Review Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019: Ekspresi Sisi Agresif Sang Ultra Luxury SUV

23/11/2019

Share this post:

Rolls-Royce Cullinan 2019

Editor rate:

Lihat promo

Didapuk sebagai ikon ultra luxury SUV, Rolls-Royce Cullinan tampil prestisius membawa desain, tampilan, hingga konsep Magic Carpet Ride yang merupakan mahakarya para artisan brand mobil yang bermarkas di Goodwood, Inggris ini. Namun apa jadinya ketika para artisan ini mencetuskan gagasan karakter Cullinan yang lebih agresif?

Review Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019: Ekspresi Sisi Agresif Sang Ultra Luxury SUV
Review Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019: Ekspresi Sisi Agresif Sang Ultra Luxury SUV
0 Gambar

Pengantar Rolls-Royce Cullinan 2019

Mari kita simak spesifikasi Rolls-Royce Cullinan 2019 di bawah ini.

Kelebihan

SUV Rolls-Royce berpenampilan lebih agresif

Kemewahan interior lebih eksklusif berkat material technical carbon veneer

Sensasi berkendara lebih dinamis tanpa menghilangkan sensasi Magic Carpet Ride

Kekurangan

Harga lebih mahal dari Cullinan standar

Review Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019 - Nama Rolls-Royce Cullinan saat ini menjadi simbol penting terhadap pencapaian segmen SUV di global. Membawa konsep Ultra Luxury SUV, Rolls-Royce Cullinan menjadi salah satu model Rolls-Royce yang kini masuk dalam top list mobil incaran kaum jet set maupun para miliarder di seluruh dunia.

Sekalipun berpengalaman menciptakan mobil selama lebih dari satu abad, baru di era Millenium ini Rolls-Royce mengembangkan permintaan konsumen VVIP mereka yang semakin muda dan menginginkan Rolls-Royce yang menitikberatkan pada kesan agresif, dinamis, serta bisa mempersonifikasi sisi alter ego-nya. Buah pemikiran inilah yang dikemas secara ekspresif oleh para artisan Rolls-Royce melalui edisi Black Badge.

Gambar menunjukkan Keluarga Black Badge Rolls-Royce

Keluarga Rolls-Royce yang memiliki edisi Black Badge

Tahun 2016 menjadi debut perdana Rolls-Royce dengan citra Black Badge. Model pertama yang mengadopsi citra ini adalah Rolls-Royce Ghost & Rolls-Royce Wraith. Setahun berselang, giliran Rolls-Royce Dawn yang mengadopsi edisi Black Badge, serta menuai kesuksesan besar seperti kedua model sebelumnya.

Tepat di akhir tahun 2019, Rolls-Royce melengkapi edisi Black Badge dengan merilis Rolls-Royce Cullinan Black Badge. Menjadi model pertama Rolls-Royce berbasis Architecture of Luxury yang menyandang Black Badge, mobil ini pun dirancang ulang oleh para teknisi dan artisan Rolls-Royce agar tetap mempertahankan status sebagai raja tertinggi di segmen Ultra Luxury SUV.

Apakah versi ekspresif dari para artisan ini bisa membawa sosok “The King of Night” menjadi mahakarya yang paling diminati konsumen VVIP Rolls-Royce saat ini? Simak ulasan mendalam kami terkait SUV Rolls-Royce ini dalam review Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019.

Eksterior Rolls-Royce Cullinan 2019

Review Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019: Eksterior Depan

Foto Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019 dari sisi depan

Penampilan eksterior depan Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019

Dari sisi depan, Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019 tidak mengalami pergantian desain apapun. Tapi para artisan Rolls-Royce secara khusus merevisi Pantheon Grille depan, menggunakan aksen bubuhan warna dark chrome.

Ciri khas ikonik Rolls-Royce pada Rolls-Royce Cullinan Black Badge juga ikut mengalami perubahan dalam hal material. Contoh pada logo “Double-R” dibalut silver-on-black, dan pada patung The Spirit of Ecstasy menggunakan high gloss dark chrome.

