Yakin Mau Beli Mobil Listrik? Simak Dulu Kajian Ini

09/02/2021

Perawatan dan service

5 menit

Yakin Mau Beli Mobil Listrik? Simak Dulu Kajian Ini
Sebuah dokumen list harga baterai pack sebuah mobil listrik didapatkan tim Cintamobil.com, harganya tembus Rp 400 jutaan lho! Yakin mau beli mobil listrik?

Sebuah dokumen list harga baterai pack sebuah mobil listrik yang dijual di Indonesia didapatkan oleh rekan Cintamobil.com. Begitu dijumlah, ternyata harganya fantastis, sebab tembus Rp 400 jutaan, atau angka persisnya adalah Rp 466.550.000. Bila masa pakai mobil listrik hanya 10 tahun, maka untuk melakukan penggantian baterai mobil listrik, maka dibutuhkan dana yang sama dengan membeli mobil konvensional. Tapi, ternyata tak hanya itu saja masalahnya. Simak artikel ini hingga tuntas.

Baterai Mobil Listrik (Sangat) Mahal

Foto dinamo DFSK Gelora E 2020

Selain dinamo, baterai merupakan komponen termahal dalam kendaraan full elektrik

Sebenarnya harga baterai yang tinggi juga terjadi pada mobil hybrid. Dari data yang kami kumpulkan, harga baterai mobil hybrid buatan Jepang itu dari mulai dari Rp 54 juta sampai Rp 68 juta tergantung jenis mobilnya. Harga tersebut memang tidak semahal baterai mobil full elektrik, sebab ukuran baterainya tidak sebesar mobil elektrik murni, karena masih dibantu dengan mesin konvensional yang bekerja secara simultan mengisi baterai.

Foto harga baterai sebuah mobil listrik yang dijual di Indonesia

Coba tebak harga baterai mobil full listrik apa ini?

Berbeda dengan mobil full elektrik yang hanya mengandalkan baterai sebagai sumber energi. Makin besar kapasitas baterai maka akan semakin bertenaga mobilnya dan tentunya makin mahal biaya penggantian baterainya. O ya, Anda juga jangan lupa, harga Rp 400 jutaan tadi yang kami sebut itu tentunya belum termasuk biaya pemasangan dan instalasi oleh teknis berpengalaman nan terlatih ya.

Perbaikan Baterai Mobil Hybrid Lebih Murah

Gambar baterai mobil hybrid Toyota

Baterai mobil hybrid lebih mudah dan murah ketika harus dilakukan reparasi

"Yang rusak di baterai hybrid itu biasanya Cell baterainya. Misalnya di Toyota Camry Hybrid itu ada 34 baterai, kalau discan pakai scanner dikelompokkan menjadi 17 blok (1 blok ada 2 Cell)," papar Suparno kepada Cintamobil.com. Pria yang juga punya sertifikasi master hybrid ini juga bilang, selain masalah pada baterai, juga seringkali terjadi masalah pada konektor baterai. "Memang bisa diatasi dengan scanner, tapi enggak lama nanti masalah akan muncul lagi," tambahnya.

Gambar konektor baterai mobil listrik Toyota

Selain cell baterai, biasanya masalah baterai hanya pada konektor saja

"Kalau service di saya dapat garansi 10 bulan, harga partnya Rp 15 juta dan ongkos pasang Rp 1 juta," tukas pria berkacamata yang punya alamat workshop di Jalan Samu RT 03/10 No.88, RT.004/RW.013, Kunciran Indah, Kecamatan. Pinang, Kota Tangerang ini. Sehingga jelas, biaya perbaikan baterai mobil hybrid jauh lebih murah dibandingkan dengan mobil full elektrifikasi yang satu blok baterainya saja paling murah harganya Rp 75 jutaan.

