Adopsi Teknologi F1, Mercedes-AMG Siapkan Turbocharger Listrik Baru

19/06/2020

Mobil baru

4 menit

Share this post:
Adopsi Teknologi F1, Mercedes-AMG Siapkan Turbocharger Listrik Baru
Mengadopsi salah satu teknologi mobil Formula 1 yang mendominasi era hybrid sejak 2014, Mercedes-AMG mengembangkan turbocharger listrik untuk mobil performanya.

Sebagai ajang balap mobil kasta tertinggi di dunia, Formula 1 punya peran dalam R&D teknologi baru untuk line-up mobil jalanannya. Tak jarang kita melihat inovasi mobil jet darat dipakai di mobil jalanan, baik itu mobil performa ataupun mobil harian.

>>> Mercedes-AMG E63 dapat facelift, tampilan lebih segar

Turbocharger listrik baru Mercedes-AMG

Teknologi ini diadopsi dari mesin F1 Mercedes-AMG yang mendominasi era hybrid

Salah satunya turbo charger listrik, yang sudah dipakai di F1 sejak era hybrid tahun 2014. Teknologi satu ini dinilai lebih baik dari turbo konvensional, khususnya untuk turbo lag dan efisiensi, Mercedes-AMG coba mengadopsi teknologi balap itu ke mobil jalanan.

Dikembangkan bersama Garett Motion, turbocharger listrik Mercedes-AMG sedikit berbeda dibandingkan kompresor listrik milik E53 4Matic+ dan CLS53 4Matic+.

Terapkan konsep berbeda dari kompresor listrik

Ketimbang kompresor terpisah yang digerakan motor elektrik yang menyalurkan angin ke mesin atau turbo, turbocharger listrik Mercedes-AMG menggunakan motor elektrik berukuran kompak, sekitar 4 cm, yang dipasang di tungkai turbocharger.

>>> Temukan berbagai pilihan mobil baru dan bekas berkualitas di sini

Konsep turbocharger listrik Mercedes-AMG

Turbocharger listrik ini dapat meningkatkan torsi lebih besar

Motor elektrik ini diletakkan antara roda turbin dan roda kompresor, dan menggerakkan roda kompresor sebelum gas dari knalpot memutarkan turbin. Hasilnya adalah respon mesin yang lebih sigap, dan menghasilkan torsi lebih besar di kecepatan rendah untuk akselerasi lebih baik.

Beroperasi di sistem 48-volt, rotasi sampai 170.000 rpm

Mercedes mengatakan turbocharger listrik barunya bisa beroperasi di sistem elektrik 48-volt dengan rotasi sampai 170.000 rpm dan mampu menjaga tekanan boost sekalipun saat deselerasi. Untuk pendinginan, sistem turbocharger listrik Mercedes-AMG dihubungkan dengan sistem pendingin mesin.

>>> Simak berita paling update seputar mobil baru di sini

Mesin V8 4.0L twin-turbo yang dipakai di Mercedes-AMG E63

Turbo baru tersebut bisa jadi solusi dari mesin V8 yang akan dicoret dari line-up Mercedes-AMG

Sampai saat ini, belum diketahui line-up Mercedes-AMG mana yang akan memakai turbocharger listrik ini untuk pertama kalinya. Menurut majalah Road & Track, diyakini konsep tersebut akan disematkan di mesin 2.0L M139 yang dipakai di mobil seperti A45 atau CLA 45.

Di tengah rumor mesin V8 akan dicoret dari line-up AMG, mesin turbo elektrik M139 juga tampaknya akan hadir di line-up Mercedes-AMG yang lebih besar seperti C63.

>>> Berita otomotif terbaru dari dalam dan luar negeri bisa Anda simak di sini

Share this post:
Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.
 
back to top