Review Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019: Eksterior Samping

Foto Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019 dari sisi samping

Penampilan eksterior samping Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019

Tidak ada pergantian dimensi ataupun bentuk bodi dari Rolls-Royce Cullinan Black Badge dan Rolls-Royce Cullinan konvensional. Detil pembeda kedua versi mobil ini terletak pada velg 22 inci forged alloy, khusus edisi Black Badge. Rolls-Royce juga untuk pertama kalinya menggunakan high gloss red paint pada brake caliper, khusus untuk edisi spesial ini.

Untuk setiap produksi khusus Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019, calon konsumen bisa memilih sampai 44 ribu warna, termasuk opsi warna Black Badge Signature Black. Lapisan cat sampai pernis mengalami 10 kali poles secara manual oleh tangan para artisan, termasuk segaris warna Coachline yang memiliki opsi corak warna kontras.

Review Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019: Eksterior Belakang

Foto Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019 dari sisi belakang

Penampilan eksterior belakang Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019

Rolls-Royce menekankan konsep buritan belakang yang unik, karena format pintu bagasi dibuat terinspirasi oleh Rolls-Royce D-Back yang lahir di era 1930-an. Area eksterior belakang Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019 menggunakan detil dark chrome, termasuk pada area exhaust pipes.

>>> Mungkin Anda ingin baca:


Interior Rolls-Royce Cullinan 2019

Review Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019: Dashboard & Setir

Rolls-Royce menerapkan etos khusus pada dashboard Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019, mengikuti petuah founder Sir Henry Royce: “When it does not exist, design it”.

Foto Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019 dari sisi dashboard & setir

Penampilan area dashboard & setir Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019

Ya, Rolls-Royce secara khusus menciptakan panel black badge cullinan technical carbon veneer di area dashboard. Detil panel ini dipadukan oleh aksen leather yang memiliki banyak opsi warna, salah satu opsi khusus di edisi ini adalah forge yellow.

Proses produksi panel pada dashboard ini cukup menarik. Setiap helai panel carbon yang digunakan mengalami enam lapis pernis dan didiamkan selama 72 jam, sebelum akhirnya di poles ulang menggunakan tangan artisan Rolls-Royce. Total dibutuhkan 21 hari untuk pengerjaan panel yang bisa dirasakan hadir di 23 titik pada area dashboard dan interior mobil.

Di luar hal tersebut, Rolls-Royce mempertahankan dua layar digital pada area dashboard untuk panel instrumen dan system infotainment. Setir pun masih seperti edisi Rolls-Royce Cullinan konvensional, termasuk tuas transmisi di belakang setir. Hanya saja, pada area jam analog yang disematkan dalam dashboard menggunakan logo Lemniscate.

Review Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019: Jok

Rolls-Royce secara khusus menggunakan material leather berkualitas premium pada jok Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019, yang sudah bisa ditebak menggunakan warna fine black. Adapun detil pada jok menggunakan aksen Forge Yellow, dan terdapat aksen jahitan logo Double R maupun logo Lemniscate yang dijahit secara hand made.

Foto Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019 dari sisi jok

Penampilan area jok Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019

Tapi tahukah Anda bahwa ada alasan khusus mengapa pada area jok, termasuk detil pada interior Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019, menyematkan logo Lemniscate?

Ya, logo ini merupakan bentuk penghormatan Rolls-Royce terhadap Sir Malcolm Campbell yang sukses mencatat World Water Speed Record di era 1930an menggunakan Blue Bird K3 hydroplane bermesin Rolls-Royce R Racing engine. Rolls-Royce memilih logo ini untuk edisi Black Badge sebagai cerminan semangat mengejar level performa tertinggi yang tiada henti.

