Ini Dia Rahasia Sukses Mercedes-AMG Kembangkan Mesin 4-Silinder Berkekuatan 416 HP

13/06/2019

Mobil baru

5 menit

Share this post:
Ini Dia Rahasia Sukses Mercedes-AMG Kembangkan Mesin 4-Silinder Berkekuatan 416 HP
Mercedes-AMG baru saja memperkenalkan inisiasi mereka dalam dunia otomotif dengan menciptakan mesin kompak 4-silinder bertenaga monster 416 HP. Apa rahasianya?

Mercedes-AMG baru saja memperkenalkan jantung pacu terbaru mereka yang menjadi salah satu mesin 4-silinder terkuat untuk mobil produksi di dunia saat ini. Ya, skuad Affalterbach yang selalu mengedepankan filosofi dan etos 'One Man, One Engine' ini berhasil menciptakan mesin berkode M 139 yang sanggup menghasilkan tenaga monster, 416 HP!

Memang kalau bicara semaksimal apa potensial mesin 4-silinder, mesin M 139 dari Mercedes-AMG masih kalah sedikit dengan mesin Mitsubishi Lancer EVO X 440FQ, yang mana mesin 4-silinder 2.0 liter miliknya bisa menghasilkan tenaga 440 HP, namun itupun hanya diproduksi terbatas 40 unit di Inggris.

>>> Baca juga: Diam-Diam, Suzuki Ertiga Model Taksi Diluncurkan Di India

Foto mesin Mercedes-AMG M 139

Mesin M 139 produksi Mercedes-AMG tersedia dalam dua versi tenaga

Oke, mesin M 139 berkapasitas 2.0 liter 4-silinder turbo rancangan Mercedes-AMG ini diperkirakan akan tersedia untuk Mercedes-AMG A45, CLA45, serta GLB45. Meski hal ini belum bisa dipastikan secara resmi, tapi Mercedes-AMG sudah mengungkapkan ada dua versi performa yang bisa dihasilkan mesin M 139. Versi basic akan menghasilkan tenaga 382 hp (285 kW) pada 6.500 rpm dan 354 lb-ft (480 Nm) antara 4.750 dan 5.000 rpm. Nah untuk Versi "S" inilah yang bisa menghasilkan tenaga 416 hp pada 6.750 rpm dan torsi 369 lb-ft (500 Newton-meter) antara 5.000 dan 5.250 rpm. Redline kedua versi tenaga tersebut sama-sama di 7.200 rpm.

>>> Simak review Mercedes-Benz SLS AMG 2010 di link berikut ini 

Apa rahasia kekuatan monster yang bisa diciptakan oleh mesin kompak M 139 ini? Well, Mercedes-AMG mengungkapkan mesin M 139 menggunakan turbocharger twin-scroll dengan boost hingga 30,5 psi (2,1 bar) untuk versi "S", sedangkan versi basic hanya mencapai 27,6 psi (1,9 bar). Turbocharger yang digunakan sudah mengadopsi roller bearings khusus untuk mereduksi friksi dan electronic wastegate actuator agar kontrol lebih presisi. Sistem turbo didinginkan oleh pendingin air, oli, dan udara segar yang disalurkan melalui penutup mesin yang berbentuk khusus, yang dirancang seperti deflektor udara.

Mercedes-AMG juga memaksimalkan engine block M 139 dengan material aluminium high-strength dengan metode chill-cast plus konstruksi closed-deck, dimana menurut Mercedes-AMG merupakan konstruksi yang digunakan untuk mobil balap. Masing-masing silinder pada mesin M 139 memiliki bore 83 milimeter (3,268 inci) dan stroke 92 milimeter (3,622 inci), serta menggunakan forged aluminium piston dengan dinding ruang silinder yang mengadopsi NANOSLIDE coating, dimana inovasi Mercedes-AMG ini bisa meminimalisir gesekan antara piston dan silinder. 

