Untung dan Rugi Memilih Ban Tipe Kering untuk Perjalanan Mudik

Share this post:
Untung dan Rugi Memilih Ban Tipe Kering untuk Perjalanan Mudik
Bagi Anda yang ingin mudik menggunakan mobil, perhatikan ban yang Anda miliki. Apakah sudah sesuai dengan perjalanan yang akan dihadapi. Di kebanyakan tempat di Indonesia sedang mengalami musim panas, karena itu, memilih ban tipe kering bisa membantu Anda selama perjanalan.

Secara garis besar, ban terbagi menjadi ban tipe kering dan basah. Perbedaannya jelas terletak dari kesiapan ban untuk mengarungi kondisi jalan yang akan ditempuh. Perhatikan kembali kondisi perjalanan yang akan Anda tempuh mudik tahun ini. Jika Anda berkendara di daerah dengan musim panas, berikut beberapa tips yang bisa digunakan dalam memilih ban tipe kering.

1. Daya tarik atau traksi

Ban tipe kering memberikan traksi yang lebih unggul di jalanan kering dan basah, berdasarkan penjelasan Woody Rogers, Direktur dari Informasi Ban di Tire Rack. Meskipun begitu, beberapa kinerja ban tipe kering memang mengorbankan sedikit traksi jalanan basah untuk memaksimalkan cengkraman di jalanan kering.

Gambar yang menunjukan bagian tapak dari ban tipe kering yang sudah dipakai

Sesuai namannya, ban tipe ini unggul di jalanan kering

Bahkan jika Anda tidak terlalu memilih kinerja ban, menambah traksi atau daya tarik dapat menyelamatkan Anda dalam keadaan darurat. Genggaman ekstra terhadap jalan bisa membantu Anda berhenti lebih cepat ketika Anda butuh mengerem dengan cepat. Bagi pengemudi yang sering tinggal di daerah dengan curah hujan yang sedikit, memilih ban tipe kering merupakan investasi terbaik.

2. Handling atau penanganan

Gambar yang menunjukan mobil hatchback yang sedang melakukan drift sambil berbelok

Ban tipe ini unggul dan penanganan atau handling mengemudi

Ban tipe kering sering unggul dalam penangan dengan memberikan respon balik yang sangat baik. Pemakaian ban ini dapat membuat mobil terasa lebih hidup, lebih responsif, dan lebih mudah dikontrol. Tapi, kehebatan ban ini di jalanan kering dari bahan, desain, dan kontruksi ban bisa dibilang mengabaikan kompromi ban terhadap jalanan basah dan licin.

3. Pengendaraan

Ban tipe kering memiliki reputasi untuk memberikan perjalanan yang kaku. Beberapa mobil sport atau model sporty menggunakan sistem suspensi yang mengorbankan kenyamanan untuk kemampuan penanganan yang mengesankan. Namun, beberapa ban kering bisa membuat perjalanan yang menggetarkan.

Gambar yang menunjukan mobil yang sedang melaju di jalanan aspal yan kering

Pengendaraan ban tipe kering masih dianggap belum nyaman

Untungnya, produsen ban telah berusaha memperbaiki kerugian pengendaraan menggunakan ban tipe kering tersebut. Beberapa model telah menawarkan tingkat kenyamanan yang sebelumnya mustahil diberikan. Meskipun demikian, mengharapkan perjalanan yang kokoh merupakan manfaat terbesar memilih ban tipe kering ini.

>>> Perawatan ban yang harus dilakukan sebelum mudik

4. Tingkat getaran

Gambar yang menunjukan bagian tapak dari ban tipe kerng berwarna hitam

Dengan tapak yang tipit, ban kering bergetar lebih banyak dibandingkan ban lainnya

Setiap ban menghasilkan kebisingan, tak terkecuali dengan ban tipe kering. Namun, ban tipe ini lebih kompetitif untuk mengatasi getaran, meskipun ada perbedaan berdasarkan merek dan model ban. Tapi jangan lupa, tipe dan kontur jalanan juga menghasilkan getaran dimana jalanan yang jelek bisa membuat tapak dan pola tapak yang mulus tampak keras. Rotasi ban yang teratur dapat membantu untuk mengurangi kemungkinan keausan yang tidak merata yang bisa menghasilkan getaran.

5. Stabilitas kecepatan tinggi

Gambar yang menunjukan ban tipe kering yang sedang melaju kencang dengan mobil berwarna putih

Ban kering lebih stabil dengan kecepatan tinggi di jalanan kering

Ban tipe kering unggul dalam kategori ini. Pada kecepatan yang lebih tinggi, ban tipe ini dapat meberikan rasa yakin kepada pengemudi untuk berkendara dengan nyaman. Beberapa pengemudi juga menggambarkan pemakaian tipe ini dengan perasaan ban tertanam kuat di permukaan jalan.

>>> Tips perawatan dan servis lainnya bisa didapatkan disini

6. Jangka waktu pemakaian tapak

Gambar yang menunjukan keretakan yang terjadi pada ban tipe kering

Dengan kualitasnya, jangka waktu pemakaian ban kering lebih sedikit

Ada harga yang harus dibayar untuk genggaman tambahan pada jalan. Ban tipe kering biasanya lebih cepat aus dibandingkan ban biasa. Namun, teknologi membuat produsen telah meningkatkan taraf hidup tapak ban bertahan hingga 15.000 km. Produsen ban biasanya melaporkan ban tipe kering bisa mencapai 30.000 km, bahkan ada pengemudi yang bisa mempertahankan ban mereka hingga 50.000 km.

7. Biaya

Gambar yang menunjukan bagian ban dari mobil dengan warna perak

Ban tipe kering biasanya lebih mahal dari tipe ban biasa

Seperti biasa, kualitas datang dengan harga yang harus dibayarkan. Kualitas ban tipe kering dengan jangka pemakaian yang lebih panjang membuat ban tipe ini harus ditebus dengan mahar yang lebih mahal. Daya cengkram pada jalan membuat ban tipe ini lebih mahal sekitar 40% dibandingkan dengan ban lainnya dengan ukuran yang sama.

Memilih ban tipe kering untuk perjalanan jauh memang ada untung dan ruginya. Tapi, mendapatkan kenyamanan dan daya cengkram yang lebih baik bisa menjadi pertimbangan untuk Anda dalam memilih ban tipe ini untuk perjalanan mudik tahun ini.

>>> Tips dan trik otomotif bisa didapakan disini

Share this post:
 
back to top