Zat Berbahaya Dalam Pengharum Mobil Bisa Menyebabkan Kanker?

Share this post:
Zat Berbahaya Dalam Pengharum Mobil Bisa Menyebabkan Kanker?
Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar zat berbahaya dalam pengharum mobil bisa menyebabkan kanker? Meskipun membingungkan dan sebagian tidak percaya, ternyata fakta ini benar adanya.

Banyak orang yang mengeluhkan bahwa mereka mengalami sakit kepala, pusing, dan gejala negatif lainnya dari penyegar udara yang tergantung di kendaraan. Lebih parahnya, peneliti juga menemukan zat berbahaya dalam pengharum mobil bisa menyebabkan kanker. Tapi tentu saja tidak semua pengharum mobil, melainkan segelintir zat-zat berbahaya yang mungkin tergantung di dalamnya.

Gambar yang menunjukan pengharum mobil dengan bentuk pinus

Meskipun tidak semua, tapi beberapa pengharum mobil mengandung zat berbahaya (foto: Flickr)

Berdasarkan penelitian yang ditemukan oleh Michelle Schoffro Cook MSc, RNCP, ROHP, DNM, PhD, penulis dan doktor dalam bidang obat-obatan natural, menemukan adanya sejumlah bahan beracun di dalam penyegar udara. Bagi Anda yang ingin membeli pengharum mobil, perhatikan beberapa zat berbahaya yang bisa saja Anda temukan di dalam pengharum mobil Anda:

PhthalatesThe Natural Resources Defence Council (NRDC), sebuah organisasi lingkungan internasional melakukan penelitian berjudul “Membersihkan Udara: Bahaya Tersembunyi Penyegar Udara”. Penelitian ini menemukan bahkan 86% penyegar udara yang diuji mengandung phthalates berbahaya.

Phthalates merupakan zat yang digunakan sebagai pelunak plastik, anti-foaming agent di aerosol, ada dalam vinyl yang ditemukan pada mainan anak-anak, mobil, cat, pestisida serta kosmetik dan wangi-wangian. Menurut penelitian NRDC, "Kebanyakan phthalates dikenal sangat mengganggu produksi hormon testosteron laki-laki, dan telah dikaitkan dengan kelainan reproduksi."

>>> Baca juga: Tips Cara Merawat Interior Mobil, Khusus Berbahan Fabric

Gambar yang menunjukan wanita yang sedang sesak nafas

Tidak hanya menyebabkan sesak nafas, efek samping zat tersebut berbahaya untuk seluruh tubuh (foto: VeryWell Health)

>>> Ingin membeli mobil bekas? Dapatkan informasi terpercaya hanya di Cintamobil.com

Aseton: Toksin untuk darah, jantung, gastro-intensinal, hati, ginjal, kulit, pernafasan, otak dan saraf. Dengan kata lain, aseton dapat merusak hampir semua bagian tubuh Anda dan memiliki berbagai efek samping yang membahayakan.

Butana dan Isobutane: Cairan yang lebih ringan. Merupakan racun serius bagi otak dan sistem syaraf manusia.

Liquified Petroleum Gas and Petroleum Distillate: Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya Minyak dan Gas Bumi yang disuling dan disaring. Banyak yang belum tahu, tapi beberapa penyegar udara mengandung produk sampingan dari bensin industri minyak.

Propana: Racun untuk kardio vaskular dan darah; toksin hati, ginjal, pernafasan, kulit, dan sistem syaraf yang dikenal sangat berbahaya.

Benzena: Zat ini diketahui sebagai penyebab leukemia pada manusia.

>>> Temukan tips dan trik perawatan interior lainnya disini

Apa yang harus dilakukan?

Membeli pengharum udara memang tidak mudah. Terkadang penyegar udara mobil memiliki beberapa zat yang bisa menjadi efek buruk bagi kesehatan jika digunakan dalam jangka waktu lama. Karena itu, coba perhatikan bahan serta zat yang digunakan dalam pengharum mobil Anda.

Gambar yang menunjukan pengharum mobil portabel yang ada pada mobil

Sebelum membeli pengharum mobil, perhatikan zat di dalamnya (foto: Car Bibles)

Tidak ada larangan untuk menggunakan pengharum pada mobil. Tapi ingat, jangan menggunakan pengharum mobil dengan merek abal-abal yang ada di pasaran. Mencegah adanya zat berbahaya dalam pengharum mobil merupakan salah satu tindakan preventif untuk menjaga kesehatan Anda yang berharga.

>>> Tips terlengkap seputar mobil bisa ditemukan di Cintamobil

Share this post:
Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.
 
back to top