Wajib Anda Ketahui, Ini Perbedaan Oli Sintetis dan Non Sintetis

20/10/2019

Perawatan dan service

3 menit

Share this post:
Wajib Anda Ketahui, Ini Perbedaan Oli Sintetis dan Non Sintetis
Oli atau pelumas kendaraan bisanya kita kenal menjadi dua, oli sintetis dan non sintetis? Namun apakah Anda sudah tahu perbedaan dari keduanya?

Pelumas atau yang kita kenal sebagai oli kendaraan terbagi menjadi beberapa jenis. Namun paling utama bisa dibedakan menjadi dua, jenis sintetis dan non-sintetis. 
Selain spesifikasi yang berbeda antara kedua jenis oli tersebut. Tentunya ada perbedaan lainnya. Bagi Anda yang belum paham, berikut  penjelasan oli sintetik dan non-sintetis.

>>> Mengganti Oli Di 1000 Km Pertama, Perlu Atau Tidak?

Oli mobil sintetis

Pilihlah pelumas sesuai dengan kebutuhan mesin mobil Anda

Pelumas synthetic atau oli sintetis merupakan pelumas terbuat dari senyawa kimia buatan atau artificial. Pelumas sintetis terbuat dari komponen dari minyak bumi kemudian dimodifikasi secara kimiawi. Kelebihannya? Karena bukan langsung dari minyak mentah yang ditambang dari perut Bumi, oli sintetis unggul secara struktur kimia karena proses kimiawi.

Tetapi oli sintetis karena pembuatannya yang rumit, membuat harga oli sintetis jauh lebih mahal dari oli non sintetis. Dilansir dari Hyundai Indonesia, biasanya oli sintetik memiliki nilai SAE atau viskositas yang rendah alias lebih encer. Sehingga oli jenis ini dianggap kurang cocok untuk kendaraan yang masih menggunakan mesin teknologi lama.

>>> Pilihan mobil bekas berkualitas ada di sini

Pemilihan oli mobil

Pemilihan oli mobil yang tidak tepat akan berpengaruh dengan performa mesin mobil Anda

Lalu oli non sintetis atau sering kita ketahui sebagai oli mineral yang terbuat dari minyak bumi mentah, tentunya tetap diolah kembali dengan proses tertentu. Namun untuk jarak pemakaiannya lebih pendek dibandingkan dengan oli sintetik. 

Tipe oli ini sendiri masih punya banyak kekurangan jika dibandingkan dengan oli sintetik. Kekurangan oli mineral antara lain cepat panas, mudah teroksidasi, cepat menguap, serta memiliki struktur molekul yang tidak rata sehingga dapat mempengaruhi kinerja mesin. Jika Anda bingung untuk memilih yang mana oli terbaik untuk mobil Anda, sebaiknya ikuti saja rekomendasi dari pabrikan mobilnya.

>>> Tips dan trik lainnya cek di sini

Share this post:
Rahmat Fajar Nugraha
Penulis
Rahmat Fajar Nugraha
Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.

Berita lain

Waspada, 3 Masalah yang Terjadi Akibat Salah Pakai Oli Mesin

15/10/2019

Perawatan dan service

5 menit

Salah pakai oli mesin ternyata berefek negatif bagi mesin kendaraan itu sendiri. Bahkan jika dibiarkan, ada risiko harus turun mesin akibat mesin jebol. Hati-hati ya!

Lihat juga

Bukan dari Jarak Tempuh, Ini Cara Menghitung Waktu Ganti Oli yang Tepat

14/10/2019

Perawatan dan service

5 menit

Waktu ganti oli yang tepat kini sudah tidak terlalu relevan lagi jika berpatokan pada jarak tempuh. Namun perlu pula mempertimbangankan kondisi jalan yang kerap dilalui. berikut cara menghitungnya.

Lihat juga

3 Macam Kerusakan Akibat Telat Ganti Oli Mesin

09/10/2019

Perawatan dan service

5 menit

Oli mesin adalah komponen yang wajib diperhatikan jadwal penggantiannya. Saat Anda telat ganti oli mesin, maka mobil Anda akan mengalami tiga kerusakan pada bagian mesin berikut ini.

Lihat juga

Memilih Filter Oli yang Tepat Buat Mobil Anda

03/09/2019

Perawatan dan service

5 menit

Memilih filter oli perlu untuk memperhatikan beberapa hal. Ini agar filter bekerja sempurna untuk mendukung kinerja mesin mobil Anda. Sebaiknya gunakan filter oli yang direkomendasikan oleh pabrikan mobil Anda.

Lihat juga

Setelah Oli Pelumas, Wajib SNI Kini Sasar Ban Vulkanisir

01/08/2019

Perawatan dan service

3 menit

Belum lama wajb SNI diberlakukan pada oli pelumas, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengumumkan rencana pemberlakuan wajib SNI untuk produk ban vulkanisir yang beredar di Indonesia. Dikatakan rencana ini merupakan salah satu dari 57 SNI yang akan diberlakukan secara wajib di tahun 2018-2019.

Lihat juga