Perbedaan Mode Penggerak, 2WD, AWD dan 4WD

26/02/2019

Pengemudian
Share this post:
Perbedaan Mode Penggerak, 2WD, AWD dan 4WD
Di setiap mobil terdapat beberapa perbedaan mode penggerak. Mode penggerak di sini adalah bagaimana mesin menyalurkan tenaga kepada roda. Apakah disalurkan kepada dua roda, 2-Wheel Drive (2WD)? Ataukah malah ke empat roda? Di sisi lain, apa manfaat dari setiap kategori tersebut?

Apa itu Wheel Drive?

Wheel Drive mobil adalah sistem penggerak roda yang menyalurkan tenaga dari ban ke jalan, kemudian membuat mobil bergerak. Dalam hal ini, mesin akan menyalurkan torsi yang cukup untuk membuat ban bergerak baik ke arah depan maupun belakang.

Jenis Wheel Drive Pada Mobil

Jika ditilik dari tren otomotif saat ini, Wheel Drive terbagi menjadi tiga pilihan meliputi 2WD, 4-Wheel Drive (4WD) dan All Wheel Drive (AWD).

1. 2WD

2WD merupakan sistem mode penggerak yang hanya menggunakan dua roda saja. Karena hanya dua roda, mode ini terbagi menjadi dua yakni dua roda belakang dan dua roda depan.

  • Front Wheel Drive (FWD)

Banyak kendaraan saat ini menggunakan mode penggerak dua roda depan atau yang disebut Front Wheel Drive (FWD). Dari sisi kelebihan, mode FWD cukup menguntungkan bagi sisi industri otomotif karena model ini tidak begitu memakan biaya lewat penggunaan komponen yang lebih sedikit daripada model lainnya. Tentu hal ini juga menguntungkan dari segi biaya produksi.

Front Wheel Drive FWD banyak digunakan pada mobil keluarga di perkotaan

Sistem FWD pada mobil

Di sisi lain, penggunaan komponen yang lebih sedikit membuat FWD tampil lebih ringan. Bobot bodi ringan pada mobil tentu berdampak pula pada segi keiritan bahan bakar.

>>> Baca juga: Perbedaan Antara Sistem Penggerak Four Wheel Drive (4WD) dengan All Wheel Drive (AWD)

Adapun dari sisi mesin, penempatannya berada di sisi depan sehingga beban mesin bertengger langsung pada dua penggerak roda depan. Hal ini meningkatkan traksi mobil khususnya di area licin.

KELEBIHAN MOBIL FWD

1.

Harganya cenderung lebih terjangkau karena komponen penggerak tidak begitu banyak

2.

Bobot ringan sehingga memberi performa mesin lebih irit bahan bakar

3.

Cukup stabil di medan tanjakan karena posisi mesin dan mode penggerak berada di sisi depan

>>> Jika Anda ingin mengganti mobil baru, ada baiknya Anda mengetahui harga pasarannya di sini

  • Rear Wheel Drive (RWD)

Di sisi lain, dua roda penggerak roda belakang atau Rear Wheel Drive (RWD) memiliki kelebihan tersendiri. Model satu ini umumnya digunakan oleh truk hingga mobil sedan mewah. Pada truk, RWD mampu memberikan traksi lebih baik apalagi ketika mengangkut muatan berat. Beban berat dari muatan akan meningkatkan traksi pada dua roda belakang.

Rear Wheel Drive RWD banyak digunakan pada truk hingga beberapa mobil sedan

Sistem RWD pada mobil

Sedangkan pada mobil sedan mewah atau mobil sport, RWD meningkatkan performa Handling dengan cara menyeimbangkan bobot mobil dari depan hingga ke arah belakang. Jika FWD lebih menekankan bobot pada arah depan, sedangkan RWD mampu menyeimbangkan bobot bodi menyeluruh. Bobot mesin di depan diseimbangkan dengan bobot RWD pada sisi belakang. Alhasil, Handling menjadi lebih baik.

Namun sayangnya, RWD memiliki performa buruk di jalanan licin, apalagi ketika hujan atau area bersalju. Tak heran, apabila di negara bersalju, mobil RWD lebih baik berada di dalam garasi.

KELEBIHAN MOBIL RWD

1.

Memiliki kestabilan yang cukup baik khususnya pada truk

2.

Menyeimbangkan bobot bodi baik dari sisi depan dan belakang

3.

Performa Handling mobil menjadi lebih mengesankan

>>> Ingin tahu mobil apa saja yang baru dirilis di Indonesia? Coba simak daftar lengkapnya di sini

2. 4WD

Sesuai namanya, 4-Wheel Drive (4WD) merupakan mode penggerak yang menyalurkan 4 roda sekaligus. Tentu saja, setiap sudut roda diberikan asupan tenaga sehingga memiliki traksi mumpuni bahkan meski sedang melakukan akselerasi. Dengan kapabilitas tersebut, mobil bermodel AWD mampu melewati lumpur, pasir dan medan berat lainnya. Pastinya, kapabilitas ini tidak dimiliki oleh model 2WD.