>>> Baca juga:

Fitur Rolls-Royce Cullinan 2019

Review Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019: Fitur Hiburan

Foto Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019 dari sisi audio

Penampilan layar 12 inci touchscreen high definition di area jok belakang Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019

Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019 menggunakan sistem hiburan cerdas berbasis BMW iDrive yang dikustomisasi sesuai konsep tema Rolls-Royce. Selain tersedia layar infotainment beserta kontrol rotary di central console, di area kabin hadir dua layar 12 inci touchscreen high definition. Sistem hiburan ini terkoneksi pada total 18 speaker dari Rolls-Royce Bespoke Audio.

Review Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019: Fitur Kemewahan

Foto Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019 dari sisi area Starlight Headliner

Penampilan Starlight Headliner Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019

Ciri khas kemewahan khas Rolls-Royce tersedia pada area atap, dimana para artisan Rolls-Royce menciptakan Starlight Headliner yang menggunakan total 1344 lampu fibre optic. Desain Starlight Headliner bisa mengikuti titik rasi bintang yang disukai oleh konsumen, sehingga antara mobil Rolls-Royce Cullinan Black Badge satu dengan lainnya pasti berbeda.

Foto Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019 dari sisi area viewing suite

Penampilan Viewing Suite Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019

Seperti layaknya versi standar, pada edisi Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019 hadir Cullinan Recreation Module yang tersedia di area bagasi. Fungsi fitur ini memungkinkan ruang bagasi menjadi tempat penyimpanan barang maupun alat yang dikhususkan untuk “rekreasi” sang pemilik. Satu contoh ialah opsi Viewing Suite yang menempatkan kursi lipat elektrik di belakang bagasi, dimana kursi ini bisa dinikmati konsumen Rolls-Royce saat bersantai menikmati pemandangan panorama indah seusai berpetualang. 

>>> Desain Ultra Mewah dari SUV terbaru Rolls-Royce Cullinan 2019

Operasi Rolls-Royce Cullinan 2019

Foto Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019 dari sisi mesin

Penampilan mesin Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019

Rolls-Royce tetap mempercayakan mesin 6.75 liter V12 Twin-Turbocharged. Meski demikian, mesin ini di-setting ulang oleh Rolls-Royce sehingga menghasilkan total tenaga 591 HP (600 PS) dan torsi 900 Nm. Kekuatan mesin ini tersalurkan ke semua roda melalui transmisi ZF 8-percepatan otomatis.

Secara teknis, Rolls-Royce merevisi sektor suspensi agar bisa menghasilkan sensasi berkendara lebih dinamis, tanpa menghilangkan karakter Magic Carpet Ride. Secara khusus Rolls-Royce menyediakan tombol “Low” di tuas transmisi demi memaksimalkan karakter berkendara di medan ekstrem, selain tentu saja menggunakan  Off-Road Mode.

Salah satu detil yang cukup menarik hadir di Rolls-Royce ialah exhaust. Jika selama ini karakter suara knalpot Rolls-Royce lebih smooth, khusus untuk Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019 menggunakan sistem exhaust baru yang dirancang mampu menghasilkan karakter suara yang diklaim Rolls-Royce sebagai “basso profundo”.

>>> Rolls-Royce Sweptail, Mobil Baru Termahal di Dunia

Spesifikasi Rolls-Royce Cullinan 2019

Informasi spesifikasi Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019 bisa disimak di tabel ini.

Mesin Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019

Tipe

V12 twin-turbo

Kapasitas

6.750 cc

Tenaga Maksimal

591 HP (600 PS)

Torsi Maksimal

900 Nm

Transmisi

8-Speed AT, AWD

Dimensi Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019

Panjang

5.341 mm

Lebar

2.164 mm

Tinggi

1.835 mm

Jarak Sumbu Roda

2.941 mm

Suspensi & Kaki-kaki Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019

Suspensi Depan

Double Wishbone

Suspensi Belakang

5-link

Velg

22 inch Forged Alloy Wheels

Daftar Harga Rolls-Royce Cullinan 2019

Sudah bisa ditebak bahwa harga edisi spesial Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019 akan diposisikan lebih mahal daripada Cullinan standar. Belum lagi jika memilih opsi kustomisasi beragam, bisa membuat harga mobil ini bisa melambung tinggi dengan waktu pengerjaan lebih lama. Biasanya pengerjaan mobil Rolls-Royce akan memakan waktu 6 bulan sampai 1 tahun lebih, tergantung opsi dan tingkat kesulitan pengerjaan.

