Xenia Matic Sudah Pakai CVT, Intip Kelebihan dan Kekurangannya

20/11/2021

Perawatan dan service

5 menit

Share this post:
Generasi terbaru All New Xenia matic mendapatkan perubahan transmisi menjadi model CVT. Menarik disimak apa saja kelebihan dan kekurangannya pada Xenia terbaru.

Daihatsu baru saja memperkenalkan model terbaru dari MPV keluarga Tanah Air, Daihatsu Xenia. All New Xenia matic mendapatkan penambahan yang signifikan dibandingkan dua generasi terakhir. Jika model andalan Daihatsu ini sebelumnya menerima transmisi otomatis 4-percepatan, di generasi ketiga Xenia dibekali dengan transmisi CVT.

Xenia memang cukup tertinggal dibandingkan pesaingnya yang sudah lebih dulu menggunakan transmisi CVT otomatis menggantikan transmisi otomatis konvensional. Disebut mampu memberikan rasa berkendara yang lebih baik, simak kelebihan dan kekurangan transmisi CVT di bawah ini.

Kelebihan CVT

Xenia matic diminati karena memberikan kemudahan ketika berkendara, apalagi bagi pengemudi yang sering menghadapi kemacetan jalanan karena tidak harus menginjak kopling seperti yang dilakukan pada transmisi manual. Dan perubahan pada transmisi CVT yang ditemukan pada All New Xenia matic saat ini memberikan peningkatan yang signifikan.

1. Rasa berkendara lebih halus

Dilansir dari laman resmi Daihatsu, transmisi CVT memiliki perbedaan yang cukup mendasar jika dibandingkan transmisi otomatis 4-percepatan. Jika transmisi konvensional menggunakan planetary gear set pada sistem perpindahan giginya, transmisi CVT menggunakan puli atau driven pulley dan sabuk baja sebagai komponen utama penggerak transmisi.

transmisi Xenia matic yang sudah menggunakan CVT
Mulai dari Xenia X sudah mendapatkan transmisi CVT otomatis

Teknologi ini membantu menyesuaikan putaran mesin pada perubahan rasio gigi yang terjadi selama mobil berjalan. CVT disebut mampu memberikan sensasi berkendara yang lebih halus pada saat perpindahan kecepatan, sehingga meningkatkan pengendaraan yang lebih baik.

>>> Beda Avanza vs Xenia 2022, Mana yang Lebih Value for Money?

2. Lebih efisien

Kelebihan transmisi CVT lainnya terlihat pada rentang rasio roda gigi yang diperpanjang pada sisi rendah dan tinggi. Hal ini memungkinkan akselerasi yang lebih bertenaga dan dibuat lebih menggigit pada kecepatan rendah. CVT meningkatkan efektivitas transfer tenaga dari mesin yang memberikan tenaga besar walaupun masih berada di putaran rendah.


interior All New Xenia 2022 berwarna hitam
Pengendaraan dibuat lebih menyenangkan dan efisien

Teknologi Dual CVT yang dikembangkan oleh Daihatsu dipadukan menggunakan sasis Daihatsu New Global Architecture (DNGA). Sistem ini mengadopsi teknologi roda gigi terpisah yang mampu menggabungkan penggerak sabuk dan penggerak roda gigi untuk meningkatkan efisiensi transmisi selama berkendara.

3. Konsumsi BBM lebih irit

Daihatsu mengklaim bahwa sistem Dual CVT pada Xenia matic mampu membuat konsumsi bahan bakar lebih irit, mempertajam akselerasi dan tenaga pada putaran awal. Perpindahan transmisi turut dibuat lebih hening, sehingga meminimalisir suara berlebih yang masuk ke dalam kabin.

tim Daihatsu yang melakukan pengetesan konsumsi BBM Xenia
Daihatsu melakukan pengetesan konsumsi BBM Xenia secara internal

Sejalan dengan efisiensi tersebut, Daihatsu menyebutkan teknologi ini mengoptimalkan karakteristik pedal gas. Menjadikan respons berkendara yang lebih baik pada kecepatan rendah hingga tinggi. Memberikan rasa nyaman ketika berkendara pada kondisi stop-and-go maupun di jalanan bebas hambatan.

Bahkan dalam sebuah pengetesan yang dilakukan secara internal oleh pihak Daihatsu menyebutkan bahwa konsumsi BBM Xenia berada di kisaran 18 km/liter. Angka yang sangat irit, membuatnya bisa disandingkan dengan mobil Low Cost Green Car (LCGC) yang dikenal karena konsumsi bahan bakarnya yang efisien.

>>> Tes Internal: Konsumsi BBM Daihatsu All New Xenia 2022 Tembus 18 Km/l!

Kekurangan CVT

Dengan segala kelebihan dari penggunaan transmisi CVT, namun ada hal yang perlu diperhatikan bagi pemilik Xenia matic. Beberapa kekurangan transmisi CVT yang harus dipertimbangkan antara lain:

1. Biaya perawatan mahal

Jika dibandingkan dengan transmisi manual atau transmisi otomatis konvensional, biaya perawatan maupun perbaikan transmisi CVT lebih tinggi. Berbeda dengan transmisi konvensional lain yang bisa diganti per bagiannya, kerusakan yang terjadi pada transmisi CVT mengharuskan pengguna untuk mengganti transmisi secara keseluruhan.

bagian dalam transmisi CVT pada mobil
Penggantian CVT lebih mahal dibandingkan transmisi konvensional

Penggantian belt hingga pulley tentu saja memakan biaya yang tidak sedikit. Sebagian besar mencapai puluhan juta. Oleh karena itu, jangan lupa untuk selalu memperhatikan kondisi transmisi CVT dan lakukan perawatan berkala dengan teratur.

