Awas, Salah Perawatan AC Camry Hybrid Bisa Habis Mahal Lho!

27/05/2020

Perawatan dan service

3 menit

Share this post:
Toyota Camry Hybrid adalah sebuah mobil mewah dengan teknologi tinggi, perawatannya tak bisa sembarangan termasuk ketika melakukan perawatan AC Camry Hybrid

Toyota Camry Hybrid adalah sebuah mobil mewah dengan teknologi tinggi. Sedan besar Toyota ini sudah masuk ke Tanah Air sejak tahun 2012 menggantikan Toyota Camry bermesin 3.500 cc V6. Karena mobil ini dilengkapi dengan teknologi tinggi, tentu perawatannya tidak bisa sembarangan, termasuk ketika melakukan perawatan AC Camry Hybrid. Patut diperhatikan cara isi freonnya dan terutama oli kompresor AC-nya.

>>> Sebelum era Camry Hybrid, Toyota Camry bermesin V6 3500 cc adalah yang termewah, yuk intip harganya

Cara Kerja Kompresor AC Mobil Hybrid Berbeda

Foto tampilan belakang Toyota Camry 2.5 Hybrid 2015

Toyota Camry Hybrid adalah salah satu mobil dengan teknologi tercanggih di Indonesia

Sebab, untuk mobil Hybrid cara kerja kompresor AC-nya berbeda. Kompresor AC kendaraan hybrid tidak diputar dengan van belt layaknya mobil konvensional, tapi menggunakan dinamo. Intinya freon dan oli merendam dinamo tersebut, kalo sampai salah oli, pasti dinamo akan korsleting. Dan seluruh sistem AC harus dibersihkan untuk memastikan tidak ada oli konvensional tersisa di sistem AC hybrid, dan kalau sudah begini biaya perawatan AC Camry Hybrid ini bisa mahal.

Gambar menunjukkan kompresor AC Toyota Camry Hybrid

Kompresor AC di kendaraan hybrid diputar oleh motor elektrik

"Kalau freon sebenarnya sama saja pakai tipe HFC 134a, yang berbeda itu oli kompresornya , kalau yang mobil biasa pakai kode ND 8. Oli ND 8 ini masih menghantarkan listrik. Kalau untuk mobil hybrid pakai yang berkode ND 11, sebab ND 11 tidak menghantar listrik. Dan perlu diingat kalau kompresor hybrid itu pakai motor, beda dengan mobil non hybrid kompresor yang masih digerakan oleh v-belt," papar Suparno seorang battery hybrid specialist kepada tim Cintamobil.com.

Gambar menunjukkan oli kompresor AC mobil Hybrid

Untuk mobil hybrid pilih oli kompresor ND 11 (kanan) bukan ND 8 (kiri)

>>> Dapatkan berbagai tips & trik terlengkap di Cintamobil.com

Jangan Salah Masukkan Manifold Gauge

Bukan sampai disitu saja, bahkan manifold gauge (sebuah alat untuk memasukkan freon AC ke mobil) itu enggak boleh tukeran seperti mobil biasa, alias harus khusus. Kalau pas apes alias oli kompresor mobil biasa masuk ke AC hybrid, itu bisa jebolin kompresor AC-nya secara instan, "Dan kalau itu terjadi pasti enggak murah tuh," tambah Suparno yang buka workshop di bilangan Kunciran Indah, Kecamatan. Pinang, Kota Tangerang ini.

Gambar menunjukkan ilustrasi perbaikan AC mobil Hybrid Toyota Prius

Manifold gauge juga tidak boleh saling tukar

Jadi itulah hal yang harus diperhatikan ketika melakukan perawatan AC Toyota Camry Hybrid. Ingat, meski jenis freonnya sama, yang harus diperhatikan adalah cara mengisi freon plus jenis olinya berbeda. Karena, jika sampai salah isi awas, salah perawatan AC Toyota Camry Hybrid bisa menghabiskan dana yang banyak nan mahal lho!

>>> Berita terbaru seputar otomotif dan lalu lintas lainnya ada disini

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com

About Arfian

Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebenarnya salah jurusan saat kuliah. Karena ia mengambil jurusan Ekonomi Akuntansi mengikuti kemauan ayahnya dibanding mengambil kuliah teknik maupun komunikasi yang menjadi minatnya. Namun, passion menulis dan ketertarikannya akan mobil membawanya melamar menjadi jurnalis otomotif.

Gayung pun bersambut, pada tahun 2014 di mana sebelum Arfian wisuda, ia sudah diterima bekerja di Motorplus Weekly. Motorplus Weekly adalah sebuah tabloid dwi mingguan yang mengulas tentang sepeda motor. Lho kok sepeda motor? Yes, karena saat Arfian melamar pekerjaan di anak grup Kompas Gramedia tersebut, hanya posisi itu yang tersedia.

Setelah lulus kuliah Arfian bekerja di sana selama tiga tahun sebagai reporter. Bekerja menjadi jurnalis khusus sepeda motor Arfian jalani dengan semangat dan senang hati. Tak terhitung berapa kali ia menemui narasumber, berkunjung ke bengkel maupun sekadar mencoba sepeda motor baru dari jenis scooter hingga motor besar.

Di tengah perjalanan karirnya, Motorplus Weekly memiliki satu anak usaha lagi yakni Otoplus weekly yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur. Melihat potensi dan passion yang dimiliki Arfian, Editor in Chief Motorplus saat itu, Alm Achmad ‘Feol’ Riswan menugaskan secara khusus Arfian untuk mengisi kolom otomotif roda empat.

Arfian ditugaskan untuk test drive mobil di tabloid Otoplus tersebut mulai tahun 2016. Sampai saat ini sudah ratusan kendaraan baik berjenis truk, bus, hingga mobil sport yang Arfian coba. Kegemarannya menulis dengan detail, terstruktur dan teknis membuat ia memiliki pembaca setia dan dipercaya untuk menjadi test driver di tabloid tersebut. 

Sejak tahun 2018 Arfian bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer dan menjadi Senior Content Writer setahun kemudian. Di tahun 2021 ia dipromosikan menjadi Editor, dan dengan kinerja yang baik di tahun 2021 ini pula ia dipromosikan kembali menjadi Managing Editor untuk website ini.

Roles

Managing Editor, Cintamobil.com

Workplace

Jakarta, Indonesia

Education

2009 - 2014 Trisakti University, Bachelor Degree, Accounting

2006 - 2009 54 Senior High School

2003 - 2006 109 Junior High School

Experience

2014 - 2016 Motorplus & Otoplus, Kompas Gramedia

2018 Content Writer Cintamobil.com

2019 Senior Content Writer Cintamobil.com

2021 Managing Editor Cintamobil.com

Awards

2020 - 3rd Winner, Best Online Write Up Activity & Industry News, Warta Citra Adiwahana

2020 - 2nd Winner, Mitsubishi Journalist Writing Competition - Artikel Online Terbaik

2021 - 1st Winner, Best Online Product Review, Warta Citra Adiwahana

 
back to top