Review Ferrari P80/C 2019

27/03/2019
editor rate: 4,8 user rate: 4,0
Menjadi satu-satunya project one-off Ferrari yang dibuat hanya untuk digunakan di trek balap, mungkinkah Ferrari P80/C menjadi kreasi engineering Maranello yang paling spektakuler sepanjang sejarah istal kuda Maranello?

PENGANTAR Ferrari P80/C 2019

Review Ferrari P80/C 2019 - Aspek styling bagi mobil Ferrari memang memiliki tempat yang agak berbeda dibandingkan jika berbicara aspek performa. Maklum saja, secara styling Ferrari termasuk yang lebih suka berkolaborasi dengan desainer sekaligus coachbuilder ternama di masanya.

Gambar mobil Ferrari 250 Testarossa berwarna merah dilihat dari sisi depan

Ferrari 250 Testarossa produksi 1957 – 1958 memiliki bodi karya coachbuilder Scaglietti

Contohnya ialah di masa era 50-70an sangat mudah ditemui Ferrari lahir dengan bodi yang diciptakan oleh ‘Carrozeria’ alias coachbuilder seperti Bertone, Scaglietti, Touring Superleggera, Pinin Farina, Vignale, dan masih banyak lagi. Menjelang era 70an sampai di akhir masa Ferrari F12 Berlinetta, karya supercar dari istal kuda Maranello hasil desain dari rumah desain Pininfarina. Baru semenjak era Ferrari LaFerrari dan jajaran mobil supercar Ferrari masa kini semuanya dikerjakan secara in-house oleh Ferrari Centro Stile.

Nah, semenjak tahun 2008 Ferrari sejatinya memiliki divisi khusus yakni Ferrari One-Off. Divisi ini pada dasarnya menjadi ‘coachbuilder’ bagi konsumen Ferrari yang ingin memiliki mobil yang memang hanya dibuat untuk dirinya, baik secara desain eksterior dan interior. Tidak semua pemilik Ferrari bisa mengikuti program Ferrari One-Off, hanya untuk Anda yang memiliki ‘CV’ yang baik di mata Ferrari, plus mampu menggelontorkan dana tak terbatas yang bisa mewujudkan project mobil yang diinginkan lewat Ferrari One-Off.

Gambar banyak orang yang sedang memfoto dengan mobil Mobil Ferrari SP1 2008

Ferrari SP1 di tahun 2008 menjadi era awal lahirnya program Ferrari one-off

Pertama kali model one-off hadir adalah Ferrari SP1 yang berkolaborasi dengan Fioravanti dan mengambil basis dari F430. Ferrari SP1 diciptakan untuk kolektor Ferrari di Jepang, Junichiro Hiramatsu, pada di tahun 2008. Sejak saat itu miliarder sekaligus kolektor Ferrari yang layak berdasarkan penilaian Ferrari, memanfaatkan program ini. Salah satunya adalah musisi Eric Clapton, yang mengikuti program Ferrari One-Off sehingga melahirkan Ferrari SP12 EC yang terinspirasi oleh koleksi Ferrari 512 BBi miliknya.

Debut Ferrari P80/C 2019 berwarna merah dilihat dari sisi depan sedang parkir di bawah langit yang biru dan segar

Sosok Ferrari P80/C menandai karya terbaru Ferrari One-Off

Nah di tahun 2019, divisi Ferrari One-Off kembali melahirkan karya yang diklaim menjadi karya Ferrari one-off paling ekstrim, Ferrari P80/C. Dikepalai Flavio Manzoni selaku direktur Ferrari Styling Centre, mobil yang diproduksi selama kurun waktu 4 tahun ini menjadi satu-satunya Ferrari one-off yang paling menginterpretasikan tema Sports Prototype concept, sehingga menghasilkan ‘Hero Car’ dengan karakter soul yang unik. So tak perlu berlama-lama, Cintamobil.com persembahkan review Ferrari P80/C 2019 untuk Anda para Ferraristi sejati.

EKSTERIOR Ferrari P80/C 2019

Gambar menunjukkan Skestsa final Ferrari P80/C 2019 berwarna merah dilihat dari sisi depan

Sketsa desain final Ferrari P80/C 2019

Mengingat Ferrari P80/C diciptakan hanya untuk digunakan di atas trek balap dan tidak digunakan untuk balapan betulan, maka secara kreasi para engineer dan desainer Ferrari bisa bebas memaksimalkan kreasi mereka di atas Ferrari P80/C tanpa perlu memperdulikan aspek homologasi (plus road legal). Jika mengacu secara desain, mobil yang berbasis Ferrari 488 GT3 ini terinspirasi elemen desain dari mobil balap klasik Ferrari330 P3/P4, Dino 206 S dan 250 LM. Agar lebih jelas, kami akan mengulas dari eksterior depan, samping, hingga belakang Ferrari P80/C 2019 berikut ini.