2. Hanya untuk pengendaraan harian

Penggunakan CVT lebih sering ditemukan pada mobil perkotaan. Apalagi Xenia matic yang dikhususkan untuk perjalanan bersama keluarga di dalam kota. Transmisi CVT akan lebih menguntungkan ketika dibawa melaju di jalanan yang datar, karena tarikan torsi pada transmisi ini tidak terlalu mengesankan jika menemui jalanan terjal dan banyak tanjakan.

mobil baru Daihatsu Xenia 2022 di GIIAS 2021
Xenia lebih mengesankan untuk pengendaraan di jalanan perkotaan

Transmisi CVT memang tidak dibuat untuk mobil yang membawa beban berat maupun perjalanan ke luar kota melewati medan berat. Bukannya Xenia matic, namun Xenia bertransmisi manual 5-percepatan bisa menjadi pertimbangan untuk pengendaraan yang lebih baik lagi.

Fitur Xenia matic terbaru

Selain penggantian CVT yang lebih efisien, Xenia juga mendapatkan berbagai fitur tambahan guna memberikan pengendaraan lebih mengesankan. Misalnya Xenia tipe R sudah mengandalkan fitur Hill-Start Assist dan Vehicle Stability Control yang akan membantu ketika berkendara di jalanan menanjak maupun berbelok.

fitur All New Xenia 2022 yang lebih canggih
Fitur baru disematkan pada All New Xenia terbaru

Khusus untuk Xenia tipe tertinggi sudah mendapatkan sistem keselamatan canggih Advanced System Assist (ASA) yang sebelumnya telah diperkenalkan pada Daihatsu Rocky. Fitur premium seperti Collision Warning Function, Pedal Misoperation Control hingga Lane Departure Warning bisa ditemukan pada mobil ini.

>>> Jadi Lebih Mewah! Ini Beda Harga dan Tipe Xenia 2022 Terbaru

Harga Xenia 2022

Sejak kemunculan pertamanya, Daihatsu memperkuat Xenia dengan beragam tipe dan varian yang dipasarkan ke Indonesia. Bahkan saat ini, ada 12 tipe Xenia yang bisa dipilih, mulai dari pilihan tipe X, M, dan R, kapasitas mesin 1,3 liter dan 1,5 liter, serta tambahan fitur keselamatan ASA dan SC atau Special Color.

Daihatsu Xenia M yang menjadi tipe terendah dari Xenia terbaru dibanderol mulai dari Rp 190 jutaan untuk model Xenia 1.3 M MT. Sedangkan varian menengah All New Xenia X dibanderol Rp mulai dari Rp 204 jutaan. Dan All New Xenia 1.5 R CVT SC ADS sebagai varian tertinggi bisa didapatkan dengan harga mulai dari Rp 244 jutaan.

Pertanyaan Sering Diajukan

Apa beda Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia?
Perbedaan kedua mobil terletak pada fitur yang digunakan, dimana Avanza menawarkan fitur yang lebih lengkap dibandingkan Xenia.
Berapa harga tipe All New Xenia 2022?
Ada 21 tipe All New Xenia 2022 yang dipasarkan, dengan tipe Xenia 1.3 M MT merupakan yang terendah dengan harga Rp 190 jutaan dan Xenia 1.5 R CVT ASA SC disebut sebagai tipe tertinggi dengan bandero Rp 244 jutaan.
Apa kelemahan Xenia matic terbaru?
Xenia matic menggunakan transmisi CVT yang sayangnya memiliki biaya perawatan yang cukup tinggi dan tidak terlalu menggigit ketika dibawa ke jalanan menanjak jika dibandingkan dengan transmisi manual.

Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.

Pertemuannya dengan Cintamobil terjadi pada Oktober 2017, kala Auto Portal sedang mencari penulis-penulis baru untuk mengisi laman berita dan tips di website Cintamobil.com. Masih berkutat dengan kepenulisan, ia mencoba ranah baru; yaitu menulis di bidang otomotif dengan pengetahuan yang bisa dibilang minim.
Mempelajari dunia otomotif memang bukan hal mudah. Tapi sedikit demi menggali informasi dan mulai mengenal penggiat dan media otomotif yang selalu memberi masukan, hingga akhirnya ia mengarungi lebih dalam dunia ‘petrolhead’ ini. Dan bulan demi bulan berlalu. Dari feelance, Padli akhirnya resmi bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Content Writer pada bulan Desember 2018.
Berkenalan dengan nama-nama ‘gaek’ di ranah otomotif Tanah Air, ia mulai ditantang dengan lajur baru; fokus pada SEO (Search Engine Optimization) guna meningkatkan trafik dan kualitas website menjadi ‘mainan’ baru. Sampai saat ini, titelnya sebagai SEO Editor di Cintamobil.com menjadi tantangan terbaru mulai digeluti pemuda yang juga menyukai film dan buku ini.

 
back to top