Review Ferrari SF90 Stradale 2019

31/05/2019
editor rate: 4,7 user rate: 4,0
Inovasi pun dilakukan Ferrari agar selalu menjadi benchmark di ranah supercar. Salah satunya memperkenalkan era mobil supercar plug-in hybrid paling agresif yang dimiliki Ferrari, Ferrari SF90 Stradale 2019

PENGANTAR Ferrari SF90 2019

Review Ferrari SF90 Stradale 2019 - Kesuksesan Ferrari tidak bisa dipisahkan dari divisi motorsport mereka, Scuderia Ferrari, yang menjadi cikal bakal eksistensi Ferrari di ajang dunia otomotif sejak 90 tahun silam. Berbekal passion tinggi di dunia motorsport, Enzo Ferrari sebagai founder Scuderia Ferrari (dan brand Ferrari tentu saja) secara sukses membentuk pijakan arah dunia motorsport lewat inovasi di setiap kendaraan mobil balap mereka, yang kemudian dituangkan secara lugas ke dalam mobil produksi mereka.

Gambar dua mobil Ferrari SF90 (F1) dan Ferrar SF90 Stradale

Dua ikon Ferrari di ajang balap F1 (SF90, Atas) dan mobil jalan raya Ferrari terkuat (SF90 Stradale, Bawah)

Dan sejalan dengan momen ulang tahun Scuderia Ferrari ke-90 Tahun, Ferrari menciptakan sebuah mahakarya yang menjadi benchmark mereka di ranah dunia otomotif saat ini. Ia menjadi mobil produksi massal Ferrari terkuat secara figur performa, sekaligus menjadi inovasi mobil performa dengan teknologi plug-in hybrid (PHEV) pertama di jajaran line-up Ferrari. Dan sang pelopor ini memiliki nama Ferrari SF90 Stradale.

Ferrari SF90 Stradale menjadi model tertinggi Ferrari dari keluarga V8 Ferrari (saat ini Ferrari F8 Tributo) dan menjembatani model tersebut dengan Ferrarl LaFerrari. Adapun positioning dia berada sebagai model flagship menggeser Ferrari 812 Superfast. Tanpa berpanjang lebar lagi, Cintamobil.com akan ajak Anda melihat sosok mobil supercar terbaru Ferrari ini dari beragam aspek teknis maupun visual dalam review Ferrari SF90 Stradale 2019.

EKSTERIOR Ferrari SF90 2019

Di bawah komando Flavio Manzoni dan Ferrari Styling Centre, sasis dan desain eksterior Ferrari SF90 Stradale 2019 sepenuhnya baru dan menggunakan material ultra ringan namun kuat, salah satunya carbon fibre. Selain itu, Ferrari juga memaksimalkan aerodinamika Ferrari SF90 Stradale 2019 dengan pendekatan layaknya mobil balap Formula 1. Informasi lebih detil terhadap eksterior supercar ini bisa disimak dari sisi depan samping hingga belakang.

Review Ferrari SF90 Stradale 2019 : Eksterior Depan

Gambar sebuah mobil Ferrari SF90 Stradale 2019 berwarna merah dilihat dari sisi depan

Sosok Ferrari SF90 Stradale 2019 dari sisi eksterior depan

Jika diperhatikan secara konsep desain, Ferrari SF90 Stradale 2019 menampilkan fascia depan yang agresif dan futuristik lewat sentuhan headlight Matrix LED dengan bentuk c-shaped jika diselaraskan dengan bentuk brake air intake di bumper depan. Para desainer Ferrari juga memaksimalkan kinerja vortex generator di kolong bagian depan mobil, yang mana hal ini dimungkinkan akibat posisi sasis di area depan yang ditinggikan sekitar 15 mm. 

Jika diperhatikan pada area grille depan terdapat tiga bagian air intake berukuran masif. Untuk air intake di sisi kiri dan kanan berfungsi untuk aliran udara ke radiator dan menyalurkan udara ke front diffuser. Sedangkan pada air intake di tengah berfungsi mendinginkan motor elektrik di bagian front axle.

