Review BMW 735Li 2002

16/03/2019

Share this post:

BMW 7 Series 2002

Editor rate:

Lihat promo

BMW 7 Series generasi keempat ini memang sempat kontroversial di kalangan BMW Enthusiast karena desainnya yang cukup radikal, tapi seiring berjalannya waktu model ini kini menjadi salah satu mobil bekas BMW yang punya fans dan pamor tersendiri.

Review BMW 735Li 2002
Review BMW 735Li 2002
0 Gambar

Pengantar BMW 7 Series 2002

Mari kita simak spesifikasi BMW 7 Series 2002 di bawah ini.

Kelebihan

Sedan Mewah BMW dengan harga bekas yang semakin terjangkau

Kenyamanan mobil ini masih terjaga baik

Prestise BMW 7 Series masih diakui sebagai luxury sedan di segmen premium

Kekurangan

iDrive generasi pertama sulit untuk dioperasikan

Biaya perawatan dan perbaikan cukup menguras kantong apabila terjadi kerusakan

Review BMW 735Li 2002 Selama ini kalau bicara soal desain di era pra-millenium, desain BMW cenderung konservatif dan tidak banyak ‘aneh-aneh’. Faktor teknologi dan keasyikan berkendara yang selalu dijadikan value utama bagi konsumen yang ingin membeli BMW.

Hal yang sama juga terjadi di keluarga BMW 7 Series. Sejak generasi pertama (E23) yang lahir di tahun 1977 hingga generasi ketiga (E38) yang berakhir di pertengahan tahun 2001 bisa dikatakan bermain konservatif dalam hal desain, tapi soal keasyikan berkendara dan teknologi selalu menjadi yang terdepan di kelasnya. Namun saat Frankfurt Auto Show 2001 digelar, lahir generasi keempat BMW 7 Series (E65 versi SWB & E66 versi LWB) yang sontak membuat publik dunia heboh karena desainnya yang radikal.

Gambar menunjukkan Desain Chris Bangle BMW 7 Series 2002

Chris Bangle (atas) dan mock up BMW 7 Series generasi keempat (bawah)

Didesain oleh Chris Bangle dan Adrian van Hooydonk, mobil ini banyak disebut BMW Enthusiast pada masanya sebagai BMW dengan penampilan terburuk akibat penggunaan konsep ‘Frame Surfacing’ dan area buritan belakang yang populer disebut ‘Bangle Butt’. Lucunya, penjualan BMW 7 Series saat itu meroket tajam dengan total produksi untuk generasi ini mencapai 343,073 unit sampai di tahun 2008.

Untuk mengenal sosok BMW 7 Series paling kontroversi di masanya, kami akan ajak Anda mengenal mobil ini lewat review BMW 735Li 2002 di Cintamobil.com.

Eksterior BMW 7 Series 2002

Review BMW 735Li 2002 : Eksterior Depan

Bagian eksterior BMW 735LI 2002 menghadirkan identitas BMW yang khas berupa kidney grille yang dibuat lebih elegan, berpadukan desain headlight ganda bi-xenon yang didesain memanjang hingga ke sisi fender depan, dengan sedikit lekukan pada sisi bawah headlight.

Gambar mobil BMW 735Li 2002 berwarna hitam dilihat dari sisi depan

Penampilan eksterior depan BMW 735Li 2002

Menariknya untuk lampu indikator dibuat memanjang sehingga membentuk efek "eye-liner" halus di atas headlight yang pada masing-masing headlight dibalut detil corona ring. Sedangkan untuk kap mesin sengaja dirancang dengan efek garis ‘powerdome’ yang seakan mengisyaratkan kekuatan performa mobil ini.

Review BMW 735Li 2002 : Eksterior Samping

Versi BMW 735Li 2002 menghadirkan lekukan yang memanjang sepanjang mobil, mulai dari grille hingga taillight, yang menekankan kesan anggun. Lekukan yang memikat ini bisa terjadi karena BMW menggunakan teknologi 3D Panel Pressing yang memungkinkan mendapatkan lekukan bodi hanya dengan sekali pengerjaan oleh mesin.

