Resiko Fatal Jika Diabaikan, Ini Tanda Minyak Rem Harus Diganti

19/05/2019

Perawatan dan service

4 menit

Share this post:
Resiko Fatal Jika Diabaikan, Ini Tanda Minyak Rem Harus Diganti
Terkadang tanda minyak rem harus diganti kerap diabaikan oleh para pengguna mobil. Padahal jika tidak segera dilakukan, ada resiko kecelakaan fatal yang bisa terjadi. Jadi jangan sampai diabaikan ya...

Rem berfungsi untuk menghentikan laju kendaraan. Peranannya pada sebuah kendaraan sangatlah vital. Dan salah satu komponen pada sistem pengereman adalah minyak rem. Sayangnya banyak dari pemilik mobil yang tidak pernah memperhatikan kondisi minyak rem kendaraannya.

>>> Mobil Bergetar Hebat? Mungkin Tanda Engine Mounting Rusak

Menjaga kualitas minyak rem akan sangat memengaruhi efisiensi serta keandalan rem mobil dalam melakukan pengereman. Jadi sangat disarankan untuk selalu mengecek dan mengurasnya jika sudah muncul tanda minyak rem harus diganti.

Mengapa Minyak Rem Harus Diganti

Mengganti minyak rem mobil

Minyak rem diganti maksimal tiap 40.000 km

Minyak rem bekerja sangat keras, bahkan pada pemakaian di perkotaan saja, minyak rem dapat memanas hingga mencapai 150 derajat celsius. Suhu tersebut bahkan dapat meningkat hingga 180 derajat celsius jika kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi.

>>> Temukan tips perawatan mobil lainnya di sini

Minyak rem itu sendiri memiliki sifat higroskopis, yakni mampu menyerap kelembapan. Minyak rem yang dibiarkan dan tidak diganti selama setahun, rata-rata sudah memiliki kandungan air hingga 3%. Jika kandungan air pada minyak rem sebesar ini, maka daya titik didih minyak rem akan menurun 30-35 derajat celcius dibanding kemampuan awalnya.

Bayangkan jika minyak rem dibiarkan mengendap bertahun-tahun, maka kandungan air akan terus meningkat. Bisa-bisa titik didih dari minyak rem akan berkurang hingga di bawah 100 derajat celcius. Kalau sudah seperti ini, tentu akan mempengaruhi daya pengereman mobil Anda.

>>> Temukan mobil bekas kondisi terbaik disini

Penurunan kualitas rem menyebabkan berbagai masalah pengereman. Daya pengereman mobil jadi berkurang sehingga butuh tekanan lebih untuk melakukannya. Yang lebih parah lagi, waktu pengereman juga bisa delay sehingga ketika pedal rem diinjak, butuh waktu lama agar kanvas rem menyentuh piringan atau tromol. Tentu, rem blong ini memberikan dampak yang sangat berbahaya, terutama saat mobil dalam kecepatan tinggi.

Tanda Minyak Rem Harus Diganti

Berbagai jenis minyak rem

Jangan campurkan berbagai merek minyak rem jadi satu

Pabrikan mobil biasanya merekomendasikan penggantian minyak rem maksimal setiap 40.000 kilometer atau dua tahun sekali. Hal itu untuk menghilangkan resiko adanya endapan kandungan air pada minyak rem.

>>> Sebelum beli mobil, baca reviewnya dulu disini

Selain itu, tanda minyak rem harus diganti juga bisa dilihat secara kasat mata. Umumnya minyak rem berwana kuning kecokelatan. Minyak rem yang sudah berubah jadi keruh, maka sudah pertanda untuk dikuras dan diganti dengan yang baru.

Namun sebaiknya lakukan penggantian minyak rem di bengkel resmi atau bengkel langganan Anda. Hindari mencampurkan minyak rem dengan merek yang berbeda-beda karena dikhawatirkan masing-masing minyak rem memiliki titik didih yang berbeda. Ketika melihat tanda minyak rem harus diganti, pastikan mengganti minyak rem yang memiliki spesifikasi DOT sesuai rekomendasi dari pabrikan mobil Anda.

>>> Tips dan trik menarik selalu ada di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Ia menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.

Berita lain

8 Tips untuk Menjaga Rem Tahan Lama

Apakah Anda akhirnya menghabiskan banyak uang untuk memperbaiki dan mengganti rem mobil Anda? Menjaga rem dan menjaga rem tahan lama merupakan salah satu tugas mudah, tapi sering dilupakan.

Lihat juga

Kapan Kampas Rem Harus Segera Diganti?

Kampas rem mobil adalah unsur vital yang sangat penting dalam sistem pengereman. Jika performa kampas rem tidak didukung secara bagus, tentunya Anda tidak akan merasa nyaman dan aman selama melakukan perjalanan. Oleh karena itu, anda harus memperhatikan kampas rem baik kualitas maupun usianya. Kalau kampas rem mobil anda sudah habis atau tipis, anda harus segera menggantinya. Kapan kampas rem harus segera diganti? Berikut adalah ciri-ciri yang menunjukkan kampas rem harus diganti.

Lihat juga

Tips Memilih Minyak Rem Sesuai Kebutuhan Mobil

Rem menjadi salah satu bagian penting pada mobil. Saat ini rata-rata mobil sudah memakai transmisi otomatis yang membuat kerja rem semakin banyak. Berikut ini adalah tips memilih minyak rem sesuai kebutuhan mobil.

Lihat juga

Review Ferrari F12berlinetta 2012: Raungan Mesin Yang Buat Bulu Bergidik

17/01/2019

Editor rate:

Untuk Ferrari F12berlinetta, tak ada lagi kata yang bisa kami sampaikan selain mengesankan. Segala hal detail tentangnya membuat kami terkesima berulang kali, lagi dan lagi. Apalagi raungan mesinnya yang menggelegar bisa membuat semua orang terdiam dan berdecak kagum. Seperti apa sosoknya? Inilah dia review Ferrari F12berlinetta 2012.

Lihat juga

Harga Mazda2 R 2021 : Harga mobil Mazda2 R OTR & Promosi

01/01/2021

Mazda

Selain harga Mazda 2, peluncuran mobil ini di Tanah Air, terbilang bersejarah: Indonesia menjadi negara kedua setelah Jepang melihat langsung kehadirannya.

Lihat juga
 
back to top