Review Ferrari SF90 Stradale 2019 : Eksterior Samping

Gambar menunjukkan sebuah mobil Ferrari SF90 Stradale 2019 dilihat dari sisi samping

Sosok Ferrari SF90 Stradale 2019 dari sisi eksterior samping

Pendekatan agresif juga hadir pada Ferrari SF90 Stradale 2019. Dari bagian samping bisa dilihat area kaca depan yang lebih melengkung, dipadukan pilar A yang ramping, serta lekuk atap yang melandai akibat efek ruang kabin yang bisa dibuat lebih rendah 20 mm untuk mengejar centre of gravity yang rendah. Ferrari juga merombak sisi side air intake untuk bisa memberikan udara lebih besar ke intercooler yang ada di dalam lubang aero tersebut. Dan untuk pelek yang digunakan juga mengalami desain khusus, dimana pelek tersebut didesain mengikuti konsep Blown Geometry yang pada dasarnya memaksimalkan udara keluar dari ruang fender dalam ban sekaligus memaksimalkan aliran udara dari front diffuser.

Review Ferrari SF90 Stradale 2019 : Eksterior Belakang

Gambar sebuah mobil Ferrari SF90 Stradale 2019 dilihat dari sisi belakang

Sosok Ferrari SF90 Stradale 2019 dari sisi eksterior belakang

Para desainer Ferrari merasakan kebebasan menciptakan bagian belakang, khususnya area kap mesin belakang bisa ditempatkan lebih rendah akibat posisi mesin yang dibuat lebih rendah. Adapun dengan posisi kap mesin lebih rendah, maka ada beberapa elemen desain yang dimaksimalkan untuk menghasilkan downforce lebih baik. Satu contoh ialah posisi twin exhaust pipe yang posisinya tepat di tengah bumper belakang.

Untuk memaksimalkan efek downforce, Ferrari Design Centre menghadirkan inovasi aerodinamika berupa "Shut-Off Gurney". Sistem aerodinamika ini menggunakan bentuk layaknya rear wing yang terbagi dalam dua bagian, yakni bagian pertama berupa fixed wing bersamaan dengan posisi third brake light dan bagian kedua ialah panel di dekat kap mesin belakang yang bisa naik turun secara otomatis. Konsep kerja Shut-off Gurney serupa dengan sistem DRS (Drag Reduction System) pada mobil balap F1, sehingga memungkinkan Ferrari SF90 Stradale 2019 memiliki downforce lebih baik di buritan belakang selain menggunakan rear diffuser berukuran masif. 

>>> Mungkin Anda ingin baca:

INTERIOR Ferrari SF90 2019

Gambar bagian kabin mobil Ferrari SF90 Stradale 2019

Penampilan Ferrari SF90 Stradale 2019 dari area ruang kabin

Pendekatan futuristik dan radikal dilakukan Ferrari dari sisi interior Ferrari SF90 Stradale 2019. Mayoritas tombol di dalam kokpit menggunakan haptic touch, yang bisa dijangkau oleh pengemudi dengan mudah karena posisinya yang sejajar dengan area setir. Pada setir Ferrari SF90 Stradale 2019 sudah menggunakan e-Manettino dengan settingan mode berkendara dan power unit, touchpad di sisi kanan setir untuk mengatur instrument cluster, serta tombol rotary untuk cruise control. 

Sistem instrument cluster pada Ferrari SF90 Stradale 2019 memiliki pendekatan lebih futuristik karena menggunakan layar display 16 inci dengan grafis dan interface yang mutakhir. Sistem HMI (Human Machine Interface) juga turut dirombak agar bisa memberikan experience kepada pengemudi lebih baik dalam hal penyampaian informasi seputar kondisi mobil maupun fitur pendukung seperti hiburan audio maupun navigasi.

Gambar menunjukkan Ferrari SF90 Stradale 2019 dari sisi jok dan dashboard

Penampilan Ferrari SF90 Stradale 2019 dengan format jok semi bucket dan dashboard yang menghadap ke pengemudi

Di samping futuristik, Ferrari SF90 Stradale 2019 tetap memberikan sentuhan khas mobil balap yang bisa dirasakan melalui penggunaan jok model semi-bucket seat. Menariknya, pada area central console yang berada di tengah jok terdapat tombol yang biasanya pada model Ferrari lama menjadi tombol untuk Launch Control, mode transmisi, serta tombol rear brake. Nah pendekatan tersebut kini berpindah digantikan tuas yang posisinya mengikuti desain manual gear-shift gate.

>>> Baca juga:

FITUR Ferrari SF90 2019

Gambar menunjukkan tombol emanettino pada mobil Ferrari SF90 Stradale 2019

Tombol eManettino pada Ferrari SF90 Stradale 2019 mengatur pilihan mode berkendara dan power unit.

