Mau Pakai Asuransi Mobil Syariah? Perhatikan Dulu Hal Ini

08/09/2021

Perawatan dan service

3 menit

Share this post:
Mau Pakai Asuransi Mobil Syariah? Perhatikan Dulu Hal Ini
Bagi Anda yang saat ini tengah berkeinginan menggunakan asuransi mobil syariah perhatikan hal-hal di bawah ini sebelum memutuskan menggunakan produk tersebut.

Asuransi mobil syariah merupakan sebuah produk yang menjamin segala risiko kerugian finansial mobil akibat kecelakaan lalu lintas, bencana alam, kebakaran, kerusakan, hingga kerusuhan.

Berbeda dengan asuransi konvensional, jenis asuransi ini mengandalkan sistem transaksi yang mana para pesertanya saling menanggung risiko dengan menghibahkan sebagian atau seluruh kontribusi melalui dana tabarru yang digunakan untuk membayar klaim. 

>>> Bisakah Mobil Tertimpa Runtuhan Bangunan Klaim Asuransi?

Gambar menunjukan Asuransi mobil

Akad Tabarru merupakan transaksi yang digunakan antara sesama peserta asuransi syariah

Dana tersebut merupakan kumpulan dana yang berasal dari kontribusi para peserta. Mekanisme penggunaannya sesuai dengan perjanjian Asuransi Syariah atau perjanjian reasuransi syariah.

Pada jenis asuransi ini, perusahaan asuransi syariah berperan memegang amanah dana dari kontribusi peserta dengan mengelola dan menginvestasikannya. Selain itu perusahaan juga bertindak sebagai operasional saja, bukan sebagai penanggung seperti pada asuransi konvensional.

Bagi Anda yang saat ini tengah ingin menggunakan asuransi syariah untuk melindungi mobil kesayangan, ada baiknya untuk mengetahui lebih dalam soal istilah agar lebih tepat dalam memilihnya.

Kenali Istilah Dalam Asuransi Mobil Syariah

1. Akad Tabarru

Transaksi ini digunakan antara sesama peserta asuransi syariah. Dalam prosesnya semua peserta memberikan hibah berupa kontribusi premi melalui transaksi ini melalui dana tabarru yang digunakan untuk menolong  peserta lain yang tengah terkena musibah. Ini yang disebut sebelumnya bahwa perusahaan asuransi hanya bertugas untuk mengelola dana hibah tersebut.

2. Akad Tijarah

Pada jenis transaksi ini peserta akad secara kolektif atau secara individu dengan perusahaan dengan tujuan komersial.

Gambar menunjukan Investasi

Akad Wakalah bil Ujrah berikan kewenangan kepada pihak asuransi syariah untuk mengelola dana

3. Akad Wakalah bil Ujrah 

Transaksi ini digunakan sebagai dasar untuk peserta memberikan kemenangan pengelolaan kepada pihak asuransi syariah sebagai wakil peserta untuk mengelola dana Tabarru atau dana investasi peserta, sesuai kuasa atau wewenang yang diberikan dengan imbalan.

4. Akad Mudharabah 

Pada jenis transaksi yang satu ini lebih memfokuskan memberikan kewenangan pihak asuransi mengelola dengan untuk diinvestasikan ​sesuai kuasa atau wewenang yang diberikan dengan imbalan berupa bagi hasil nisbah yang besarnya telah disepakati bersama.

>>> Ini Negara dengan Biaya Kepemilikan Mobil Termurah di Dunia

Gambar menunjukan Asuransi mobil

Pastikan penggunaan dana tabarru sesuai dengan syariat

Tips Memilih Asuransi Mobil Syariah

Setidaknya ada dua hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk menggunakan produk asuransi mobil syariah terbaik guna menunjang kebutuhan Anda.

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan yakni penggunaan dana tabarru sesuai dengan syariat. Kemudian perhatikan juga bahwa nasabah asuransi mobil syariah memiliki hak untuk mengetahui penggunaan dana tabarru termasuk bila dana tersebut diinvestasikan di perusahaan-perusahaan yang bertentangan dengan syariat.

Kedua pastikan juga bahwa asuransi syariah pilihan Anda telah diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah yang merupakan instansi resmi yang mengawasi lembaga keuangan syariah, termasuk perusahaan penyedia produk asuransi mobil yang berbasiskan hukum Islam.

>>> Apakah Mobil Tertimpa Pohon Tumbang Ditanggung Asuransi? Ini Caranya

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini.  Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yan
 
back to top