Mobil 4WD dikenal mampu memberikan traksi paling baik daripada 2WD

Mobil berpenggerak 4WD mampu melahap berbagai medan dengan mudah

Adapun 4WD mampu mengubah mode secara manual baik 4x2 atau 4x4. Dengan kata lain, pengendara dapat memilih apakah hendak menggunakan dua roda penggerak saja atau mengubahnya menjadi empat roda penggerak.

Lewat kapabilitas tersebut, 4WD banyak digunakan pada mobil-mobil Off-Road. Hal dikarenakan perbedaan medan yang hendak dilalui berbeda-beda. Jika lahan yang dilewati minim akan traksi, maka 4x4 bisa Anda aktifkan.

KELEBIHAN MOBIL 4WD

1,

Traksi di medan berat lebih mumpuni

2.

Mode penggerak bisa diubah-ubah sesuai kondisi jalan

3.

Banyak digunakan pada mobil Off-Road

>>> Paling fenomenal adalah Toyota Avanza baru, coba simak harganya di sini

3. AWD

Banyak orang mengira 4WD dan AWD adalah hal yang sama. Namun jangan salah, meski sama-sama menggunakan empat roda penggerak namun keduanya memiliki fungsi berbeda.

AWD menggunakan komponen Limited Slip Differential dan Clutch elektronik. Hal ini sengaja dirancang supaya kontrol diserahkan 100% ke masing-masing ban. Tentu hal ini berbeda dengan sistem 4WD yang mana pembagian 50% untuk dua depan dan 50% pada dua roda belakang.

Mobil AWD menggunakan komponen Limited Slip Differential

Subaru Legacy menjadi salah satu contoh mobil berpenggerak AWD

Kelebihan AWD adalah tingkat traksi yang lebih baik. Anda tak perlu lagi khawatir untuk melaju di area licin ataupun bersalju. Ada baiknya Anda memilih model ini disesuaikan dengan iklim dan kondisi jalan di sekitar Anda.

Namun perlu menjadi catatan, model AWD cenderung boros akan bahan bakar. Pasalnya, tenaga yang disalurkan kepada empat roda memberikan beban kepada mesin. Apalagi, model ini terkunci dalam konfigurasi 4x4 saja. Alhasil, kebutuhan bahan bakar pun kian meningkat.

KELEBIHAN MOBIL AWD

1.

Traksi ban terhadap jalan sangat baik

2.

Sangat cocok untuk digunakan di medan-medan berat

>>> Simak terus informasi otomotif menarik lainnya hanya di situs Cintamobil.com

Share this post:

Berita lain

Mengapa Anda Harus Non-Aktifkan Cruise Control ketika Berkendara di Jalan Basah?

03/02/2019

Pengemudian

Cruise control atau kontrol pelayaran sangat membantu pada saat jalanan kering, tetapi bisa menjadi masalah saat hujan. Tetapi, kenapa Anda dianjurkan untuk tidak mengaktifkan cruise control ketika berkendara di jalan basah?

Lihat juga

Ternyata Berkendara Dekat Mobil Emergency Harus Ekstra Hati-Hati

29/01/2019

Pengemudian

Mobil Emergecny merupakan kendaraan prioritas utama yang harus didahulukan ketika berada di jalan. Beberapa di antaranya adalah kendaraan pemadam kebakaran, ambulan hingga pengantar jenazah. Namun tak sedikit dari banyak pengendara lain merasa panik ketika salah satu mobil Emergency tersebut melintas. Bukan saja dalam hal situasi namun juga dari suara sirine berasal sehingga pengendara merasa panik. Berikut Cintamobil.com memberikan tips berkendara aman ketika mobil Emergency melintas.

Lihat juga

Sesuaikan Kebutuhan, Kenali Tiga Mode Berkendara Yang Umum Digunakan

22/10/2018

Pengemudian

Saat ini mode berkendara yang dihadirkan oleh pabrikan cukup bervariasi. Namun ada tiga mode berkendara yang umum digunakan.

Lihat juga

Ini Rahasianya, 10 Tips Berkendara Aman Di Musim Hujan Versi Cintamobil.com

07/11/2018

Pengemudian

Jika sudah mulai memasuki musim hujan, tentu masih teringat dalam benak kita bagaimana repotnya berkendara. Selain basah kuyup, mesin mogok, banjir hingga macet, menjadi hal-hal yang kita temui pada musim hujan. Tak perlu khawatir, berikut Cintamobil.com memiliki 10 tips berkendara di musim hujan.

Lihat juga

Sembarangan Berkendara, Masa Pakai Kopling Manual Semakin Singkat

Kopling seringkali diganti bahkan sebelum mencapai akhir masa pakainya. Seringkali pengemudi salah memperhitungkan masa pakai kopling manual karena pemakaian yang buruk.

Lihat juga
 
back to top