya, bagaimana bisa pembalap tidak salah tekan dan malah mempersulitnya?

Lihat juga

5 Hal Baru Pada Gelaran Formula 1 Musim 2019, Apa Saja?

15/03/2019

Pasar mobil

Menyandang predikat sebagai kejuaraan balap mobil paling bergengsi di dunia, Formula 1 memiliki berbagai hal baru yang patut diperhatikan tiap musim, tak terkecuali 2019.

Lihat juga

Seri Dokumenter ‘Formula 1: Drive to Survive’ Siap Tayang di Netflix

27/02/2019

Pasar mobil

Formula 1 mengumumkan pada Rabu (20/2) lalu, bahwa docuseries (seri dokumenter) asli tentang musim F1 2018 berjudul “Formula 1: Drive to Survive,” akan diluncurkan pada platform streaming Netflix pada 8 Maret.

Lihat juga
 
back to top