Review Suzuki Aerio 2002: Memang Kurang Laris, Tapi Masih Jadi Pilihan Oke Soal Harga

19/06/2019
editor rate: 3,7 user rate: 4,0
Jika Anda senang menggunakan Hatchback bergaya ringkas dan tidak ribet dalam perawatan, Suzuki Aerio adalah salah satu model paling menarik. Desainnya yang masih tetap stylish dan menerapkan mesin 1.500 cc menjadi perpaduan paling mantap dari lini Hatchback lawas. Ada rencana membelinya? Simak dulu kelebihan dan kekurangannya dalam review Suzuki Aerio 2002.

PENGANTAR Suzuki Aerio 2002

Review Suzuki Aerio 2002 - Perjalanan Suzuki Aerio di Tanah Air tergolong cukup singkat, dari tahun 2001 hingga 2006. Hanya terhitung 5 tahun, sebelum akhirnya digantikan oleh penerusnya yakni Suzuki SX-4. Alasan mengapa mobil ini tak begitu lama di Indonesia, didasari oleh perkara selera masyarakat yang menganggap Aerio masih lekat akan nuansa desain tahun 1990-an. Berbeda dengan kompetitornya yakni Honda Jazz GD3 yang dirasa lebih atraktif di eranya.
Sejarah Suzuki Aerio dimulai pada tahun 2001, masuk menggunakan metode Completely Built Up (CBU) dengan mengusung nama Suzuki Liana. Ya, itulah nama awalnya yang mengartikan Life In A New Age. Barulah pada tahun 2002, Suzuki Liana dirakit secara lokal di Indonesia alias menerapkan metode Completely Knock Down (CKD). Alasannya cukup masuk akal yakni membuat harga jualnya menjadi lebih terjangkau sehingga dapat diterima positif masyarakat.

Suzuki Aerio 2002 berada di Indonesia hingga tahun 2006

Suzuki Aerio memiliki tampilan sederhana namun luas dalam hal kelegaan kabin

Lewat alasan tersebut, Cintamobil.com lebih cocok untuk membahas lebih jauh Suzuki Aerio 2002 ketimbang versi Facelift-nya. Namun, tak menutup kemungkinan kami juga akan membahas juga versi Facelift-nya di artikel mendatang. Nah, kembali lagi, mari kita dalami apa saja kelebihan dan kekurangannya dalam review Suzuki Aerio 2002.

EKSTERIOR Suzuki Aerio 2002

Tampilan pertama dari sisi luar, sejatinya dinilai tidak begitu spesial. Masih lekat akan nuansa ramah, sopan dan terkesan biasa-biasa saja. Jika boleh diibaratkan, desain eksterior Suzuki Aerio 2002 dikemas sangat klasik ala tahun 1990-an, belum bisa dikategorikan modern bergaya anak muda masa kini.

Review Suzuki Aerio 2002: Eksterior Depan

Wajah depannya masih terkesan klasik, kurang lekuk-lekuk tajam nan sporty. Bagi Anda yang menyukai mobil berdesain klasik, rasanya pasti akan sangat menyukainya. Namun bagi mereka yang ingin esensi lebih sporty, masih banyak kompetitornya dengan tampilan lebih mengesankan.

Eksterior Depan Suzuki Aerio 2002 sudah dilengkapi lampu kabut dan lampu utama

Eksterior depan masih lekat akan nuansa klasik 1990-an

Grille depan dikemas dengan aksen warna abu-abu pada sisi tengah. Berbeda dengan versi Facelift-nya yang dikemas menggunakan desain Grille berbeda dan memiliki warna serupa dengan warna bodinya. Sementara itu, fiturnya sudah tersaji lengkap sobat yakni Headlamp serta Fog Lamps.

Review Suzuki Aerio 2002: Eksterior Samping

Salah satu hal spesial dari bodi sampingnya adalah dimensinya yang ringkas. Dimensi 4.230 mm x 1.690 mm x 1.550 mm, terbilang sangat kompatibel untuk melakukan proses parkir di medan sempit hingga ketika melakukan manuver. Tentu ini yang menjadi esensi paling utama, alasan mengapa orang memilih mobil Hatchback. Tak lupa, tersedia juga fitur praktis yakni Electric Mirror.

Eksterior Samping Suzuki Aerio 2002 hadir dengan tampilan bodi ringkas

Bodi sampingnya memiliki dimensi 4.230 mm, cukup panjang untuk seukuran Hatchback

Review Suzuki Aerio 2002: Eksterior Belakang

Satu-satunya hal sporty menurut kami adalah Rear Spoiler yang dikemas minimalis pada sisi atapnya. Sukses mengisi kekosongan pada bodi belakangnya. Di sisi lain, tersedia Garnish berwarna hitam sebagai aksesoris tambahan.