Sistem mode berkendara pada Ferrari SF90 Stradale 2019 dikemas menggunakan fitur eManettino. Fitur ini terbagi oleh dua pilihan mode, baik itu mode berkendara maupun tombol power unit. Untuk pilihan mode berkendara masih mengikuti format mobil Ferrari saat ini, mulai dari pilihan Wet, Sport, Race, CT-Off, sampai ESC Off. Sedangkan di sisi panel haptic touch kiri terdapat empat pilihan mode drive unit yang berbeda-beda.

Untuk mode pertama adalah "eDrive", dimana mobil otomatis berjalan full menggunakan motor listrik dengan range maksimal 25 km. Fitur ini pun akan otomatis hidup apabila mobil melakukan gerakan mundur. Mode kedua pada eManettino untuk pengaturan power unit ialah "Hybrid", yang default aktif saat mobil dinyalakan. Efisiensi mesin dan regenerasi energi saat deselerasi digunakan untuk mengisi daya baterai dan menghasilkan performa yang memuaskan saat berkendara bersama Ferrari SF90 Stradale 2019.

Untuk performa lebih impresif, tersedia mode "Performance" yang membuat respon motor elektrik dan mesin jadi lebih agresif, dimana jika pada mode Hybrid efisiensi yang ditekankan, maka di mode ini prioritas dalam pengisian daya bateral lebih dipercepat sehingga performa dari motor elektrik jadi lebih kuat. Dan mode paling kencang, 'Qualify', ialah mode yang dipilih untuk memaksimalkan semua torehan performa baik dari mesin bensin maupun motor elektrik. Semua respon mesin di-set untuk menghasilkan performa yang kuat saat dibutuhkan, dan prioritas untuk pengisian daya baterai jadi diminimalisir saat masuk ke mode ini.

Di samping eManettino, Ferrari juga mengembangkan teknologi yang memastikan handling mobil yang berpenggerak all-wheel drive ini agar tetap responsif dan menyenangkan. Teknologi tersebut di antaranya adalah eSSC (electronic Side Slip Control), Torque Vectoring di front axle, Electric Traction Control, dan RAC-e (electronic cornering set-up regulator).

>>> F1 GP Bahrain: Mercedes Tekuk Ferrari, Hamilton Puji Leclerc

OPERASI Ferrari SF90 2019

Inovasi Ferrari terhadap SF90 Stradale terfokus utama di sektor performa. Ia menggunakan mesin berkonfigurasi V8 turbo 90 ° yang selama ini digunakan Ferrari, yang mengalami peningkatan dari sisi kapasitas mesin menjadi 4.0 liter. Mesin ini berdasarkan klaim Ferrari bisa menghasilkan tenaga 780 cv (769 hp) dengan torsi puncak 800 Nm, terbesar dalam sejarah mesin V8 Ferrari.

Namun bukan di situ saja 'wow factor' yang ada di Ferrari SF90 Stradale 2019. Ia juga menggunakan teknologi MGU-K (Motor Generator Unit-Kinetic) yang diturunkan langsung dari ajang balap F1. Total 3 motor elektrik digunakan pada Ferrari SF90 Stradale 2019, 2 motor di front axle dan 1 motor berada di antara mesin V8 dan transmisi 8-percepatan dual clutch gearbox. Total output yang bisa dihasilkan oleh motor elektrik dengan dukungan baterai lithium-ion 7.5 kWh ini bisa menghasilkan figur performa maksimal 220 cv.

Gambar menunjukkan desain bagian mesin Ferrari SF90 Stradale 2019

Penampilan mesin V8 dan MGU-K Ferrari SF90 Stradale 2019

Baik kinerja mesin V8 dan MGU-K bisa berubah sesuai pilihan power unit mode yang dipilih oleh pengemudi lewat e-manettino. Tapi jika ditarik secara garis besar, inilah kombinasi performa yang memungkinkan Ferrari SF90 Stradale memiliki performa 1000 cv (986 hp) , terbesar sepanjang sejarah mobil produksi supercar Ferrari. Berbekal performa sebesar itu, mobil yang bergerak dengan sistem all-wheel drive (E4WD w/ eTC, eDiff3) yang pertama kali dipasang di mobil produksi Ferrari.

