Servis Mobil Listrik Ya Tetap Keluar Biaya, Ini Komponen yang Diganti

28/12/2021

Perawatan dan service

4 menit

Share this post:
Servis Mobil Listrik Ya Tetap Keluar Biaya, Ini Komponen yang Diganti
Mungkin sebagian dari Anda bertanya-tanya, apakah mobil listrik masih membutuhkan biaya servis? Jawabannya adalah iya, karena tetap ada penggantian komponen.

Biaya kepemilikan merupakan salah satu pertimbangan saat membeli sebuah mobil, mulai dari biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli bahan bakar, membayar pajak, hingga servis atau perawatan.

Kehadiran mobil listrik tentu saja merubah paradigma pengguna mobil mengenai biaya kepemilikan. Dengan penggunaan motor listrik, artinya tidak ada mesin untuk diisi bahan bakarnya atau diservis. Wajar jika berasumsi bahwa mobil listrik sama sekali tak membutuhkan kunjungan ke bengkel resmi.

Kenyataannya, mobil listrik seperti Hyundai IONIQ atau Nissan LEAF tetap perlu melakukan perawatan secara berkala yang pada akhirnya membutuhkan biaya. Lantas, apa sebenarnya yang dilakukan saat servis mobil listrik?

>>> Review Nissan Leaf 2021: Sajian Mobil Kekinian nan Ramah Lingkungan

Tetap Ada Komponen yang Harus Diganti

Meski tidak melakukan penggantian oli mesin dan transmisi, mobil listrik tetap menggunakan komponen-komponen yang memiliki batas usia pemakaian. Sebut saja filter AC, fluida pendingin motor listrik, dan fluida rem.

Selain itu, mekanik juga akan melakukan berbagai pemeriksaan terhadap kondisi mobil. Mulai dari kondisi baterai, jalur-jalur kelistrikan, kampas rem, ketinggian air radiator, dan lain-lain.

Gambar Motor Listrik Hyundai Kona

Kondisi kelistrikan dan baterai tetap harus dicek secara berkala

Karena itulah servis mobil listrik masih wajib dilakukan dengan mengunjungi bengkel resmi secara berkala agar komponen-komponen tersebut dimonitor dengan baik dan mobil bisa bebas dari potensi masalah saat digunakan.

Untuk Nissan LEAF, pemilik mobil dianjurkan untuk mengunjungi bengkel resmi setiap interval 10.000 kilometer. Sedangkan untuk mobil-mobil listrik lansiran Hyundai seperti IONIQ atau KONA Electric, Anda diharuskan untuk melakukan perawatan rutin setiap interval 15.000 kilometer.

>>> Hati-Hati, Ini Pemicu Kapasitas Baterai Mobil Listrik Berkurang

Berapa Biaya yang Harus Dikeluarkan?

Kebetulan, kedua mobil yang kami sebutkan di atas sama-sama memiliki keunggulan bebas biaya servis selama periode tertentu. Untuk Hyundai, Anda tak perlu mengeluarkan biaya servis hingga 75.000 kilometer atau 5 tahun (tergantung mana yang tercapai terlebih dahulu), sementara Nissan digratiskan hingga 70.000 kilometer atau 5 tahun.

Pengguna Nissan LEAF mulai dikenakan biaya sejak 80.000 km sebesar Rp 1.870.660. Sementara untuk interval 90.000 km memakan biaya Rp 478.940, dan 100.000 km sebesar Rp 1.151.700.

Gambar Nissan LEAF

Pemilik LEAF hanya perlu mengisi daya tanpa perlu khawatir biaya servis hingga 70.000 km

Sementara itu, kami masih belum mendapatkan informasi mengenai biaya servis mobil listrik Hyundai. Selain tak tersedia di website resmi, Putra Samiaji, General Manager of Before Service Department PT Hyundai Motors Indonesia juga tidak memberikan angka pasti mengenai biaya yang harus dikeluarkan oleh pemilik mobil hingga saat ini.

Namun, ia memperkirakan bahwa pemilik mobil kemungkinan harus mengeluarkan biaya Rp 3 juta selama 5 tahun setelah periode gratis biaya servis berakhir.

>>> Temukan Pilihan Mobil Bekas Berkualitas Hanya di Sini

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com. Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas
 
back to top