Habis Pergi Jauh? Jangan Lupa Periksa 4 Filter Mobil Ini

25/05/2021

Perawatan dan service

4 menit

Setelah melakukan perjalanan jauh bersama mobil kesayangan pada momen mudik lebaran tahun ini ada baiknya melakukan pengecekan 4 filter mobil di bawah ini.

Selesai libur Lebaran, Anda bisa memulai kembali aktivitas harian seperti bekerja. Namun sebelumnya, jangan lupa untuk memeriksa 4 filter mobil sebagai komponen yang memiliki fungsi penting. Disebut filter karena tugasnya adalah menyaring udara atau cairan yang melaluinya dari kotoran seperti debu dan dikhawatirakn dapat menghambat kinerjanya. Apa saja filter mobil yang harus dicek? 

>>> Cara Merawat Karet Pintu Mobil Agar Tetap Awet

Gambar menunjukan Oli filter

Filter oli yang tersumbat oleh kotoran membuat kinerjanya semakin menurun

1. Filter Oli

Di antara semua filter mobil, filter oli memiliki tugas paling berat dan krusial karena terkait langsung dengan kerja mesin. Filter oli bertugas memastikan oli mesin selalu dalam kondisi bersih dari segala bentuk kontaminasi, baik jelaga, serbuk metal, air, ataupun kotoran lain. Jika tidak, proses pelumasan mesin tidak akan berjalan baik, bahkan bisa merusak komponen bergerak pada mesin.

Filter oli yang tersumbat oleh kotoran membuat kinerjanya semakin menurun dan membahayakan sirkulasi oli. Untuk itu filter oli wajib diganti mengikuti jadwal servis berkala yakni setiap 10.000 km atau 6 bulan, mana yang tercapai lebih dahulu, untuk memastikan filter oli dapat menjalankan tugasnya melindungi mesin dengan baik.

2. Filter Udara

Filter udara menyaring partikel asing seperti debu agar tidak masuk ke dalam sistem injeksi dan ruang bakar mesin. Bila filter mobil yang satu ini kotor terus dipakai, maka dampaknya akan merugikan karena bisa menyebabkan tenaga mesin menurun bahkan bahan bakar menjadi boros. Dalam jangka panjang bisa merusak komponen dan menurunkan usia pakai mesin.

Dianjurkan setiap 40.000 km atau 2 tahun sebaiknya mengganti filter udara untuk mesin bensin, sementara diesel wajib dilakukan setiap 30.000 km atau 1,5 tahun, mana yang tercapai lebih dahulu atau sesuai buku pedoman servis berkala. Ada beberapa mobil yang membutuhkan penggantian filter udara lebih cepat, seperti mobil yang sering digunakan di area proyek.

>>> Cara Mendongkrak Mobil yang Aman

Gambar menunjukan Filter bahan bakar

Filter bahan bakar juga berguna untuk menyaring air

3. Filter Bahan Bakar

Filter bahan bakar menyaring kotoran pada bahan bakar agar tidak ikut terbawa ke saluran bahan bakar karena dapat menyumbat komponen di dalamnya. Jika terjadi sumbatan pada filter mobil ini, maka ketika mobil digunakan pada kecepatan tinggi akan tersendat-sendat karena aliran bahan bakar tidak lancar. Dalam jangka panjang akan merusak komponen mesin seperti injektor yang sangat halus dan presisi.

Yang tidak kalah penting, filter bahan bakar juga menyaring air yang terkandung dalam bahan bakar sebab berpotensi menimbulkan karat di komponen mesin. Sebaiknya filter bahan bakar diganti setiap 80.000 km atau 4 tahun, mana yang tercapai lebih dahulu.

4. Filter AC

Bila filter AC kotor, otomatis udara yang dihembuskan ke dalam kabin juga tidak bagus dan pasti tidak sehat karena AC menganut sistem sirkulasi tertutup dimana udara yang dihembuskan oleh AC berasal dari udara sebelumnya yang telah dihembuskan, begitu terus selama AC dinyalakan.

Debu, jamur, dan kotoran lain dapat dengan mudah menumpuk pada filter sehingga mengganggu kesehatan. Ditambah, kotoran tersebut akan menempel pada evaporator dan menghambat proses pendinginan udara. Tidak hanya kurang dingin, udara juga menjadi bau dan berisiko merusak evaporator. Sebaiknya filter AC diganti setiap 10.000 km atau 6 bulan ketika servis berkala atau sesuai buku pedoman servis berkala.

>>> Proses dan Tata Cara Over Kredit Mobil yang Tepat

Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top