>>> Ini sebabnya sistem kelistrikan harus dirawat dengan baik dan benar

Resale Value Anjlok

Foto tampilan depan Hyundai IONIQ

Hyundai IONIQ adalah mobil full elektrik termurah se-Indonesia Raya

Satu lagi fakta menarik mengenai mobil listrik adalah harga jualnya yang anjlok. Ambil contoh mobil listrik termurah di Indonesia yakni Hyundai IONIQ tipe Prime yang kini dibanderol Rp 624.800.000 itu di Korea harga bekasnya hanya tinggal setengah saja saat dijual dalam kondisi bekas. "Bahkan di Korea itu ada mobil listrik (relatif baru) dengan kilometer baru jalan 7500 kilometer kondisi terawat sangat, harganya dalam kurs rupiah hanya sekitar Rp 300 jutaan", ujar salah satu narasumber kami yang namanya ogah ngetop.

Gambar ilustrasi mengenai kajian mobil listrik Nissan

Pabrikan besar sekelas Nissan pun berharap adanya insentif yang lebih banyak

Belum lagi soal pajak, Indonesia masih dinilai kurang dalam hal insentif. "Di Korea semua mobil listrik pajaknya dalam kurs rupiah hanya 1,6 jutaan, di sini masih Rp 3 jutaan," tambah Pria yang juga penggemar mobil klasik dan modern tadi. Ternyata hal ini juga diamini oleh Nissan, "Karena sebagai produsen kami juga ingin dapat insentif, agar pasar lebih menarik dan kami dapat menyesuaikan produk yang pas untuk konsumen," tukas Isao Sekiguchi, selaku Regional Vice President, Nissan ASEAN dalam Webinar bertajuk 'Electrifying 250 Millions Cars, An Impossible Dream?' yang diselenggarakan minggu lalu (4/2/2021).

Pasang Tambahan Daya PLN Juga Tidak Mudah

Belum lagi untuk penambahan daya PLN juga ternyata tidak mudah, ambil contoh penambahan daya sebesar 4.400 Watt untuk mobil listrik itu dapat dilakukan dengan dua tipe yaitu:

1. Abonemen

Abonemen ini memiliki rekening minimum sebesar 176 kWh Dengan Biaya Rp. 1.444,70/kWh. yang kemungkinan besar bila listrik tidak mencapai penggunaan minimum sebesar 176 kWh maka akan dihitung 176 kWh x Rp. 1444,70 = Rp. 254.267/bulan. Asumsi tersebut didapat jika pemilik sangat irit dalam penggunaan kendaraan listrik, misalnya di bawah 176 kWh, maka siap-siap Anda akan ditagih biaya tetap sebesar Rp. 254.267.

Foto colokan listrik mobil DFSK Gelora E 2020

Kabel charger mobil listrik

2. Sistem Pulsa

Dengan menggunakan sistem pulsa, menjadikan cara ini lebih aman, sebab Anda bisa lebih mudah melakukan kontrol terhadap listrik Anda jika dibandingkan dengan pembayaran listrik sistem abonemen. Dan jangan lupa, saat ngecas tegangan listrik pun tak boleh berubah-ubah (naik atau turun) karena dikhawatirkan nantinya akan merusak sistem baterai mobil full elektrik.

Cara Melakukan Pengajuan Tambah Daya Listrik Ke PLN

Dan persyaratan yang dibutuhkan untuk proses tambah daya ini adalah dengan menunjukkan dokumen bukti kepemilikan kendaraan listrik atau STNK (asli dan photo copy) dan tentunya alamat di mana akan dilakukan penambahan daya. Adapun prosesnya sekitar 5 / 15 / 20 hari tergantung proses di lapangan dan itupun setelah melakukan pembayaran pendaftaran tambahan daya sebesar Rp. 150.000 / Rp.160.000 / Rp.450.000 tergantung dari jenis phase-nya.

Foto DFSK Gelora E 2020

Mobil full listrik punya beragam kelebihan tetapi ada juga minusnya

Nah, untuk pemilihan jumlah daya dan jenisnya (Abonemen/Sistem Pulsa) yang diinginkan itu, semuanya tergantung kondisi dilapangan apakah masih bisa atau tidaknya. Jadi pada intinya, urusan menambah daya listrik PLN untuk ngecharge mobil listrik tidaklah se-simple mengisi BBM di SPBU. So, apakah Anda masih berani membeli mobil listrik?

>>> Mau beli mobil full listrik rakitan Amerika? Cek dealer ini

Penulis
Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, Kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com
 
back to top