Eksterior Belakang Suzuki Aerio 2002 dibekali dengan lampu cukup besar bergaya vertikal

Bodi belakang dikemas apik dengan Rear Spoiler minimalis

>>> Baca juga:

INTERIOR Suzuki Aerio 2002

Untungnya, kabin interior Suzuki Aerio 2002 menggunakan dimensi yang cukup tinggi. Bukan saja kami, para penggunanya pun menyatakan bahwa kabinnya tergolong lega di antara pesaing sekelasnya.

Review Suzuki Aerio 2002: Dashboard

Meski desain eksterior-nya terasa sangat klasik, hal berbeda ditonjolkan pada kabinnya. Lapang serta nyaman, Itulah mengapa kami cukup merekomendasikan Suzuki Aerio bagi Anda yang mencari mobil Hatchback berharga terjangkau. Mereka yang memiliki tinggi 170 cm, tak perlu khawatir akan kenyamanan kabinnya, dipastikan atap kabin yang tinggi memberikan rasa sangat nyaman bagi seluruh penumpang.

Dashboard Suzuki Aerio 2002 menggunakan tiga pilihan warna yakni Beige, hitam dan coklat

Inilah tampilan dashboard-nya yang terlihat begitu sederhana

Meski tampilan dashboard-nya masih terkesan jadul, namun penataan fiturnya tergolong sangat rapi. Ya, tidak ribet, semua dikemas praktis dan mudah dioperasikan. Sementara itu, kabinnya menerapkan tiga warna yakni Beige, hitam dan jok kursi coklat. Berbeda dengan versi Facelift-nya yang menggunakan warna hitam, Silver serta jok hitam.

Review Suzuki Aerio 2002: Setir

Salah satu alasan Cintamobil.com menyukai Suzuki Aerio 2002 dikarenakan Speedometer-nya menggunakan basis Digital serta menyediakan indikator suhu. Hal inilah yang nyatanya tak ditemui pada Suzuki Aerio Facelift 2004, yang malah menerapkan Speedometer dengan jarum konvensional.

Setir Suzuki Aerio 2002 sudah dilengkapi Tilt Steering dan Speedometer Digital

Speedometer Digital yang kami maksudkan

Di sisi lain, kemudi setirnya juga menghadirkan fitur Tilt Steering. Fungsinya tentu sangat praktis yakni mengatur ketinggian setir sehingga dapat disesuaikan dengan postur tubuh pengendara.

Review Suzuki Aerio 2002: Kursi

Kursi-kursinya dikemas dengan bahan kain dibalut warna coklat. Terkesan lebih klasik namun juga menawan. Di sisi lain, jika mengamati kursi pengendara, terdapat fitur untuk mengatur ketinggian serta menggeser kursi yang bisa disesuaikan dengan gaya berkendara tiap-tiap orang.

Kursi Suzuki Aerio 2002 mampu mengangkut hingga lima orang sekaligus

Kursi belakangnya kurang lega soal ruang kaki

Kekurangan juga bisa diamati pada kelegaan kursinya. Ya, ruang kaki pada kursi belakang tidak selega ruang kepala yang sebelumnya sudah dibahas. Terkesan agak sempit dikarenakan Wheelbase-nya hanya berada di angka 2.480 mm. Meski begitu, Suzuki Aerio masih lebih lega ketimbang Toyota Agya misalnya yang hanya memiliki Wheelbase 2.455 mm saja.

>>> Info menarik lainnya:

FITUR Suzuki Aerio 2002

Untuk mobil Hatchback di masanya, fitur Suzuki Aerio 2002 tergolong cukup lengkap. Hal ini bisa diamati pada fitur Electric Mirror, Window Lock dan juga Central Lock. Ukurannya yang ringkas juga ditunjang dengan fitur Power Steering dan juga pengereman Anti-lock Braking System (ABS) sehingga tangguh dalam hal Handling. Hal yang cukup disayangkan oleh banyak pihak adalah terkait absennya fitur Airbags. Dalam masalah keselamatan, Aerio 2002 hanya bergantung pada fitur sabuk pengaman saja.
>>> Bandingkan juga dengan mobil Hatchback yang tak kalah menarik lainnya di sini

OPERASI Suzuki Aerio 2002

Untuk urusan jantung pacu, operasi mesin Suzuki Aerio 2002 menggunakan kode M15A, yang nyatanya juga digunakan oleh Suzuki SX4 maupun Suzuki Swift. Di atas kertas, mesinnya menerapkan konfigurasi 4 silinder segaris dipadu 16 katup DOHC VVT.
Sebagai mobil Hatchback, daya mesinnya cukup lumayan dengan perolehan daya hingga 100 HP pada putaran 5.900 Rpm serta torsi puncak sebesar 133 Nm setara 4.100 Rpm. Tak lupa juga kami ingatkan bahwa model ini juga ditawarkan dalam dua transmisi yakni 5 percepatan manual serta 4 tingkat percepatan otomatis.

