Selain Wajib, Mengapa Uji Emisi Kendaraan Pribadi Harus Dilakukan?

25/01/2021

Perawatan dan service

3 menit

Selain Wajib, Mengapa Uji Emisi Kendaraan Pribadi Harus Dilakukan?
Aturan uji emisi kendaraan pribadi rupanya tak sekadar kewajiban. Ada sederet alasan di balik kegiatan uji emisi tersebut. Apa saja? Berikut penjelasannya.

Uji emisi kendaraan kini sudah menjadi kewajiban di Ibu Kota Jakarta. Terutama bagi kendaraan pribadi yang berusia lebih dari tiga tahun. Kewajiban uji emisi kendaraan pribadi itu tertuang dalam Pergub 66 Tahun 2020 Tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor. 

Rupanya selain untuk memenuhi kewajiban, melakukan uji emisi pada kendaraan pribadi para pengendara juga turut berperan aktif menjadikan Jakarta sebagai kota yang ramah lingkungan. Di samping itu, ada sederet faktor lain mengapa uji emisi kendaraan harus dilakukan seperti dilansir dari laman Jakarta Smart City berikut. 

>>> Catat! Ini Jadwal Uji Emisi Gratis di Jakarta Hingga Akhir Januari 2021

1. Mengurangi Polusi Udara

Kota Jakarta

Polusi udara bisa ditekan dengan kewajiban uji emisi

Salah satu tujuan utama dari program uji emisi kendaraan pribadi adalah mengurangi polusi udara. Polusi udara adalah salah satu pekerjaan rumah Ibu Kota yang belum selesai. Kalau diperhatikan, kualitas udara di Ibukota juga sering berada dalam kondisi tidak sehat. 

Gas buang dari kendaraan bermotor menjadi salah satu penyumbang terbesar  polusi udara di Jakarta. Melalui data Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, terlihat peningkatan jumlah pengguna kendaraan bermotor di Jakarta selama 2017 hingga 2019.  Pada 2019, jumlah kendaraan bermotor di Jakarta meningkat sebesar 0,7% atau sebanyak 77.158 kendaraan dari tahun sebelumnya.

Hal itu menyebabkan peningkatan produksi emisi kendaraan, sehingga uji emisi perlu dilakukan untuk mengurangi pencemaran udara di Ibu Kota. 

Maka dari itu, Pemprov DKI Jakarta memberlakukan aturan uji emisi sebagai salah satu langkah memperbaiki kualitas udara di Ibu Kota.

>>> Apa Untungnya Uji Emisi untuk Kendaraan Anda?

2. Menghindari Sanksi 

Seperti disebutkan sebelumnya bahwa uji emisi wajib hukumnya untuk kendaraan pribadi berusia lebih dari tiga tahun. Bahkan bagi pemilik kendaraan yang melanggar akan ada sanksi disinsentif serta tilang menanti. 

Wacana Polisi Tak Lakukan Tilang di Jalan Raya

Bila tak lolos uji emisi maka polisi bisa menilang

Kalau tak mau terkena sanksi dan denda yang tercantum dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pasal 285 dan 286 sebesar Rp250.000 untuk sepeda motor dan Rp500.000 untuk mobil, maka sebaiknya lakukanlah uji emisi. 

3. Mencegah Kerusakan Kendaraan

Uji emisi kendaraan bermotor bertujuan untuk mengetahui kondisi mesin kendaraan lewat gas yang dibuang ke udara. Bila kendaraan mencapai ambang batas emisi atau batas maksimum bahan pencemar, bisa jadi ada kinerja mesin yang tidak optimal.

Dengan melakukan uji emisi rutin minimal satu tahun sekali dan servis berkala, dapat membantu kita mengetahui kondisi mesin kendaraan, sehingga mampu mencegah kerusakan. Itulah mengapa, kendaraan yang lulus uji emisi merupakan salah satu syarat untuk berkendara aman di Jakarta. 

>>> Malas Perawatan Berkala Bisa Bikin Mobil Tak Lolos Uji Emisi Lho!

Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top