Review Ferrari P80/C 2019 : Eksterior Depan

gambar menunjukkan desain bagian depan mobil Ferrari P80/C 2019 berwarna merah

Eksterior depan Ferrari P80/C 2019

Eksterior depan Ferrari P80/C 2019 sudah jelas menampilkan front wing yang sangat besar karena secara dimensi melewati lebar bodi mobil. Di area front splitter sendiri dibuat dengan lekukan khusus agar mengalirkan udara lebih optimal ke air intake di depan bumper. Untuk pencahayaan mobil ini menggunakan LED 5 titik sebagai pencahayaan di area depan mobil, yang disembunyikan di ruang kecil yang ada di fascia depan, dimana bentuk ini terinspirasi oleh desain 330 P3/P4. Inovasi aerodinamika s-duct yang sebelumnya hadir di Ferrari 488 juga diimplementasikan di mobil ini, dengan bentuk yang lebih agresif. Lekukan fender roda juga dibuat sangat dominan di sisi kiri dan kanan fascia depan Ferrari P80/C.

Review Ferrari P80/C 2019 : Eksterior Samping

gambar menunjukkan tampak samping Ferrari P80/C 2019

Eksterior samping Ferrari P80/C 2019

Hal pertama yang langsung terlihat jelas kala melihat desain eksterior Ferrari P80/C 2019 ialah betapa besarnya area ‘greenhouse’ atau area kaca mobil ini. Ferrari Centro Stile sendiri merancang windscreen dan kaca pintu samping ini dengan efek gelap dan dibuat terinspirasi oleh visor mobil balap. Mobil berkelir Rosso Vero ini juga memiliki wheelbase yang sama dengan 488 GT3,  atau sekitar 50 mm lebih panjang dari 488 GTB standar. Detil aero juga tak kalah lengkap hadir di mobil ini, mulai dari aero skirts sampai ke air intake samping yang terbagi dalam dua area serta membuat fender ban belakang memiliki lekuk lebih berotot. Untuk aliran udara di samping mobil juga tetap dimaksimalkan lewat penggunaan kaca spion yang bentuknya disesuaikan kebutuhan aerodinamika mobil.

Review Ferrari P80/C 2019 : Eksterior Belakang

gambar menunjukkan tampak belakang Ferrari P80/C 2019 berwarna merah sedang berjalan di jalan Indonesia

Eksterior belakang Ferrari P80/C 2019

Eksterior belakang Ferrari P80/C 2019 memiliki format ‘catamaran’ style architecture, dimana komponen mesin mobil bisa terlihat lebih jelas dari buritan belakang yang hanya terhalang oleh grille sederhana berfungsi membuang udara panas dari mesin. Adapun kaca belakang dan louvres aluminium yang terlihat pada engine cover terinspirasi dengan bentuk Ferrari 330 P3/P4. Pencahayaan mobil ini memiliki taillight yang tersembunyi di air vents, dengan gaya mirip dengan headlight di mobil ini.

Dan untuk memaksimalkan aerodinamika mobil, selain tentu saja menghadirkan rear diffuser berukuran besar dan menonjol dengan dua muffler ditempatkan di ruang diffuser. Selain itu, Ferrari juga menghadirkan rear spoiler ganda di mobil ini, dimana spoiler pertama memiliki ukuran besar dan ditempatkan di atas panel aero penghubung area air vents dan tail lights. Sedangkan rear spoiler lainnya memiliki bentuk lebih kecil dan ditempatkan di cekungan engine cover, dimana rear spoiler ini mirip tugasnya seperti ‘T-wing’ pada mobil balap F1 SF70H yang digunakan Scuderia Ferrari.

INTERIOR Ferrari P80/C 2019

Gambar menunjukkan desain bagian kokpit Ferrari P80/C 2019

Penampilan kokpit balap Ferrari P80/C 2019

Ruang kokpit Ferrari P80/C ini memiliki format yang tidak berbeda jauh dengan mobil balap Ferrari 488 GT3. Semua tombol operasi mobil ada di central cluster yang menghadap ke pengemudi, dengan setir balap dan instrument cluster yang serupa ditemukan di Ferrari 488 GT3. Bedanya adalah mobil ini memiliki jok bucket seat berkelir biru untuk pengemudi dan penumpang, dengan seat belt 5-titik keluaran Sabelt dengan roll cage dan alat pemadam kebakaran.

>>> Baca juga:

FITUR Ferrari P80/C 2019

Bicara soal fitur, Ferrari masih merahasiakan fitur apa saja yang tersedia di Ferrari P80/C ini. Namun jika sekilas berkaca pada Ferrari 488 GT3 yang merupakan basis dari mobil ini, masih menyediakan teknologi traction control dan ABS berkaitan dengan traksi dan pengereman mobil agar tetap aman saat digunakan dalam kondisi akselerasi cepat di atas trek balap. 