Operasi Mesin Suzuki Aerio 2002 memiliki daya maksimum hingga 100 HP dan torsi puncak 133 Nm

Mesinnya tergolong ramah dalam hal perawatan namun kurang responsif perihal akselerasi

Sementara itu, urusan bahan bakar juga ramah di kantong sobat. Pasalnya, rasio kompresi berada di angka 9,5:1 sehingga bensin Premium bisa Anda gunakan. Sedangkan dalam hal konsumsi bahan bakar, Suzuki Aerio 2002 berhasil mencatatkan 9 - 12 Km/Liter (dalam kota) dan 13 - 15 Km/Liter (luar kota).

>>> Ingin tahu model terbaru apa saja yang dikeluarkan oleh Suzuki baru-baru ini? Simak di sini informasi lengkapnya

spesifikasi Suzuki Aerio 2002

Informasi lengkap seputar spesifikasi Suzuki Aerio 2002 bisa Anda amati lebih lanjut di bawah ini.

SPESIFIKASI SUZUKI AERIO 2002

DIMENSI

Panjang x Lebar x Tinggi

4.230 mm x 1.690 mm x 1.550 mm

Wheelbase

2.480 mm

MESIN

Tipe Mesin

M15A 1.5 Liter 4 Silinder Segaris 16 Katup DOHC

Kapasitas Silinder

1.490 cc

Daya Maksimum

100 HP / 5.900 Rpm

Torsi Maksimum

133 Nm / 4.100 Rpm

Sistem Transmisi

5 Tingkat Percepatan Manual / 4 Percepatan Otomatis

HANDLING

Suspensi Depan

Double Wishbone

Suspensi Belakang

Double Wishbone

BAHAN BAKAR

Tipe Bahan Bakar

Bensin

Sistem Bahan Bakar

Multi Point Injection

Estimasi Konsumsi Bahan Bakar

9 - 12 Km/Liter (dalam kota)

13 - 15 Km/Liter (luar kota)

kelebihan & kekurangan Suzuki Aerio 2002

Nah, tiba saatnya bagi Cintamobil.com untuk membahas kelebihan dan kekurangan Suzuki Aerio 2002. Tentu hasil dari opini kami bisa jadi pertimbangan Anda sebelum memilihnya sebagai kendaraan sehari-hari.

KELEBIHAN

KEKURANGAN

Harganya yang terjangkau tentu menggiurkan

Fitur keselamatan tidak menghadirkan Airbags

Kabin interior yang cukup luas dan memiliki ruang kepala lega

Performa mesin terasa kurang responsif

Handling ditunjang oleh Power Steering dan ABS

Desain eksterior-nya lekat akan nuansa 1990-an, bukan selera semua orang

Sparepart murah dan mudah dicari di banyak gerai otomotif

Peredam kabin kurang apik, suara mesin masih terdengar hingga ke dalam kabin

daftar harga Suzuki Aerio 2002

Harganya yang terjangkau menjadi salah satu kelebihan utamanya. Jika Anda tertarik, bisa mencarinya di kolom “Mobil Dijual” di situs Cintamobil.com. Berikut daftar harga Suzuki Aerio 2002 dalam kategori bekas.

TIPE MOBIL

HARGA SUZUKI AERIO BEKAS

Suzuki Aerio 1.5 Liter 2002

Kisaran Rp. 75 jutaan hingga Rp. 80 jutaan

>>> Klik di sini untuk melihat seluruh daftar harga mobil Suzuki Aerio yang dijual di Indonesia

Video Suzuki Aerio 2002

KESIMPULAN Suzuki Aerio 2002

Sebagai pengganti Suzuki Forza, Aerio tergolong sukses melampaui pendahulunya. Sosok Hatchback berpintu 5 yang kala itu masih sangat jarang ditemui, membuat Suzuki Aerio banyak dilirik oleh masyarakat Tanah Air. Namun sayang, umur Aerio di Indonesia tak begitu panjang dikarenakan banyak kompetitornya hadir dengan desain lebih modis dan sporty. Meski begitu, sosoknya yang masih Fresh, berbodi ringkas serta dilengkapi fitur standar, membuatnya masih layak untuk dimiliki. Tak lupa juga, harga yang terjangkau juga menjadi faktor utama dari banyak orang untuk memilikinya.

>>> Jangan lupa untuk selalu menyimak ulasan lengkap dan kritis dari kami sebelum Anda membeli mobil

Franky Pratama
 

Ulasan anda

Rate
0,0/ 5,0

review lain

Cari review mobil