Waspada, Lima Kebiasan Buruk Ini Jadi Penyebab Kopling Aus

14/02/2020
Meski transmisi manual terhitung minim masalah, namun ada beberapa kebiasaan mengemudi yang jadi penyebab kopling aus. Apa saja? Simak artikel dari Cintamobil.com di bawah ini.

1. Menginjak pedal secara terus menerus

Gambar menunjukkan seorang yang sedang memakai kaki untuk menginjak kopling

Selalu menginjak kopling secara konstan dapat mempercepat keausan pelat kopling

Kebiasaan pertama yang jadi penyebab kopling aus adalah dengan menginjak pedal kopling secara terus menerus sepanjang jalan. Meski hanya sedikit, nasmun ini bikin kopling jadi aus. Hal ini biasanya dilakukan karena malas mengangkat kaki dari pedal kopling. Hal ini dapat mempercepat keausan release bearing dan pelat kopling, oleh karena itu lepaskan kaki dari pedal kopling setelah proses pemindahan gigi, dan baru menginjak kopling lagi saat kembali mengganti gigi.

>>> Apa saja sih tanda-tanda kampas kopling minta diganti??

2. Malas injak kopling penuh

Ketika menginjak pedal kopling, baiknya dilakukan injakan penuh agar mekanisme roda gila (flywheel) dan pelat kopling tak lagi terhubung sehingga memudahkan saat memindahkan tuas transmisi dan mengurangi risiko cepat aus. Setelah memindahkan tuas transmisi, lepaskan pedal kopling secara perlahan dan selaraskan dengan injakan pedal gas. Jangan tergesa-gesa, karena hal tersebut dapat memicu 'mobil loncat' bahkan pelat kopling mudah selip dan aus.

>>> Hati-Hati Setengah Kopling, Bikin Usia Transmisi Lebih Pendek

3. Injak setengah Kopling di tanjakan

Gambar menunjukkan sebuah mobil yang sedang berkendara di jalan menanjak

Daripada menahan kopling, lebih baik memakai rem tangan untuk menahan mobil di jalan menanjak

Biasanya, pengemudi sering sekali menginjak pedal kopling tidak penuh (setengah kopling) sambil menekan pedal gas agar mobil tak bergerak turun di tanjakan. Hal ini memang jamak dilakukan, terutama saat berhenti sebentar di tanjakan. Namun, hal ini justru jadi penyebab kopling aus dan membuat seluruh komponen dalam sistem kopling jadi cepat rusak. Biasanya yang kena lebih dulu adalah pelat kopling, di kondisi ekstrem bahkan tercium bau gosong.

>>> Sebelum Terlambat, Ketahuilah Tanda-tanda Kopling Mobil Anda Bermasalah

4. Persneling jarang dinetralkan

Hal lain yang bisa merusak onderdil kopling manual adalah malas memindahkan persneling transmisi ke posisi netral saat terkena lampu merah, biasanya hal ini dilakukan agar tak repot saat kembali jalan. Memang roda gila dan kampas kopling dalam kondisi free. Tapi kebiasaan ini dapat merusak komponen lain seperti release bearing. Selain itu kebiasaan ini juga tak aman, jika Anda tak sengaja melepas kaki dari kopling mobil akan langsung loncat dan menabrak mobil di depan.

5. Menginjak kopling secara geladakan (kasar)

Gamba rmenunjukkan seorang yang sedang menginjak kopling setengah

Hentakan yang kasar terhadap kopling dapat mengurangi umur pakai komponen kopling

Gaya terburu-buru dan kasar saat menginjak pedal kopling juga secara signifikan mengurangi usia pakai kopling lantaran gesekan yang terjadi antar komponen jadi besar dan kasar, alhasil hal ini bisa jadi penyebab kopling aus. Operasikan kopling dengan halus, serta sesuaikan dengan irama mesin dan kecepatan mobil. Jangan lupakan untuk mengecek tabung minyak kopling, pastikan volumenya ada di batas maksimal.

Jika berkurang, lakukan pengecekan kabel kopling sebagai antisipasi kebocoran. Untuk melihat tips & trik lain yang tak kalah menariknya, simak tautan di bawah ini.

>>> Klik sini untuk lanjut simak tips & trik Cintamobil.com

Derry Munikartono

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
0

berita lain