Ferrari SF90 Stradale 2019 bisa mengeksekusi 0-100 km/jam hanya dalam waktu 2.5 detik, dan bisa berlari hingga 340 km/jam. Ferrari juga mengklaim dengan menggunakan motor listrik saja tanpa dukungan mesin V8, Ferrari SF90 Stradale 2019 bisa dilpakai berkendara dengan range jarak tempuh maksimal 25 km. 

>>> Review Ferrari F12berlinetta 2012: Raungan Mesin Yang Buat Bulu Bergidik

spesifikasi Ferrari SF90 2019

Informasi spesifikasi Ferrari SF90 2019 bisa disimak di sini.

SPESIFIKASI Ferrari SF90 Stradale 2019

DIMENSI

Panjang x Lebar x Tinggi

4.710 mm x 1.972 mm x 1.186 mm

MESIN

Tipe Mesin

4.0 Liter V8 Twin-Turbo + MGU-K & lithium-ion 7.5 kWh Battery

Kapasitas Silinder

3.990 cc

Daya Maksimum (total)

1000 cv (986 hp)

Torsi Maksimum (total)

800 Nm

Sistem Transmisi

F1 8-speed dual-clutch gearbox

Kecepatan Maksimum

340 Km/jam

Akselerasi 0-100 Km/Jam

2,5 Detik

kelebihan & kekurangan Ferrari SF90 2019

Bagaimana pendapat Cintamobil.com terhadap kelebihan dan kekurangan Ferrari SF90 Stradale 2019? Silakan simak di bawah ini

Kelebihan Kekurangan
Ferrari V8 Terkuat dengan figur performa melebihi hypercar Ferrari LaFerrari Butuh Adaptasi agar bisa memaksimalkan ragam fitur teknologi mutakhir di dalam Ferrari SF90 Stradale
Lompatan teknologi dari dalam interior sampai ke fitur yang digunakan Perawatan komponen mesin lebih kompleks karena ada sistem PHEV
Bisa dipesan publik lebih mudah karena produksi massal bukan edisi khusus  

daftar harga Ferrari SF90 2019

Foto Resmi Ferrari SF90 Stradale 2019 edisi Assetto Fiorano

Ferrari SF90 Stradale 2019 edisi Assetto Fiorano

Belum ada informasi resmi mengenai harga Ferrari SF90 Stradale 2019. Namun Ferrari untuk pertama kalinya menyediakan dua opsi untuk SF90 Stradale, yakni versi normal dan versi "Assetto Fiorano". Versi ini merupakan versi lebih motorsport untuk Ferrari SF90 Stradale 2019, dimana ada pergantian part di dalam mobil, mulai dari pergantian panel di interior dan eksterior menggunakan carbon fibre dan titanium lebih banyak, Multimatic shock absorbers yang digunakan pada ajang balap GT, high downforce carbonfibre rear spoiler, serta ban baru Michelin Pilot Sport Cup2.

Video Ferrari SF90 2019

KESIMPULAN Ferrari SF90 2019

Di atas kertas, jelas Ferrari SF90 Stradale 2019 punya segala resep jitu untuk menciptakan dirinya sebagai salah satu ikon supercar terbaik di mata pecinta mobil maupun kalangan Tifosi dan Ferrari Enthusiast. Ia memiliki paras yang tegas dan sangat mencuri perhatian, ia pun dibekali performa terhebat (sampai saat ini) di segmen supercar dunia, serta dukungan teknologi terbaik yang dikembangkan berdasarkan pengalaman dari dunia balap sudah disematkan padanya.

Berdasarkan kombinasi dari hal tersebut, tidak salah jika pembuktian skuad Maranello dalam menciptakan supercar ikonik berhasil dilakukan oleh Ferrari SF90 Stradale 2019. Apalagi dengan status ia bukan edisi spesial dengan angka produksi terbatas, membuat kesempatan para calon konsumen Ferrari dalam memiliki mobil ini lebih besar. Dan bukan tidak mungkin, Ferrari SF90 Stradale 2019 menjadi tonggak awal lahirnya generasi supercar Ferrari dengan tenaga PHEV yang memiliki performa lebih tinggi, sehingga membentuk segmentasi garis famili yang baru di dalam keluarga Ferrari.

>>> Klik sini untuk lanjut membaca artikel review mobil yang menarik lainnya

HAFIZH FAUZAN
 

Ulasan anda

Rate
0,0/ 5,0

review lain

Cari review mobil