>>> Klik sini untuk cek harga dan promo saat membeli mobil Rolls-Royce

Kesimpulan Rolls-Royce Cullinan 2019

Di atas langit, masih ada langit. Mungkin selama ini para konsumen VVIP Rolls-Royce akan memandang Rolls-Royce Cullinan sebagai “The Ultimate of Ultra Luxury SUV”. Namun sang pabrikan asal Goodwood, Inggris, tidak serta merta menempatkan Rolls-Royce Cullinan hanya dalam versi konvensional saja.

Lewat Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019, Rolls-Royce memantapkan diri kembali sebagai benchmark dalam hal memproduksi mobil, bahkan untuk kelas SUV sekalipun. Pendekatan pada edisi spesial ini meningkatkan karakter Rolls-Royce Cullinan konvensional menjadi lebih agresif, dinamis, dan tetap memiliki aura berkelas tinggi. Tak ayal, sosok Rolls-Royce Cullinan Black Badge 2019 mampu membangkitkan sisi alter ego dari para konsumen VVIP Rolls-Royce saat ini.

>>> Jangan lupa klik sini untuk lanjut membaca artikel review mobil yang menarik lainnya

Hafizh Fauzan
Share this post:

Dealer mobil terpercaya

Lihat lainnya

Review lain

Review Land Rover Defender 2019: Teknologi Baru Rasa Lama

11/09/2019

Editor rate:

Salah satu kendaraan bersejarah besutan Land Rover adalah Defender. Sayangnya, model ini sudah dihentikan pada tanggal 29 Januari 2016. Kabar paling menggembirakan adalah model bersejarah ini akan diciptakan kembali dalam bodi yang lebih modern. Bagaimana informasi selengkapnya? Mari kita simak review Land Rover Defender 2019.

Lihat juga

Review Jeep Wrangler JL Sahara Unlimited 2019: Varian Menengah Yang Tetap Menggoda

03/08/2019

Editor rate:

PT Hascar International Motor akhirnya memperkenalkan Jeep Wrangler JL Sahara Unlimited yang merupakan varian menengah dari jajaran Jeep Wrangler JL. Meski popularitasnya tak ‘segagah’ varian Rubicon, namun varian Sahara tetap menggoda dengan sosok yang lebih kalem dan elegan layaknya sebuah kendaraan 4x4 perkotaan.

Lihat juga

Review Lamborghini Huracán Sterrato 2019: Ketika Lamborghini Menciptakan ‘Tamiya’ Hidup

25/06/2019

Editor rate:

Automobili Lamborghini tampaknya sangat antusias untuk bermain di lini Sport Utility Vehicle (SUV). Jika sebelumnya adalah Urus, kini tersedia Concept Car terbaru bernama Lamborghini Huracán Sterrato. Kelebihannya diklaim untuk menyediakan sensasi berkendara Fun to Drive, meski berjalan di medan berat sekalipun. Mari kita simak bersama sosoknya dalam review Lamborghini Huracán Sterrato 2019.

Lihat juga

Review MINI John Cooper Works Countryman 2020: Crossover Sporty MINI Lebih Bertenaga

04/06/2019

Editor rate:

Tingginya permintaan untuk SUV membuat MINI juga menghadirkan versi SUV mereka sendiri. Dan akhirnya, MINI John Cooper Works Countryman 2020 dibuat sebagai crossover sukompak. Bukan SUV, tetapi tidak lagi MINI konvensional.

Lihat juga

Review Bentley Bentayga Speed 2019

04/03/2019

Editor rate:

Bentley Bentayga Speed saat ini menjadi benchmark SUV tercepat di dunia untuk tahun 2019. Apa alasannya? Dan apakah SUV ini tetap memiliki nuansa kemewahan kelas atas khas Bentley?

Lihat juga