Ternyata Begini Cara Kerja Kaca Film Antivirus dari ICE-µ Rikeguard

08/10/2020

Perawatan dan service

3 menit

Ternyata Begini Cara Kerja Kaca Film Antivirus dari ICE-µ Rikeguard
Diklaim mampu menonaktifkan virus dan bakteri pada permukaan kaca mobil, bagaimana cara kerja kaca film antivirus ICE-µ yang baru diperkenalkan di Indonesia?

ICE-µ Premium Window Film baru saja memperkenalkan produk terbarunya di Indonesia. Dikenal dengan nama ICE-µ Rikeguard, kaca film ini diklaim mampu membunuh bakteri dan virus yang ada pada permukaan. Sudah dipakai pada berbagai permukaan kaca di Jepang, mari kita simak bagaimana cara kerja film antivirus dan antibakteri dari ICE-µ.

Cara kerja kaca film antivirus ICE-µ

Senyawa yang terdapat pada kaca film ICE-µ akan menonaktifkan virus dengan amplop (Envelope) maupun virus tanpa amplop yang ada pada permukaan kaca. Envelope atau amplop merupakan membrane lipid yang menyelubungi kapsid atau protein coat ketika virus berada di luar sel makhluk hidup atau di udara.

Cara kerja kaca film antivirus dan antibakteri ini cukup mudah. Kaca film ICE-µ memiliki senyawa antivirus dengan ion bermuatan positif yang bekerja melawan virus bermuatan negatif. Virus dan agen antivirus tertarik pada tingkat listrik statis, bersifat tetap dan tidak dapat dipisahkan. Lalu agen antivirus atau ion akan bereaksi dengan kelembapan di udara untuk menghasilkan oksigen aktig (radikal OH).

kaca film antivirus melawan Coronavirus yang menjadi penyebab COVID-19
Hasil pengujian Rikeguard terhadap Coronavirus yang menjadi penyebab COVID-19

>>> Bukan Masalah Kegelapan, Ini Tips Membeli Kaca Film yang Berkualitas

Karena kekuatan oksidasi oksigen aktif yang tinggi, maka senyawa pada kaca film akan mengubah sifat serta menonaktifkan protein yang terdapat di dalam virus. Virus dan bakteri tidak lagi berfungsi atau bersifat nonaktif. Senyawa pada kaca film ICE-µ akan menekan jumlah virus yang terdapat pada permukaan produk. Sedangkan bakteri yang terdapat pada permukaan kaca film tidak lagi bisa memperbanyak tinggi.

Kaca film ICE-µ Rikeguard sudah mendapatkan sertifikasi dari Society of International sustaining growth for Antimicrobical Articles (SIAA), lembaga pengujian antimikroba yang ada di Jepang. Rikeguard sudah digunakan pada berbagai permukaan kaca di Negeri Sakura tersebut, seperti mesin ATM, vending machine, hingga layar gadget.

>>> Waspada! Kaca Film Gelap Justru Bisa Mengundang Pelaku Kejahatan

Perlindungan antivirus dan antibakteri

Kaca film milik ICE-µ sudah diuji coba dengan beberapa contoh virus dan bakteri yang ada di dunia nyata. Bahkan Rikeguard dicobakan dengan pengujian terjadap coronavirus yang merupakan sebuah Envelope virus dan penyebab pandemi COVID-19 ini. Tanpa menggunakan Rikeguard, terdapat 8.710 Coronavirus yang hidup. Dengan Rikeguard, 99,9% virus nonaktif.

teknisi yang sedang melakukan pemasangan kaca film ICE-µ
Kaca film ICE-µ mampu menekan pertumbuhan bakteri dan virus pada permukaan kaca

Sedangkan ketika diuji coba menggunakan bakteri, Rikeguard sama baiknya dengan menekan pertumbuhan bakteri pada permukaan benda. Contohnya ketika diuji coba menggunakan bakteri Staphylococcus Aureus yang bisa menyebabkan bisul dan selulitis serta bakteri Escherichia Coli yang mengganggu sistem pencernaan.

Beberapa keuntungan yang diberikan termasuk menurunkan virus dan bakteri hingga 99,9%, tingkat transparansi yang tinggi, tidak menghalangi layar sentuh ketika digunakan pada permukaan layar, dan sistem antivirus pada kaca film ICE-µ diklaim mampu bertahan hingga 10 tahun, tentu saja dalam kondisi lingkungan yang normal.

>>> Berbagai pilihan mobil baru dan bekas terbaik bisa Anda dapatkan di sini

Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.
 
back to top