Foto mesin Mercedes-AMG M 139 dikerjakan engineer

Engineer Mercedes-AMG mengerjakan mesin M 139 dengan etos kerja 'One Man, One Engine'

>>> Klik di sini untuk melihat daftar mobil Mercedes-Benz dijual tahun 2019 di pasar Indonesia

Para engineer Mercedes-AMG merombak posisi turbocharger dan exhaust manifold ke bagian belakang mesin dan sisi firewall. Hal ini memungkinkan intake system diposisikan di depan engine block, memungkinkan untuk lebih banyak udara dingin mendinginkan mesin berkat jarak intake system lebih pendek. Mesin Mercedes-AMG M 139 juga menggunakan high-flow electric water pump, yang juga memungkinkan warm-up mesin lebih cepat dan sirkulasi air yang lebih baik pada kecepatan rendah. Radiator sekunder disematkan pada ruang dinding fender roda depan. Untuk menjaga agar semua komponen pada suhu optimal, engine block dan cylinder head memiliki sirkuit pendingin terpisah sehingga cylinder head dapat dipertahankan pada suhu yang lebih rendah daripada engine block. Pada mesin M 139 untuk versi "S", sistem pendingin udara membantu mengurangi suhu intercooler dalam kondisi performa maksimum.

Ingin melihat lebih detil proses produksi mesin M 139 yang dikerjakan secara One Man One Engine di pabrik Mercedes-AMG di Affalterbach, Jerman? Simak dalam video berikut ini

>>> Dapatkan informasi terbaru tentang pasar otomotif Indonesia dan dunia di sini

Share this post:

Berita lain

Supercar Mutakhir Mercedes-AMG Mendapatkan Nama Baru, AMG One

02/10/2018

Mobil baru

Mercedes-AMG secara resmi mengkonfirmasi hypercar yang akan datang – yang awalnya disebut dengan ‘Project One’ – akan dikenal dengan nama yang lebih simpel, AMG One.

Lihat juga

Mercedes-AMG GT R, Safety Car F1 Tercepat dan Terkuat yang Pernah Ada

23/03/2018

Pasar mobil

Bagi Anda yang sering menonton balapan Formula 1, pasti tidak asing lagi dengan tampilnya safety car saat terjadi hal-hal membahayakan di trek. Grand Prix F1 Melbourne akan menjadi debut safety car F1 terkuat sepanjang masa, Mercedes-AMG GT R.

Lihat juga

Review Mercedes-AMG CLA 35 2019: Perpaduan Desain Ikonik dan Fitur Cerdas Mercedes

18/05/2019

Editor rate:

Mengikuti debut Amerika dari CLA 250 yang dilakukan pada Consumer Electronic Show, Mercedes-AMG CLA 35 2019 yang berorientasi performa juga mendapatkan penampilan pertamanya. Coupé empat pintu yang berbagi teknologi dengan A-Class menampilkan desain ikonik yang lebih berani dan asisten interior MBUX yang cerdas.

Lihat juga

Review Mercedes-AMG C 63 DTM 2018

Rp 865.000.000

14/02/2019

Editor rate:

Inilah mobil sang petahana! Yup, mobil Mercedes-AMG C 63 DTM 2018 ini merupakan mobil yang menjadi juara umum DTM di musim balap 2018. Sayangnya tahun 2019 ini Mercedes-Benz menarik diri dari keikutsertaannya di balap DTM. Seberapa hebatkah mobil ini? Ini pendapat kami mengenai mobil Mercedes-AMG C 63 DTM 2018.

Lihat juga

Review Mercedes-AMG One 2017

Rp. 41.000.000.000

31/10/2018

Editor rate:

Proyek terbaru Mercedes-AMG ingin menulis ulang sejarah dengan membawa teknologi dari Formula 1 dalam Mercedes-AMG One untuk pengendaraan di jalan, memberikan transfer energi paling menarik dan langsung dari mobil Grand Prix ke kendaraan jalan raya.

Lihat juga
 
back to top