>>> 50 Tahun Michael Schumacher, Ferrari Rilis Aplikasi Hingga Emoji

OPERASI Ferrari P80/C 2019

Gambar menunjukkan desain bagian  mesin Ferrari P80/C 2019

Ruang mesin Ferrari P80/C 2019

Sekali lagi tidak ada informasi pasti dari Ferrari mengenai informasi mesin dari Ferrari P80/C. Jika tidak ada ubahan teknis pada mesin dan tetap mengacu pada basis mobil ini, Ferrari 488 GT3, maka mesin yang digunakan ialah mesin 3.9 liter V8 90° twin-turbo dengan transmisi sequential 6-percepatan. Tenaga yang dihasilkan sekitar 600 Hp @ 7.000 rpm dan torsi sekitar 700 Nm @ 6.000 rpm. Tidak menutup kemungkinan angka ini bisa berbeda karena torehan angka performa ini dibatasi mengikut homologasi balap GT3, dimana Ferrari P80/C tidak perlu mengikuti homologasi dan sangat dibebaskan untuk mengutak-atik performa mesin sampai ke titik maksimal.

>>> Inikah Bentuk Purosangue, SUV Ferrari Pertama?

spesifikasi Ferrari P80/C 2019

Berikut informasi spesifikasi yang bisa dihimpun oleh Cintamobil.com mengenai Ferrari P80/C 2019.

Dimensi/ Ukuran Ferrari P80/C 2019

P x L x T

N/A

Wheelbase

2.700 mm (*)

Mesin Ferrari P80/C 2019

Jenis

3.9 liter V8 90° twin-turbo (*)

Daya maksimum

Sekitar 600 Hp @ 7.000 rpm (*)

Torsi maksimum

Sekitar 700 Nm @ 6.000 rpm (*)

Transmisi

Sekuensial 6-percepatan (*)

Kaki-Kaki Ferrari P80/C 2019

Pelek

18-inch single-nut wheels

* = Mengacu spesifikasi Ferrari 488 GT3

 

kelebihan & kekurangan Ferrari P80/C 2019

Berikut ini kelebihan dan kekurangan Ferrari P80/C 2019 menurut Cintamobil.com

Kelebihan

Kekurangan

Ferrari One-Off satu-satunya yang mengambil basis mobil balap

Kesempatan melihat mobil ini secara langsung amat sangat kecil

Ferrari P80/C memiliki penampilan yang paling agresif dibanding semua line-up one-off

 

Hanya ada 1 unit di dunia dan tidak mungkin diproduksi ulang dalam skala tertentu

 

daftar harga Ferrari P80/C 2019

Lebih baik tidak usah diperdebatkan berapa biaya yang digelontorkan oleh sang pemilik Ferrari P80/C untuk bisa menciptakan mobil ini. Karena sudah pasti investasi yang dikeluarkan sangat tak terbatas, mengingat mulai dari konsep sampai produksi ‘Halo Car’ ini memakan waktu 4 tahun plus sampai membuat Ferrari Styling Centre, tim engineer Ferrari, sampai tim aero Ferrari, ikut campur dalam proses membangun mobil ini bersama sang pemilik yang dirahasiakan identitasnya oleh Ferrari. 

Video Ferrari P80/C 2019

KESIMPULAN Ferrari P80/C 2019

Tidak sembarang pemilik Ferrari bisa menggerakkan semua resource di Maranello untuk bisa memenuhi konsep kendaraan yang mereka inginkan di atas mobil Ferrari. Hanya kolektor dan pemilik Ferrari paling terhormat, dengan relasi sangat erat dengan skuad Maranello, yang bisa melakukan hal ini melalui Ferrari One-Off Program.

Sehingga sebagai bentuk apresiasi, Ferrari pun dengan sukacita menciptakan mobil impian sang pemilik di atas Ferrari yang hanya akan diproduksi satu untuk selamanya. Karena hal ini pula, citra mobil Ferrari paling ekslusif se-dunia langsung melekat pada Ferrari P80/C dan karya-karya Ferrari One-Off lainnya.

Gambar menunjukkan mobil Ferrari P80/C 2019 di atas trek

Ferrari P80/C 2019 menjadi salah satu karya Ferrari One-Off paling spektakuler 

Tapi bukan itu saja yang membuat Ferrari P80/C 2019 terasa spesial. Hal yang spektakuler ialah sang pemilik berhasil menantang batas kemampuan kreasi pasukan istal kuda Maranello untuk menciptakan karya mobil eksklusif dengan basis mobil balap, diperuntukkan menjadi tercepat di atas trek balap, tanpa harus memperdulikan homologasi maupun batasan-batasan apapun yang biasanya ada di ajang balap. 

Alhasil, ‘kebebasan’ inilah yang mengakibatkan Ferrari P80/C menjadi karya one-off Ferrari "non street-legal" paling spektakuler dan paling brutal yang pernah dibuat sepanjang perjalanan sang kuda jingkrak.

>>> Klik sini untuk lanjut baca artikel review mobil yang menarik lainnya

Hafizh Fauzan
 

Ulasan anda

Rate
0,0/ 5,0

review lain

Cari review mobil