Gambar mobil BMW 735Li 2002 berwarna hitam dilihat dari sisi belakang

Penampilan eksterior samping BMW 735Li 2002

Secara dimensi, karena ini versi long wheel base dengan kode bodi E66, mengakibatkan BMW 735Li 2002 ini memiliki postur bodi besar yakni 5,169 mm x 1,902 mm  x 1,492 mm (p x l x t) dengan wheelbase 3,130 mm. Hal ini bisa dilihat dari area panel B dan C yang lebih panjang. BMW menggunakan pelek 18 inci untuk BMW 735Li dan kebanyakan digunakan keluarga BMW 7 Series generasi keempat di Indonesia. Bergeser ke sisi atap, BMW 735Li 2002 sudah menggunakan antena atap shark fin yang menjadi populer karena dipelopori oleh BMW, serta detil seperti hoffmeister kink tetap disematkan pada bagian pilar C dari mobil ini

Review BMW 735Li 2002 : Eksterior Belakang

Nah inilah area eksterior BMW 735Li 2002 yang paling banyak menimbulkan perdebatan karena adanya efek ‘bangle butt’. Sederhananya secara tampilan lekukan pintu bagasi dirancang lebih tinggi dari lekukan area sisi samping mobil, sehingga ada perbedaan tingkatan lekuk buritan belakang yang membuat mobil ini seakan memiliki buritan ‘berundak’.

Gambar mobil BMW 735Li 2002 berwarna hitam dilihat dari sisi belakang

Penampilan eksterior belakang BMW 735Li 2002

Pendekatan desain ini dikarenakan dua alasan, yakni alasan aerodinamika dan memperluas ruang bagasi. Bahkan beberapa tahun sesudahnya, salah satu rival terdekat seperti Mercedes-Benz S-Class (W221) juga mengadopsi gaya buritan belakang ini dengan interpretasi yang tidak se-radikal BMW 7 Series generasi keempat ini.

Beralih dari membahas detil desain, BMW 735Li 2002 menggunakan desain taillight yang cukup sederhana tanpa ada efek “l-shaped” dengan detil chrome dan lampu mundur yang ditempatkan horizontal pada area pintu bagasi. Nah pintu bagasi mobil ini sudah menggunakan automatic trunk opening and closing.

>>> Mungkin Anda ingin baca:


Interior BMW 7 Series 2002

Review BMW 735Li 2002 : Dashboard & Setir

Pada masanya BMW 735Li 2002 memiliki kabin yang cukup melompat jauh dari rival-rivalnya. Memadukan detil aksen leather dan wood terbaik, dashboard BMW 735Li ini bisa dibilang sangat clean dan minimalis, hanya menyediakan tombol fisik climate control yang terpisah untuk pengemudi dan penumpang.

Gambar menunjukkan desain bagian Dashboard & Setir mobil BMW 735Li 2002

Konsep dashbooard & setir BMW 735Li 2002

Sebenarnya ada tombol tersembunyi yang disimpan di sebelah kiri tempat penyimpanan CD di central cluster, berisikan tombol angka yang berkaitan dengan audio. Di bawah area tersebut ada dua ruang penyimpanan tertutup, dimana kompartemen atas untuk penempatan telepon nirkabel yang ada di dalam mobil, sedangkan untuk kompartemen bawah untuk penyimpanan tertutup. Dan tentu saja di bagian atas central cluster menjadi tempat bersemayam iDrive yang pertama kali hadir di keluarga BMW.

Setir BMW 735Li hadir dengan format palang empat dengan tombol multifungsi di sisi kiri dan kanan palang setir. Setir sudah menggunakan pengaturan elektrik baik tilt maupun telescopic. Dan di area instrument cluster sudah menggunakan dial analog untuk menginformasikan speedometer dan tachometer, serta layar LCD monokrom untuk trip odometer dan informasi on-board computer.

