Persiapan Liburan? Yuk Pasang Roof Rack, Bagasi Atap Mobil

20/12/2018
Apakah Anda punya acara di akhir tahun? Apabila iya, tentu kebutuhan membawa barang menjadi salah satu hal terpenting. Apalagi jika mobil sudah dipenuhi banyak penumpang, tentu saja kapasitas bagasi menjadi sangat minim. Tenang, coba simak tips memasang Roof Rack pada atap mobil berikut ini.

Di waktu senggang kemarin, kami berkunjung ke salah satu gerai aksesoris mobil di Surabaya. Nyatanya, cukup banyak sekali dari para pengunjung yang ingin mengaplikasikan Roof Rack di atap mobilnya. Ya, jalan-jalan di akhir tahun menjadi alasan utamanya. Namun tahukah Anda beberapa tips memasang bagasi atap mobil atau Roof Rack. Berikut informasi selengkapnya:

1. Pastikan Mobil Memiliki Roof Rail

Apakah itu Roof Rail? Roof Rail adalah penyangga kuat yang disematkan di kedua sisi atap mobil. Umumnya, Roof Rail banyak ditemui di mobil-mobil Sport Utility Vehicle (SUV) seperti Mitsubishi Pajero atau Toyota Fortuner.

Roof Rail mobil menjadi salah satu komponen penting sebelum mengaplikasikan bagasi pada atap mobil

Sebelum memasang bagasi pada atap mobil, pastikan adanya Roof Rail di atap mobil Anda

Lantas apakah mobil keluarga Multi Purpose Vehicle (MPV) tidak bisa menggunakan Roof Rail? Jawabannya bisa kok, asalkan pengaplikasiannya tetap dipantau oleh para teknisi ahli.

Adapun Roof Rail sendiri memiliki dua fungsi yakni mempertegas tampilan dari bodi mobil atau sebagai aksesoris saja. Kedua, sebagai penahan beban muatan dari Roof Rack atau Roof Box.

2. Ketahui Beban Maksimal Yang Bisa Ditampung Mobil

Banyak orang kurang memahami tentang aspek satu ini. Ya, nyatanya pabrikan otomotif merancang produk mobilnya dengan daya muat maksimal. Jika pengaplikasian Roof Rack nantinya memberi bobot lebih dari ukuran maksimum maka atap mobil bisa penyok atau bisa menyebabkan potensi kecelakaan.

Roof Box Mobil memiliki kapasitas berbeda-beda sesuai kebutuhan Anda

Direkomendasikan Roof Box lebih baik mengangkut barang-barang yang memiliki bobot ringan

Merespon hal ini, ada cara mudah untuk mengetahuinya yakni memahami daya tampung dengan mengurangi angka Gross Weight dengan Curb Weight, lalu dikurangi perkiraan total beban penumpang. Jika sudah mengkalkulasinya, patokan tersebut menjadi landasan utama dalam memilih Roof Rack.

Namun jika Anda tidak ingin ribet, Anda bisa berkonsultasi dengan teknisi ahli dari diler resmi atau dari gerai aksesoris mobil. Jangan sungkan bertanya. Seperti halnya, mobil Low Cost Green Car (LCGC) layaknya Toyota Calya ataupun Daihatsu Sigra, boleh mengaplikasikan Roof Rack namun dengan catatan barang berbobot berat jangan ditaruh pada Roof Rack supaya tidak mengurangi aerodinamika mobil.

3. Memilih Roof Rack

Mengingat mobil akan digunakan untuk kegiatan jarak jauh, maka sudah pasti Roof Rack akan terkena panas maupun hujan. Jika Anda memilih Roof Rack dengan bahan sembarangan maka akan mudah rusak, pecah ataupun bocor.

Pastikan Anda memilih Roof Rack berbahan plastik ABS. Selain karena memiliki bobot ringan di kisaran 10-15 Kg, Roof Rack satu ini diklaim lebih kuat dan tahan air daripada berbahan Fiber. Di sisi lain, usahakan untuk memilih Roof Rack yang sudah dilapisi pelindung sinar Ultraviolet supaya lebih tahan lama meski terkena panas matahari dalam jangka waktu lama.

>>> Tips perawatan terlengkap bisa Anda dapatkan di sini

4. Mengamati Ketinggian Roof Rack

Semakin tinggi Roof Rack maka semakin besar potensi untuk limbung dan tidak stabil. Direkomendasikan supaya tinggi Roof Rack tak lebih dari 60-100 cm.

Ketinggian Roof Rack menjadi hal penting yang harus diperhatikan

Perhatikan ketinggian Roof Rack supaya kendaraan tak limbung

Di sisi lain, jangan pernah menaruh barang-barang berat khususnya pada mobil LCGC. Mengingat atap mobil LCGC umumnya kosong sehingga jika diberi beban berat dikhawatirkan akan mempengaruhi rangka bodi kendaraan atau bahkan penyok.

>>> Baca juga: Review Volkswagen Polo Beats 2019: Sentuh Anak Muda Dengan Audio Beats Dr. Dre

5. Desain Roof Rack

Terakhir, masalah desain. Sejatinya aspek ini tergantung selera masing-masing. Namun dari pengamatan kami, Roof Rack berbentuk Oval lebih cocok untuk diaplikasikan pada mobil sedan atau Minibus. Sedangkan mobil MPV dan SUV, terlihat lebih kekar dengan Roof Rack berbentuk kotak.

Itulah tips memasang Roof Rail pada mobil. Pastikan Anda mengamati setiap aspek yang sudah disebutkan di atas. Apabila Anda ingin menambahkan saran atau pengalaman pribadi, Anda bisa menuliskan di kolom komentar ya sobat.

>>> Punya mobil, sayang kalau tak baca tips dan triknya di Cintamobil.com

Franky Pratama

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
1