Review BMW 735Li 2002 : Jok

Gambar menunjukkan desain bagian jok belakang mobil BMW 735Li 2002

Penampilan jok belakang BMW 735Li 2002

Jok BMW 735Li 2002 baik untuk jok baris depan dan belakang seluruhnya menggunakan pengaturan elektrik, yang ditempatkan pada masing-masing armrest. Pengaturan jok tidak hanya sekedar rebah-tegak, tapi juga maju-mundur dan naik-turun serta pengaturan lumbar support juga hadir untuk jok depan. Seluruh jok dibalut material leather yang dilengkapi pula dengan memory seat 2 preset dan ventilasi pendingin maupun penghangat jok.

Review BMW 735Li 2002 : Bagasi

Gambar menunjukkan desain Ruang bagasi mobil BMW 735Li 2002

Kapasitas bagasi BMW 735Li 2002 memiliki ukuran 500 liter

Bagasi BMW 735Li 2002 memiliki kapasitas bagasi sebesar 500 liter. Untuk akses ke dalam bagasi cukup mudah karena mobil ini sudah dibekali teknologi automatic trunk opening and closing yang sudah menjadi trend fitur mobil masa kini.

>>> Mungkin Anda juga tertarik:

Fitur BMW 7 Series 2002

Review BMW 735Li 2002 : Fitur Berkendara

Semua kontrol berkendara pada BMW 735Li 2002 berada di area setir. Mobil ini sendiri memiliki fitur Active Cruise Control yang diatur lewat tuas di balik kemudi.Menariknya adalah tuas transmisi berada di sisi kanan belakang setir, bukan di area konsol tengah layaknya mobil pada umumnya.

Gambar menunjukkan desain bagian Setir mobil BMW 735Li 2002 dengan banyak fitur di dalamnya

Pengaturan fitur berkendara dipusatkan di area setir BMW 735Li 2002

BMW sendiri memungkinkan perpindahan transmisi secara manual lewat tombol chrome di belakang setir dan tombol di batang setir. Untuk mengganti mode transmisi, diperlukan menekan tombol SDM yang ada di area tombol setir di sisi kanan.

Beberapa fitur berkendara yang memastikan kenyamanan paripurna diberikan BMW untuk BMW 735Li 2002. Mulai dari Automatic Parking Brake, Park Distance Control, Electromechanical Parking Brake, ABS, Dynamic Stability Control, Dynamic Traction Control, Dynamic Brake Control, dan Active Roll Stabilization. Teknologi Active Roll Stabilization memungkinkan handling lebih stabil dan performa handling lebih baik karena beragam sensor di mobil siap menjaga kontrol bodi saat menikung atau manuver di kecepatan tinggi.

Review BMW 735Li 2002 : Fitur Hiburan & Kenyamanan

Gambar menunjukkan penampilan iDrive BMW 735Li 2002

Interface awal BMW 735Li 2002

Semua fitur berkaitan hiburan di dalam mobil diatur oleh sistem iDrive generasi awal, yang hanya menyediakan satu kontrol berbentuk kenop putar tanpa ada tombol shortcut tertentu. Sistem iDrive generasi awal bisa dibilang belum secanggih iDrive saat ini dan butuh waktu untuk bisa memahami beberapa fitur hiburan dan pengaturan yang disajikan pada sistem ini. Secara visual iDrive generasi awal sudah menggunakan layar 8.8 inci dengan grafis warna, dan kualitas suara tidak perlu diragukan lagi karena sudah menggunakan 10 speaker dan 2 subwoofer.

Gambar menunjukkan fitur Climate control dan atap moonroof di mobil BMW 735 Li 2002

Pengaturan climate control untuk jok belakang dan moonroof hadir di area atap BMW 735Li 2002

Bergeser dari iDrive, mari melihat fitur kenyamanan yang bisa diberikan untuk penumpang belakang. Agak unik jika melihat pengaturan climate control yang terpisah untuk masing-masing jok, terutama untuk jok belakang pengaturannya ada di area atap. Tak jauh dari pengaturan climate control terdapat atap moonroof untuk kabin depan. Dan apabila diperhatikan di bagian tengah jok terdapat ruangan khusus untuk chiller box yang bisa digunakan untuk mendinginkan champagne atau minuman kesukaan Anda.

>>> Intelligent Personal Assistant, Asisten Berkendara Premium dari BMW

Operasi BMW 7 Series 2002

Gambar menunjukkan bagian Mesin V8 dari mobil BMW 735Li 2002

Jantung pacu BMW 735Li 2002 masih menggunakan mesin naturally aspirated

Nyalakan mesin dengan menekan tombol engine start stop di dekat lingkar kemudi, maka langsung terdengar deru suara mesin naturally aspirated N62B36 3.6 liter V8 Valvetronic, yang sanggup menghasilkan tenaga 272 PS dan torsi 360 Nm. Semua tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis Steptronic dengan 6 tingkat percepatan.

Fakta menarik ialah BMW 7 Series generasi ini pada masanya merupakan pertama kalinya hadir menggunakan transmisi otomatis dengan 6 tingkat percepatan di dunia. Untuk kecepatan 0-100 km/jam bisa dicapai dalam waktu 7.5 detik.

>>> Mengubah Air Menjadi Tenaga Kuda, Intip Cara Kerja Sistem Injeksi Air BMW

Spesifikasi BMW 7 Series 2002

Inilah spesifikasi BMW 735Li 2002 yang berhasil didapat Cintamobil.com

Dimensi/ Ukuran BMW 735Li 2002

P x L x T

5,169 mm x 1,902 mm  x 1,492 mm

Jarak poros roda

3,130 mm

Mesin BMW 735Li 2002

Jenis

N62B36 3.6 liter V8 Valvetronic

Kapasitas Mesin

3,600 cc

Daya maksimum

272 PS

Torsi maksimum

360 Nm

Transmisi

transmisi otomatis steptronic 6-percepatan

Kaki-Kaki BMW 735Li 2002

Suspensi depan

Aluminium Double Pivot strut-type front Suspension

Suspensi belakang

Aluminium 4-link integral rear suspension

Rem depan

Vented disc brakes

Rem belakang

Vented disc brakes

Daftar Harga BMW 7 Series 2002

Harga BMW 735Li 2002 saat ini berkisar di angka Rp250-300 jutaan. Harga ini tidak terpaut jauh dengan mobil bekas BMW 7 Series generasi E65 & E66 seperti 730Li, dan dengan harga yang sama dengan membeli sedan kompak baru Anda sudah bisa mendapatkan BMW 7 Series dengan kemewahan dan fitur yang jelas masih sangat bersaing.

>>> Klik sini untuk lanjut update informasi tentang harga dan promo mobil BMW lainnya

 

Kesimpulan BMW 7 Series 2002

Seiring berjalannya waktu, banyak orang yang akhirnya mulai menyukai desain BMW 735Li 2002 yang bisa dikatakan semakin timeless. Lekukan desain mobil ini seakan masih cocok untuk dinikmati di jalanan saat ini, termasuk dengan segala teknologi dan fitur yang dimilikinya. Apalagi dengan harga bekas mobil ini yang serupa dengan harga mobil Low MPV atau sedan kompak, bukan tidak mungkin inilah mobil yang tepat untuk Anda pilih jika ingin mengejar kendaraan yang nyaman, mewah, serta memiliki prestise tinggi di jalanan.

>>> Jangan lupa klik sini untuk lanjut baca artikel review mobil yang menarik lainnya

Hafizh Fauzan
Share this post:

Dealer mobil terpercaya

Lihat lainnya

BLESS AUTO

Jawa Barat

BMW Astra Used Car

DKI Jakarta

Bimmeroom

DKI Jakarta

back to top